MIU Login

Daftar Artikel

Bangkok yang Jadi Rumah Kedua: Belajar Menjadi Guru, Saudara, dan Manusia di Amanah Suksasarn School

Oleh: Syeikha Qanita Ada perjalanan yang mengajarkan ilmu. Ada pula perjalanan yang diam-diam mengubah cara seseorang memandang hidup, manusia, dan dirinya sendiri. Bagi saya, pengalaman Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Amanah Suksasarn School Prawet, Bangkok, Thailand, termasuk dalam kategori kedua: bukan sekadar agenda akademik, melainkan perjalanan emosional yang mempertemukan saya

16 Jam Di Kereta

Oleh: Frandika Arung Amukti* Waktu menunjukkan pukul tiga sore tepat ketika aku berdiri di tengah hiruk pikuk stasiun kereta api Bangkok. Suara riuh manusia yang saling bersahutan memenuhi ruang, seolah sebuah konser tanpa jeda yang mengalun tanpa henti. Aku berdiri bersandar di tiang penyanggah, perlahan menyerap setiap nuansa kehidupan yang

Asrama Berhantu, Pendidikan Berjiwa: Kisah 9 Pejuang di Negeri Gajah Putih

Oleh: Abdinda Firdausi Nuzula สวัสดีครับ (Sa-wat-dee). Halo. Ini kisahku, kisah pengalaman PKL atau I-Smash (International Student Mobility and Sharing) 2025 di Thailand, yang menjadi salah satu petualangan tak terlupakan. Thailand, dengan kekayaan budaya dan keramahan penduduknya, menjadi latar belakang sempurna bagi kisahku. Namun, bukan tempat wisata atau kuliner lezat yang

Tahun Hijriyah: Jejak Bahasa, Sejarah, dan Peradaban Islam

Oleh: Dr. Nur Hasaniyah, S.Ag., M.A.* Setiap kali memasuki bulan Muharram, umat Islam di seluruh dunia menyambut datangnya tahun baru Hijriyah. Bagi sebagian orang, momen ini berlalu tanpa banyak makna selain pergantian angka pada kalender. Namun bagi kalangan akademisi bahasa dan sastra Arab, tahun baru Hijriyah menyimpan kekayaan kebahasaan, historis,

Kerusakan Alam dalam Sastra Ungkap Krisis Lingkungan dan Kesadaran Ekologis

HUMANIORA – (12/6/2026) Kerusakan alam kian menjadi isu global yang mendesak, tidak hanya dalam ranah sains dan kebijakan, tetapi juga dalam dunia sastra. Melalui pendekatan ekokritik, karya sastra dinilai mampu menjadi medium reflektif untuk membangun kesadaran ekologis manusia. Perspektif ini mengemuka dalam artikel berjudul “Natural Destruction Narrative: Greg Garrard’s Ecocritical

Idul Qurban, Momen Keberanian Bertindak

Dengan keyakinannya yang teguh, Nabi Ibrahim berani memberangus berhala-berhala sembahan raja Namruz dan masyarakatnya. Disebutkan dalam Alquran, bahwa Ibrahim memasuki tempat peribadatan dengan membawa kapak. Ia hancurkan patung-patung kecil menjadi berpotong-potong, kecuali yang terbesar yang dianggap sebagai induk dari semua patung yang ada di situ. Namun tidak semua dihancurkan, ia

Idul Adha untuk Generasi Digital: Menyembelih Ego, Ekspektasi, dan Overthinking

Menjelang Idul Adha, banyak orang sibuk mempersiapkan hewan kurban, takbir, dan berbagai kebutuhan hari raya. Namun bagi generasi yang hidup di tengah era digital seperti saat ini, Idul Adha sebenarnya menyimpan pesan yang sangat dekat dengan kehidupan mereka hari ini. Di tengah tekanan media sosial, tuntutan pencapaian, dan kecemasan masa

Menjelang Idul Adha: Saat Dunia Mengajarkan Memiliki, Islam Mengajarkan Memberi

Menjelang Idul Adha, suasana masyarakat perlahan berubah. Di pasar hewan, orang mulai mencari kambing dan sapi terbaik. Di media sosial, berbagai unggahan tentang persiapan kurban mulai bermunculan. Namun di tengah hiruk-pikuk itu, ada satu pertanyaan penting yang sering terlupakan: sebenarnya apa yang sedang diajarkan Idul Adha kepada manusia modern? Apakah

Menyuluh Cahaya Kartini di Era Digital: Mengalirkan Keindahan Bahasa dan Sastra Arab bagi Generasi Mendatang

Oleh: Nur Hasaniyah Setiap tanggal 21 April, Hari Kartini membangkitkan kenangan indah tentang perjuangan R.A. Kartini. Beliau adalah sosok perempuan visioner yang gigih memperjuangkan pendidikan bagi kaum perempuan, meyakini bahwa ilmu adalah kunci emansipasi dan kemajuan bangsa. Surat-suratnya yang penuh semangat dulu menjadi jembatan harapan di tengah keterbatasan zaman. Kini,

Dari Gagasan ke Gerakan: Jejak Kartini dalam Sejarah Perempuan Indonesia

Oleh: Nabila Phaza Transformasi peran perempuan Indonesia di era kontemporer merupakan salah satu capaian sosial yang tidak dapat dipandang sebelah mata. Perempuan hari ini tidak lagi terbatas pada ranah domestik, melainkan telah mengambil peran strategis di berbagai sektor—pendidikan, politik, ekonomi, hingga ruang-ruang global. Kemampuan berpikir kritis, inovasi gagasan, serta keberanian