
Ada perjalanan yang tidak hanya membawa seseorang berpindah tempat, tetapi juga mengubah cara ia memandang dirinya sendiri. Bagi saya, pengalaman mengikuti program International Student Mobility and Sharing (I-SMASH) di Thailand merupakan salah satu perjalanan semacam itu. Program ini bukan sekadar agenda mobilitas mahasiswa atau praktik lapangan di luar negeri, melainkan
SONGKHLA–YALA, Thailand — Pendidikan terkadang menemukan maknanya bukan di ruang kelas, melainkan di ruang tamu sebuah rumah, di tengah percakapan keluarga, dan dalam doa yang dipanjatkan bersama. Nuansa itulah yang terasa dalam Yiam Ban Nak Rian, sebuah tradisi kunjungan rumah santri kelas akhir yang dilaksanakan oleh Rungrote Wittaya School, Thailand,
Ada perjalanan yang hanya membawa seseorang berpindah tempat. Namun, ada pula perjalanan yang diam-diam mengubah cara pandang seseorang terhadap dunia, pendidikan, dan dirinya sendiri. Bagi saya, pengalaman mengikuti program International Student Mobility and Sharing (I-SMASH) Humaniora di Chumphon, Thailand, termasuk dalam kategori kedua. Ia bukan sekadar perjalanan ke luar negeri
HUMANIORA – (27/7/2026) Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang resmi membuka pendaftaran Humaniora International Youth-Enhancing Study (I-YES) 2026, sebuah program internasional yang dirancang sebagai ruang perjumpaan mahasiswa lintas negara untuk membangun dialog budaya, memperluas jejaring global, serta memperkuat nilai-nilai perdamaian dan keberlanjutan. Mengusung tema “Voices Across Culture: Inspiring Dialogue
HUMANIORA – (22/7/2026) Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menunjukkan komitmennya dalam menyiapkan lulusan berdaya saing global melalui program International Student Mobility and Academic Sharing (I-SMASH) 2026. Sebanyak 17 mahasiswa resmi dilepas untuk mengikuti program mobilitas internasional selama satu bulan ke berbagai perguruan tinggi dan institusi mitra di
HUMANIORA – (17/7/2026) Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mulai mematangkan persiapan penyelenggaraan Humaniora International Youth-Enhancing Study (I-YES) 2026 melalui rapat perdana panitia yang digelar di Ruang Meeting Fakultas Humaniora Kampus 3, Jumat (17/7/2026). Rapat tersebut dihadiri jajaran pimpinan fakultas, ketua program studi, serta seluruh panitia sebagai langkah awal
Oleh: Novia Fatma Azzahra Di tengah arus globalisasi yang semakin dinamis, pengalaman internasional bukan lagi sekadar nilai tambah bagi mahasiswa, melainkan kebutuhan untuk membangun kompetensi dan perspektif global. Kesempatan itulah yang saya peroleh melalui program International Student Mobility and Sharing (I-SMASH) Humaniora 2025, sebuah program yang membuka ruang bagi mahasiswa
Oleh: Lativa Husna Setiap perjalanan selalu menyimpan cerita. Namun, ada perjalanan tertentu yang bukan hanya menghadirkan pengalaman baru, melainkan juga mengubah cara seseorang memandang dirinya sendiri. Bagi saya, pengalaman mengikuti program International Student Mobility and Sharing (I-SMASH) Humaniora di Thailand adalah salah satunya. Program ini bukan sekadar kegiatan Praktik Kerja
Oleh: Frandika Arung Amukti* Waktu menunjukkan pukul tiga sore tepat ketika aku berdiri di tengah hiruk pikuk stasiun kereta api Bangkok. Suara riuh manusia yang saling bersahutan memenuhi ruang, seolah sebuah konser tanpa jeda yang mengalun tanpa henti. Aku berdiri bersandar di tiang penyanggah, perlahan menyerap setiap nuansa kehidupan yang
Oleh: Abdinda Firdausi Nuzula สวัสดีครับ (Sa-wat-dee). Halo. Ini kisahku, kisah pengalaman PKL atau I-Smash (International Student Mobility and Sharing) 2025 di Thailand, yang menjadi salah satu petualangan tak terlupakan. Thailand, dengan kekayaan budaya dan keramahan penduduknya, menjadi latar belakang sempurna bagi kisahku. Namun, bukan tempat wisata atau kuliner lezat yang