
HUMANIORA – (10/9/2026) Halo teman-teman, perkenalkan, namaku Khoirunnisa, mahasiswi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dari Program Studi Bahasa dan Sastra Arab. Dalam tulisan ini, aku ingin berbagi pengalaman tentang sebuah perjalanan yang tidak pernah benar-benar kurencanakan, tetapi justru menjadi salah satu pengalaman paling berkesan dalam hidupku. Sebuah perjalanan jauh ke
Bahasa Inggris sering disebut sebagai bahasa internasional. Kita menjumpainya hampir di setiap bidang kehidupan, mulai dari pendidikan, bisnis, teknologi, pariwisata, diplomasi, hingga hiburan. Tidak mengherankan jika banyak orang beranggapan bahwa kemampuan berbahasa Inggris merupakan salah satu keterampilan yang wajib dimiliki di abad ke-21. Baca juga: Namun, apakah kuliah di Program
HUMANIORA – (9/9/2026) Pengalaman internasional bagi mahasiswa tidak selalu harus dimulai dengan naik pesawat dan belajar di luar negeri. Atmosfer global juga dapat dibangun dari ruang kelas ketika mahasiswa bertemu dengan orang dari latar budaya berbeda, menggunakan bahasa Inggris secara langsung, bertukar gagasan, dan berani menyampaikan pandangannya (7/9). Baca juga:
HUMANIORA – (8/9/2026) Membaca karya sastra tidak berhenti pada kemampuan memahami cerita atau menerjemahkan kata demi kata. Bagi mahasiswa Sastra Inggris, membaca merupakan proses akademik untuk menemukan konteks, memahami cara teks bekerja, membangun interpretasi, hingga mempertanggungjawabkan argumentasi. Kemampuan inilah yang diperkuat Program Studi Sastra Inggris Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik
HUMANIORA – (8/9/2026) Hai, aku Nabila, mahasiswi Program Studi Bahasa dan Sastra Arab yang telah menyelesaikan program I-SMASH. Dengan senang hati, aku ingin membagikan cerita tentang 22 hariku selama di Prawet, salah satu dari 50 distrik di Kota Bangkok, Thailand. Baca juga: Tahun ini, aku mendapat kesempatan mengikuti program I-SMASH
HUMANIORA – (7/9/2026) Kemampuan melihat persoalan secara kritis dan menemukan solusi yang relevan menjadi salah satu keterampilan penting bagi mahasiswa dalam menghadapi dinamika perkuliahan maupun dunia profesional. Hal tersebut menjadi fokus dalam sesi berbagi mengenai Innovation and Problem Solving yang diikuti oleh ratusan mahasiswa baru Program Studi Manajemen UIN Maulana
HUMANIORA – (7/9/2026) Namaku Nurmadjidah Maradjabessy, mahasiswi semester lima Program Studi Bahasa dan Sastra Arab UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Sudah beberapa hari aku pulang dari Phetchaburi, Thailand. Namun, setiap kali malam menjelma hening, kenangan itu datang kembali seperti pusaran waktu yang tak henti memanggilku. Baca juga: Malam ini, aku
Ketika mendengar istilah Sastra Arab, banyak orang langsung membayangkan kumpulan puisi klasik, cerita-cerita dari Timur Tengah, atau kitab-kitab berbahasa Arab yang tebal dan sulit dipahami. Sebagian lagi mengira bahwa Sastra Arab hanyalah bidang ilmu yang mempelajari karya-karya lama yang jauh dari kehidupan modern. Anggapan tersebut tidak sepenuhnya salah, tetapi juga
HUMANIORA – (4/9/2026) Langit Surabaya pagi itu tampak teduh, seolah ikut merestui langkah kami menuju perjalanan yang sejak lama hanya hidup dalam bayangan. Di halaman Fakultas Humaniora, wajah-wajah penuh harap berkumpul dalam suasana yang hangat sekaligus khidmat. Sebelum keberangkatan, Dekan Fakultas Humaniora menyampaikan pesan yang sederhana, tetapi membekas kuat di
HUMANIORA – (3/9/2026) Pelayanan kepada mahasiswa menjadi salah satu perhatian utama Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dalam memperkuat kinerja kelembagaan. Dekan Fakultas Humaniora, Prof. Dr. M. Faisol, M.Ag., menegaskan bahwa setiap bagian di lingkungan fakultas perlu menjalankan tugas dan fungsi secara optimal, profesional, responsif, serta menjadikan kebutuhan mahasiswa