
HUMANIORA – (7/10/2026) — Sebuah program dapat berakhir ketika rangkaian agendanya selesai, tetapi pengalaman dan hubungan yang terbentuk di dalamnya dapat terus berlanjut. Begitulah kesan yang tergambar dari sejumlah peserta International Youth Enhancing Study (I-YES) 2026 Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang setelah mengikuti rangkaian program selama tujuh hari.
HUMANIORA – (2/10/2026) Kemajuan perguruan tinggi di tengah dunia yang semakin terhubung tidak dapat dibangun melalui kerja sendiri-sendiri. Kolaborasi menjadi kebutuhan strategis untuk mempertemukan gagasan, memperluas pengetahuan, memperkaya perspektif, dan membuka ruang inovasi yang memungkinkan institusi berkembang melampaui batas geografis dan budaya. Baca juga: Bagi Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik
HUMANIORA – (2/10/2026) Enam hari bersama mungkin terasa singkat, tetapi cukup untuk mengubah perjumpaan antara orang-orang dari bahasa, negara, dan budaya berbeda menjadi pengalaman belajar dan persahabatan. Perjalanan International Youth-Enhancing Study (I-YES) 2026 Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mencapai penghujungnya melalui Closing Ceremony, Jumat (2/10/2026), setelah peserta menjalani
HUMANIORA – (2/10/2026)Setiap perjumpaan membawa cerita, dan setiap peserta menghadirkan cara berbeda untuk memberi warna di dalamnya. Demikian pula dalam International Youth Enhancing Study (I-YES) 2026 Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Enam peserta yang menerima penghargaan pada penghujung program menjadi representasi dari beragam bentuk partisipasi, kreativitas, dan semangat
HUMANIORA – (2/10/2026) Pengalaman belajar dalam program internasional tidak selalu berlangsung di ruang kelas. Bagi peserta International Youth-Enhancing Study (I-YES) 2026 Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, mengenal Indonesia juga dilakukan melalui interaksi langsung dengan ruang budaya, masyarakat, dan destinasi wisata. Baca juga: Semangat tersebut hadir dalam rangkaian hari
HUMANIORA – (1/10/2026) Setelah tiga hari dipertemukan melalui forum akademik dan pertukaran budaya, peserta International Youth-Enhancing Study (I-YES) 2026 memasuki pengalaman berbeda pada hari keempat. Kali ini, kebersamaan tidak dibangun melalui diskusi di dalam ruangan, melainkan lewat permainan, strategi, dan tantangan kelompok dalam kegiatan outbound di Bumi Perkemahan Bedengan, Selorejo,
HUMANIORA – (1/10/2026) Halaman MTs Almaarif 01 Singosari, Kabupaten Malang, berubah menjadi ruang belajar budaya bagi peserta International Youth-Enhancing Study (I-YES) 2026 melalui Cultural Class: Traditional Dance, Rabu (30/9/2026). Dalam kegiatan tersebut, peserta dari berbagai negara diajak mengenal tari Nusantara dengan mengikuti gerakan secara langsung bersama guru tari MTs Almaarif
HUMANIORA – (30/9/2026) Mengenal budaya tidak selalu cukup dengan melihat atau mendengarkan cerita tentangnya. Ada pengalaman yang baru benar-benar terasa ketika seseorang terlibat langsung dalam prosesnya. Pengalaman itulah yang diperoleh peserta International Youth-Enhancing Study (I-YES) 2026 ketika belajar membatik bersama siswa MTs Almaarif 01 Singosari, Kabupaten Malang, Rabu (30/9/2026). Baca
HUMANIORA – (30/9/2026) Pengalaman berkomunikasi global tidak harus menunggu siswa pergi ke luar negeri. Di ruang kelas MTs Almaarif 01 Singosari, Kabupaten Malang, pengalaman itu hadir ketika siswa dapat bertanya, mendengarkan, dan berinteraksi langsung dengan peserta International Youth-Enhancing Study (I-YES) 2026 dari berbagai negara, Rabu (30/9/2026). Baca juga: Melalui sesi
HUMANIORA – (30/9/2026) Pengalaman internasional tidak selalu harus dimulai dengan perjalanan ke luar negeri. Bagi siswa MTs Almaarif 01 Singosari, Kabupaten Malang, pengalaman itu hadir langsung di lingkungan madrasah ketika peserta International Youth-Enhancing Study (I-YES) 2026 dari 13 negara datang membawa bahasa, pengalaman, dan latar budaya mereka, Rabu (30/9/2026). Baca