MIU Login

Humaniora I-CAN 2026 Resmi Ditutup, Pimpinan Fakultas Dorong Lahirnya Generasi Global

HUMANIORA – (5/6/2026) Humaniora International Career Access Network (I-CAN) 2026 resmi berakhir pada Kamis (4/6/2026). Selama tiga hari pelaksanaan, program yang mengusung tema Building Your Global Career Networks tersebut tidak hanya menjadi ruang pengembangan karier internasional bagi mahasiswa dan alumni, tetapi juga menunjukkan lahirnya generasi muda Humaniora yang semakin percaya diri, kritis, kreatif, dan siap bersaing di tingkat global.

Read too:

Penutupan kegiatan berlangsung penuh apresiasi dari pimpinan Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Berbagai capaian peserta selama program berlangsung dinilai menjadi bukti bahwa mahasiswa Humaniora memiliki potensi besar untuk berkembang di lingkungan profesional internasional apabila mendapatkan ruang belajar dan jejaring yang tepat.

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Fakultas Humaniora, Dr. Galuh Nur Rohmah, M.Pd., M.Ed., mengungkapkan bahwa I-CAN merupakan salah satu program yang selalu dinantikan setiap tahun karena mampu menghadirkan pengalaman belajar yang berbeda bagi mahasiswa dan alumni.

Menurutnya, perkembangan peserta terlihat jelas melalui kemampuan mereka dalam melakukan riset, menyusun gagasan, hingga mempresentasikan strategi program internasional secara profesional pada hari terakhir kegiatan.

I-CAN selalu menjadi program yang menarik karena mampu menampilkan sisi profesional mahasiswa. Kami melihat bagaimana peserta mampu melakukan riset, menyusun ide, dan mempresentasikan gagasan mereka dengan sangat baik. Ini menunjukkan bahwa mahasiswa Humaniora memiliki potensi besar untuk berkembang di level internasional,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada J. Mahameru, M.Sc., M.Litt., yang selama tiga hari memberikan pendampingan intensif kepada peserta melalui berbagai materi pengembangan diri, creative thinking, effective presentation, hingga penguatan jejaring karier global.

Sementara itu, Dekan Fakultas Humaniora, Prof. Dr. M. Faisol, M.Ag., menegaskan bahwa keberhasilan I-CAN tidak diukur semata dari terselenggaranya kegiatan, tetapi dari dampak yang ditinggalkan bagi para peserta setelah program berakhir.

Menurutnya, tantangan dunia kerja global saat ini membutuhkan lulusan yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga mampu berpikir kritis, kreatif, adaptif, dan memiliki keberanian untuk membangun jejaring internasional.

I-CAN tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial tahunan. Yang lebih penting adalah bagaimana pengalaman selama program ini mampu membentuk pola pikir peserta agar lebih terbuka, lebih kritis, dan lebih siap menghadapi tantangan global,” tegasnya.

Sebagai bentuk komitmen untuk menjaga keberlanjutan dampak program, Dekan juga memperkenalkan rencana pembentukan komunitas alumni bertajuk I-CAN Hope. Komunitas ini akan menjadi wadah kolaborasi, berbagi pengalaman, mentoring, serta pengembangan jejaring profesional bagi seluruh alumniI-CAN dari berbagai angkatan.

Keberadaan I-CAN Hope diharapkan mampu menjaga semangat belajar dan kolaborasi yang telah terbangun selama program berlangsung. Melalui komunitas tersebut, peserta tidak hanya memperoleh pengalaman selama tiga hari pelatihan, tetapi juga memiliki ruang untuk terus bertumbuh bersama dalam mengembangkan kapasitas diri dan memperluas jejaring global.

Dengan berakhirnya Humaniora I-CAN 2026, Fakultas Humaniora kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan program-program inovatif yang memperkuat kompetensi mahasiswa dan alumni. Melalui penguatan keterampilan profesional, jejaring internasional, dan pembentukan komunitas berkelanjutan, Humaniora berharap dapat melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap menjadi bagian dari masyarakat global yang kompetitif dan berkontribusi bagi peradaban. [nad/Infopub]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait