MIU Login

Humaniora Terima Kunjungan MA Nurudz Dzolam, Kenalkan Kurikulum Profesi dan Peluang Karier Global

HUMANIORA – (20/5/2026) Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menerima kunjungan akademik dari lembaga pendidikan menengah. Kali ini, rombongan Madrasah Aliyah (MA) Nurudz Dzolam, Sampang, Madura hadir dalam kegiatan studi ekskursi guna mengenal lebih dekat dunia perkuliahan, sistem pembelajaran perguruan tinggi, serta peluang pengembangan karier di era global, Selasa (20/5/2026).

Baca juga:

Sebanyak 60 siswa yang didampingi oleh 12 guru pembimbing disambut secara resmi oleh Dekan Fakultas Humaniora, Prof. Dr. M. Faisol, M.Ag., bersama jajaran dekanat di ruang Dekanat lantai 1 Kampus III UIN Malang Precet-Batu. Kegiatan berlangsung hangat dan interaktif sebagai bagian dari upaya Fakultas Humaniora membangun sinergi edukatif dengan sekolah dan madrasah dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan masa depan.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. M. Faisol memperkenalkan Fakultas Humaniora sebagai fakultas yang memiliki dua program studi unggulan, yakni Program Studi Bahasa dan Sastra Arab (BSA) serta Sastra Inggris (Sasing). Kedua program studi tersebut telah meraih akreditasi Unggul BAN-PT sekaligus akreditasi internasional FIBAA sebagai bentuk pengakuan mutu akademik di tingkat global.

Lebih lanjut, Dekan menjelaskan bahwa Fakultas Humaniora saat ini terus mengembangkan kurikulum berbasis profesi sebagai langkah strategis dalam menyiapkan lulusan yang adaptif, kompeten, dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Menurutnya, mahasiswa Humaniora tidak hanya dibekali kemampuan akademik dan linguistik, tetapi juga diarahkan untuk memiliki kompetensi profesional sejak dini.

“Kami ingin mahasiswa Humaniora memiliki arah karier yang jelas sejak awal. Karena itu, fakultas menghadirkan mata kuliah berbasis profesi agar mahasiswa siap menghadapi tantangan dunia kerja dan perkembangan global,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa mulai semester lima hingga tujuh, mahasiswa dapat memilih bidang profesi tertentu dengan total bobot 16 SKS. Beberapa konsentrasi profesi yang ditawarkan meliputi penerjemahan, jurnalistik, pengajaran, diplomasi, pariwisata, hingga sinematografi. Mata kuliah profesi tersebut dirancang dengan pendekatan praktis dan berbasis kebutuhan industri agar mahasiswa memperoleh pengalaman nyata selama proses perkuliahan.

Dalam kesempatan itu, Dekan juga menyampaikan harapannya agar para siswa MA Nurudz Dzolam dapat melanjutkan pendidikan tinggi di Fakultas Humaniora UIN Malang. Menurutnya, Humaniora tidak hanya membangun kompetensi akademik, tetapi juga karakter, kreativitas, serta kemampuan beradaptasi di tengah perubahan zaman.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi sharing session yang dipandu oleh Wakil Dekan Bidang Akademik, Dr. Halimi, M.Pd. Dalam paparannya, ia menjelaskan berbagai peluang dan tantangan di bidang kebahasaan, sastra, dan profesi kreatif yang dapat ditekuni mahasiswa Humaniora di masa depan.

Selain itu, para peserta juga diperkenalkan dengan berbagai program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), seperti magang profesional, proyek kemanusiaan, pertukaran pelajar, hingga kolaborasi akademik nasional dan internasional. Menurut Dr. Halimi, pengalaman belajar berbasis praktik menjadi bagian penting dalam membentuk lulusan yang siap bersaing secara global.

“Dunia kerja saat ini membutuhkan lulusan yang tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga memiliki pengalaman, keterampilan komunikasi, dan kemampuan berkolaborasi,” jelasnya.

Dalam sesi yang sama, Wakil Dekan Bidang Kerja Sama dan Kemahasiswaan, Dr. Galuh Nur Rohmah, M.Pd., turut memaparkan berbagai keunggulan Fakultas Humaniora dibandingkan kampus lain, khususnya dalam pembinaan prestasi mahasiswa dan pengembangan minat bakat.

Ia menjelaskan bahwa Fakultas Humaniora secara konsisten mendukung mahasiswa untuk aktif dalam berbagai kompetisi dan forum akademik, baik tingkat nasional maupun internasional. Berbagai capaian mahasiswa Humaniora dalam bidang akademik, seni, sastra, debat, hingga kompetisi internasional menjadi bukti nyata budaya prestasi yang terus dikembangkan di lingkungan fakultas.

Selain itu, mahasiswa juga mendapat kesempatan mengikuti program internasional melalui skema student mobility dan magang internasional seperti International Student Mobility and Sharing (I-SMASH) yang telah bekerja sama dengan berbagai institusi di Thailand, Malaysia, Singapura, Uzbekistan, hingga sejumlah negara Eropa seperti Belgia, Belanda, Jerman, dan Inggris.

Tidak hanya fokus pada akademik, Fakultas Humaniora juga memberikan ruang pengembangan diri melalui berbagai komunitas minat dan bakat, seperti komunitas kepenulisan, jurnalistik, sanggar tari, kelompok musik, hingga dunia pageant yang menjadi wadah aktualisasi kreativitas mahasiswa di luar organisasi formal.

Sementara itu, Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AUPK), Miftahul Huda, Ph.D., menjelaskan berbagai jalur masuk yang tersedia bagi calon mahasiswa Fakultas Humaniora. Jalur tersebut meliputi SNBP, SNBT, SPAN-PTKIN, UM-PTKIN, jalur beasiswa, kemitraan, hingga berbagai skema seleksi mandiri berbasis tes, prestasi, maupun portofolio.

Para siswa tampak antusias mengikuti sesi pengenalan kampus dan diskusi interaktif. Banyak di antara mereka aktif bertanya mengenai sistem perkuliahan, peluang beasiswa, hingga prospek karier lulusan Humaniora di masa depan.

Melalui kegiatan ini, Fakultas Humaniora berharap dapat memberikan inspirasi dan motivasi kepada siswa untuk melanjutkan pendidikan tinggi serta mempersiapkan diri menghadapi tantangan era global. Kunjungan ini sekaligus menjadi bagian dari penguatan hubungan antara perguruan tinggi dan lembaga pendidikan menengah dalam menciptakan generasi muda yang unggul, adaptif, dan berdaya saing internasional. [unr/Infopub]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait