MIU Login

Daftar Artikel

Ramadan dan Tradisi Mudik Lebaran

Oleh: Laily Fitriani* Saat Ramadan tiba, setiap manusia berupaya berlomba-lomba di jalan Allah untuk beribadah, memperbaiki diri, dan melaksanakan beragam kebaikan seperti membersihkan tempat ibadah, menyediakan takjil gratis memberikan sahur gratis, membayar zakat, melaksanakan infaq dan shadaqah, serta berbagi dengan sesama dengan berbagai kemampuan yang dimilikinya. Semuanya dilakukan semata-mata untuk

Lebaran: Hidangan, Kenangan, dan Perayaan Kemanusiaan

Oleh: Ika Farihah Hentihu* Lebaran di negeri kita selalu dirayakan dengan penuh sukacita dan kehangatan. Setelah sebulan penuh menempa diri dalam ibadah puasa, momen Idul Fitri menjadi muara yang ditunggu-tunggu untuk kembali ke pelukan keluarga. Banyak orang rela menempuh perjalanan jauh, menantang lelah demi satu tujuan: bersimpuh memohon maaf dan

Percakapan Semesta di Meja Makan; Renungan tentang Lebaran, Dunia, dan Akhirat

Oleh: Helmi Nawali* Percakapan sederhana dalam keluarga sering kali menyimpan makna yang dalam. Kadang, dari obrolan santai di rumah justru lahir refleksi besar tentang kehidupan. Seperti yang terjadi dalam percakapan kami kemarin. Sebuah percakapan santai sambil menunggu adzan Subuh, sesaat setelah makan sahur. Isteri saya bertanya dengan nada heran, “Kenapa

Menakar Makna Kemenangan

Oleh: Khafid Roziki* Beberapa hari lagi, ruang digital kita akan dibanjiri oleh estetika yang seragam: desain flyer megah dengan tipografi emas yang lantang meneriakkan kata “Kemenangan”. Dari tangan desainer profesional hingga jemari orang awam melalui aplikasi instan, semua berlomba mengemas perayaan dalam visual yang paling indah. Seolah-olah, sebuah panggung raksasa

Ramadhan dan Seni Bertahan di Dunia yang Serba Instan

Oleh: M. Faisol Di antara sekian banyak ibadah dalam Islam, puasa memiliki posisi yang unik. Dalam hadis Qudsi disebutkan: “Puasa itu untuk-Ku, dan Aku sendiri yang akan membalasnya.” Hadis ini diriwayatkan dalam Sahih al-Bukhari dan Sahih Muslim. Kalimatnya singkat, tetapi maknanya sangat dalam. Seolah Allah ingin menegaskan bahwa puasa adalah

Menghalau Sepi di Perantauan: Menjadikan Ramadan di Kampus sebagai Momen Koneksi Spiritual

HUMANIORA – (19/3/2026) Bagi mahasiswa rantau, aroma masakan rumah dan kehangatan keluarga adalah hal yang paling dirindukan saat azan Maghrib berkumandang. Di lorong-lorong kampus dan kamar kos, rasa sepi sering kali membayangi langkah para pejuang ilmu. Namun, bagi Sobat Humaniora, Ramadan di perantauan sebenarnya menyimpan potensi besar sebagai momen transformasi

Mudik, Basa-Basi, dan Seni Memahami Pertanyaan Keluarga

Oleh: Agwin Degaf* Menjelang Idulfitri, jutaan orang Indonesia kembali menjalani tradisi tahunan yang sangat khas: mudik. Jalan raya dipadati kendaraan, stasiun dan bandara penuh oleh para perantau yang pulang ke kampung halaman. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata mudik memiliki dua makna. Secara harfiah, kata ini berarti pergi ke udik.

Bukber Mahasiswa: Sekadar Makan Bareng atau Ruang Konsolidasi?

HUMANIORA – (18/3/2026) Di tengah padatnya jadwal perkuliahan dan tuntutan akademik di bulan Ramadan, tradisi buka bersama (bukber) menjadi fenomena yang tak terelakkan di kalangan mahasiswa. Namun, bagi organisasi mahasiswa di lingkungan Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, momen ini mulai bergeser maknanya: bukan lagi sekadar ritual mengakhiri puasa

Al-Quran, Puasa, dan Sastra

Oleh: Misbahus Surur* Ungkapan sastrawi turun ke bumi bukan karena hasrat ingin memperumit kenyataan atau realitas. Dalam arti, konstruksi realitas menggunakan bahasa sastra kerap dicurigai membuat ungkapan susah dimengerti, sebagaimana diduga banyak orang selama ini. Padahal, ungkapan sastrawi muncul  bermaksud untuk semakin mempertajam pemahaman manusia terhadap realitas. Betapa pun korespondensi

Dibalik Tagar #Bukber: Telisik Pergeseran Semantik Ramadan di Ruang Digital

HUMANIORA – (17/3/2026) Ramadan di era layar sentuh tidak hanya mengubah pola ibadah, tetapi juga memicu evolusi bahasa yang menarik untuk dibedah. Istilah “Bukber”, yang secara harfiah adalah abreviasi dari buka puasa bersama, kini tengah mengalami fenomena pergeseran makna (semantic shift) yang signifikan di jagat media sosial seperti TikTok, Instagram,