HUMANIORA – (20/5/2026) Dosen Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Dr. Halimi, kembali menunjukkan dedikasinya dalam pengembangan literasi dan penguatan tradisi akademik melalui hibah puluhan karya buku kepada Perpustakaan Abdurrahman Wahid UIN Malang. Hibah tersebut menjadi bentuk kontribusi nyata dalam memperkaya khazanah keilmuan, khususnya di bidang bahasa Arab, sastra, dan kajian kebahasaan.
Baca juga:
- Dosen BSA UIN Malang Beri Pelatihan Penyusunan Tes TOAFL di UIN Sunan Kudus
- Mahasiswa Humaniora Raih Juara Nasional Khitobah Arab, Tunjukkan Prestasi Public Speaking Islami
Puluhan buku yang dihibahkan merupakan hasil karya yang telah ditulis Dr. Halimi selama bertahun-tahun. Beberapa di antaranya bahkan telah menjadi rujukan penting dalam kajian bahasa Arab di Indonesia maupun luar negeri. Salah satu karya yang dikenal luas adalah Al-Bi’ah al-Lughawiyah: Takwinuha wa Dauruha fi Iktisab al-‘Arabiyah yang membahas konsep lingkungan bahasa dalam pemerolehan bahasa Arab. Buku tersebut banyak digunakan sebagai referensi dalam pengembangan pembelajaran bahasa Arab berbasis lingkungan kebahasaan.
Selain itu, Dr. Halimi juga menghibahkan sejumlah karya lain seperti Fannu Kitabati asy-Syi’ri, Li Kitabatis Syi’ri al-‘Arabi bi Thariqatis Sahlah, serta beberapa antologi puisi yang memadukan nuansa sastra, refleksi spiritual, dan kepekaan kemanusiaan.
Menariknya, dua karya Dr. Halimi juga telah diterbitkan dan dicetak melalui platform Amazon bersama penyair Palestina-Rumania. Hal ini menunjukkan bahwa karya-karyanya tidak hanya memiliki jangkauan nasional, tetapi juga mendapat ruang dalam percakapan sastra dan akademik internasional.
Dalam kesehariannya, Dr. Halimi dikenal sebagai akademisi yang konsisten menulis dan aktif membagikan refleksi, sastra, serta gagasan kebahasaan melalui media sosial. Prinsip hidup yang ia pegang, “Berkarya tanpa henti, beribadah sampai mati,” menjadi spirit yang terus mendorong produktivitas intelektualnya.
Ia mengungkapkan bahwa menulis bukan sekadar aktivitas akademik, tetapi juga bentuk pengabdian dan ikhtiar menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Karena itu, ia memiliki cita-cita besar untuk menulis hingga 1000 buku sebagai warisan keilmuan dan kontribusi jangka panjang dalam dunia pendidikan dan literasi.
“Tulisan adalah jejak pemikiran dan amal intelektual. Selama masih diberi kesempatan, saya ingin terus menulis dan berbagi manfaat melalui karya,” ungkapnya.
Tahun ini, Dr. Halimi juga tengah menyiapkan beberapa karya baru, di antaranya buku Fatwa Cinta dan Madzah Rindu. Selain itu, ia juga sedang menyusun sejumlah buku ajar terkait sastra Arab dan bahasa Al-Qur’an yang diharapkan dapat mendukung penguatan pembelajaran di perguruan tinggi.
Sementara itu, Kepala Perpustakaan UIN Malang, Mufid, M.Hum., menyampaikan apresiasi atas hibah buku tersebut. Menurutnya, kontribusi dosen dalam bentuk karya ilmiah dan literasi sangat penting dalam membangun budaya akademik di lingkungan kampus.
“Hibah ini bukan hanya menambah koleksi perpustakaan, tetapi juga menjadi inspirasi bagi sivitas akademika untuk terus berkarya dan membangun tradisi literasi. Karya-karya Dr. Halimi memiliki nilai akademik sekaligus nilai reflektif yang sangat berharga,” ujarnya.
Melalui hibah karya ini, Fakultas Humaniora kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun ekosistem akademik yang produktif dan berorientasi pada pengembangan ilmu pengetahuan. Tradisi menulis dan berbagi karya diharapkan terus tumbuh sebagai bagian dari budaya intelektual yang hidup di lingkungan kampus. [al/Infopub]





