MIU Login

Literasi Keuangan Jadi Bekal Penting Mahasiswa Menembus Peluang Global

HUMANIORA – (4/6/2026) Kemampuan merencanakan keuangan kini menjadi salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki mahasiswa di tengah semakin terbukanya peluang pendidikan, pelatihan, dan karier internasional. Selain kemampuan akademik dan profesional, kesiapan finansial menjadi faktor yang turut menentukan keberhasilan seseorang dalam mengakses berbagai kesempatan pengembangan diri di tingkat global.

Read too:

Isu tersebut menjadi fokus dalam sesi Humaniora International Career Access Network (I-CAN) 2026 yang menghadirkan praktisi dari sektor perbankan syariah. Melalui pemaparan yang disampaikan secara daring melalui Zoom Meeting, peserta diajak memahami pentingnya literasi keuangan sebagai fondasi dalam merancang pendidikan, karier, dan mobilitas internasional secara berkelanjutan.

Pada sesi pertama, Monica Deariz, Pimpinan Cabang Nano Bank Syariah, memperkenalkan berbagai layanan pembiayaan berbasis syariah, termasuk fasilitas talangan umrah yang dirancang untuk membantu masyarakat merencanakan perjalanan ibadah secara lebih terukur. Menurutnya, lembaga keuangan syariah tidak hanya berfungsi sebagai penyedia layanan transaksi, tetapi juga berperan sebagai mitra yang membantu masyarakat mencapai tujuan finansial sesuai prinsip syariah.

Melalui materi tersebut, peserta memperoleh pemahaman bahwa pengelolaan keuangan merupakan bagian penting dari perencanaan masa depan. Dalam konteks pengembangan diri, kemampuan mengatur keuangan memungkinkan seseorang lebih siap memanfaatkan berbagai peluang yang tersedia, mulai dari program pelatihan, sertifikasi profesional, hingga pengalaman internasional.

“Perencanaan keuangan yang baik akan membantu seseorang mengambil keputusan yang lebih matang dalam mewujudkan tujuan pendidikan maupun pengembangan karier,” jelas Monica.

Sementara itu, sesi berikutnya menghadirkan Ashril Rulyanshah dan Apregy Imarundha dari CIMB Niaga Syariah yang memaparkan berbagai fasilitas pembiayaan pendidikan dan talangan umrah. Dalam pemaparannya, keduanya menekankan pentingnya melihat pendidikan sebagai investasi jangka panjang yang memerlukan perencanaan yang matang sejak dini.

Menurut mereka, perkembangan dunia kerja saat ini menuntut individu untuk terus meningkatkan kompetensi melalui berbagai jalur, seperti studi lanjut, sertifikasi internasional, pelatihan profesional, hingga program mobilitas global. Seluruh proses tersebut membutuhkan kesiapan sumber daya, termasuk aspek finansial yang sering kali luput dari perhatian mahasiswa.

Materi ini memberikan perspektif bahwa kesuksesan karier tidak hanya dibangun melalui motivasi dan kemampuan akademik, tetapi juga melalui strategi pengembangan diri yang realistis dan berkelanjutan. Mahasiswa didorong untuk mulai menyusun perencanaan masa depan dengan mempertimbangkan kebutuhan pendidikan dan pengembangan kompetensi yang mungkin akan ditempuh setelah lulus.

Bagi peserta Humaniora I-CAN 2026, sesi ini menjadi pengingat bahwa literasi keuangan merupakan bagian dari keterampilan hidup (life skills) yang tidak kalah penting dibandingkan kompetensi teknis lainnya. Kemampuan memahami produk keuangan, mengelola anggaran, serta merencanakan investasi pendidikan akan membantu mahasiswa mengambil keputusan yang lebih bijak dalam perjalanan akademik maupun profesionalnya.

Melalui materi dari Nano Bank Syariah dan CIMB Niaga Syariah, Humaniora I-CAN 2026 tidak hanya membekali peserta dengan wawasan karier global, tetapi juga memberikan pemahaman praktis mengenai pentingnya kesiapan finansial dalam mewujudkan berbagai peluang yang tersedia di era globalisasi. Dengan bekal tersebut, mahasiswa diharapkan mampu merancang masa depan secara lebih terencana, adaptif, dan berdaya saing. [end/Infopub]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait