MIU Login

Daftar Program International

Ketika Indonesia Hadir Jauh dari Tanah Air: I-SMASH Menemukan Makna Kemerdekaan di Bangkok

BANGKOK — Jarak ribuan kilometer dari Indonesia ternyata tidak membuat kemerdekaan terasa jauh. Hal itu dialami 13 peserta International Student Mobility and Student Sharing in Thailand (I-SMASH) 2026 ketika mengikuti Upacara Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Bangkok, Thailand, Senin (18/8/2026). Di tengah lingkungan

I-SMASH Membawa Fahrizal dan Kawan-Kawan Belajar Budaya Thailand dari Rumah Santri

SONGKHLA–YALA, Thailand — Ada pengalaman yang tidak dapat diperoleh hanya dengan duduk di ruang kelas. Bagi Fahrizal Putra Utama (mahasiswa Prodi Sastra Inggris), Balqis Cashilla Zahrani (mahasiswa Prodi Sastra Inggris), dan Naisilla Natasha Putri (mahasiswa Prodi Bahasa dan Sastra Arab) dalam program I-SMASH Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang,

Ketika Keraguan Menjadi Kenangan dan Bahasa Bukan Lagi Penghalang

Ada perjalanan yang tidak hanya membawa seseorang berpindah tempat, tetapi juga mengubah cara ia memandang dirinya sendiri. Bagi saya, pengalaman mengikuti program International Student Mobility and Sharing (I-SMASH) di Thailand merupakan salah satu perjalanan semacam itu. Program ini bukan sekadar agenda mobilitas mahasiswa atau praktik lapangan di luar negeri, melainkan

I-SMASH Menemukan Wajah Humaniora di Rumah Santri Thailand melalui Yiam Ban Nak Rian

SONGKHLA–YALA, Thailand — Pendidikan terkadang menemukan maknanya bukan di ruang kelas, melainkan di ruang tamu sebuah rumah, di tengah percakapan keluarga, dan dalam doa yang dipanjatkan bersama. Nuansa itulah yang terasa dalam Yiam Ban Nak Rian, sebuah tradisi kunjungan rumah santri kelas akhir yang dilaksanakan oleh Rungrote Wittaya School, Thailand,

Chumphon Is Calling: Menemukan Keluarga, Keberanian, dan Ruang Belajar Baru di Thailand

Ada perjalanan yang hanya membawa seseorang berpindah tempat. Namun, ada pula perjalanan yang diam-diam mengubah cara pandang seseorang terhadap dunia, pendidikan, dan dirinya sendiri. Bagi saya, pengalaman mengikuti program International Student Mobility and Sharing (I-SMASH) Humaniora di Chumphon, Thailand, termasuk dalam kategori kedua. Ia bukan sekadar perjalanan ke luar negeri

I-YES 2026 Resmi Dibuka, Humaniora Siap Sambut Peserta dari Mancanegara

HUMANIORA – (27/7/2026) Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang resmi membuka pendaftaran Humaniora International Youth-Enhancing Study (I-YES) 2026, sebuah program internasional yang dirancang sebagai ruang perjumpaan mahasiswa lintas negara untuk membangun dialog budaya, memperluas jejaring global, serta memperkuat nilai-nilai perdamaian dan keberlanjutan. Mengusung tema “Voices Across Culture: Inspiring Dialogue

Perkuat Kompetensi dan Jejaring International, Humaniora Berangkatkan Peserta I-SMASH ke Dua Benua

HUMANIORA – (22/7/2026) Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menunjukkan komitmennya dalam menyiapkan lulusan berdaya saing global melalui program International Student Mobility and Academic Sharing (I-SMASH) 2026. Sebanyak 17 mahasiswa resmi dilepas untuk mengikuti program mobilitas internasional selama satu bulan ke berbagai perguruan tinggi dan institusi mitra di

Rapatkan Barisan, Humaniora Siap Helat I-YES 2026 dengan Penguatan Kolaborasi Akademik Global

HUMANIORA – (17/7/2026) Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mulai mematangkan persiapan penyelenggaraan Humaniora International Youth-Enhancing Study (I-YES) 2026 melalui rapat perdana panitia yang digelar di Ruang Meeting Fakultas Humaniora Kampus 3, Jumat (17/7/2026). Rapat tersebut dihadiri jajaran pimpinan fakultas, ketua program studi, serta seluruh panitia sebagai langkah awal

Merajut Mimpi di Negeri Gajah Putih: Belajar, Berkarya, dan Bertumbuh Bersama I SMASH HUMANIORA

Oleh: Novia Fatma Azzahra Di tengah arus globalisasi yang semakin dinamis, pengalaman internasional bukan lagi sekadar nilai tambah bagi mahasiswa, melainkan kebutuhan untuk membangun kompetensi dan perspektif global. Kesempatan itulah yang saya peroleh melalui program International Student Mobility and Sharing (I-SMASH) Humaniora 2025, sebuah program yang membuka ruang bagi mahasiswa

Menemukan Diri di Negeri Gajah Putih: Catatan Pengalaman Berharga Bersama I-SMASH Humaniora

Oleh: Lativa Husna Setiap perjalanan selalu menyimpan cerita. Namun, ada perjalanan tertentu yang bukan hanya menghadirkan pengalaman baru, melainkan juga mengubah cara seseorang memandang dirinya sendiri. Bagi saya, pengalaman mengikuti program International Student Mobility and Sharing (I-SMASH) Humaniora di Thailand adalah salah satunya. Program ini bukan sekadar kegiatan Praktik Kerja