HUMANIORA – (25/6/2026) Fakultas Humaniora Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menegaskan komitmennya dalam mempersiapkan mahasiswa menjadi lulusan yang unggul, adaptif, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja melalui penyelenggaraan Stadium Generale dan Pembekalan Praktik Kerja Lapangan (PKL) Semester Ganjil Tahun Akademik 2025/2026. Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Kampus 3 pada Kamis (25/6/2026) ini diikuti oleh 345 mahasiswa yang akan melaksanakan program Praktik Kerja Lapangan di berbagai instansi dan lembaga mitra.
Baca juga:
- Masuki Dunia Profesi, Dekan Humaniora Dorong Mahasiswa Kuasai Komunikasi Efektif
- Kupas Narrative Inquiry, Dosen Humaniora Perkuat Tradisi Penelitian Kualitatif
Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) yang selama ini dikembangkan Fakultas Humaniora. Tidak hanya membekali mahasiswa dengan pemahaman teknis pelaksanaan PKL, pembekalan juga dirancang untuk memperkuat kesiapan mental, kompetensi profesional, serta wawasan dunia kerja yang semakin dinamis dan kompetitif.
Acara dibuka oleh Dekan Fakultas Humaniora, Prof. Dr. M. Faisol, M.Ag., yang menekankan pentingnya Praktik Kerja Lapangan sebagai jembatan antara dunia akademik dan dunia profesional. Menurutnya, PKL merupakan momentum strategis bagi mahasiswa untuk mengaktualisasikan ilmu yang telah diperoleh di bangku kuliah sekaligus membangun jejaring dan pengalaman nyata di lapangan.
Dalam sesi utama, peserta mendapatkan materi Peningkatan Kompetensi Diri dan Pengembangan Kepribadian yang disampaikan oleh Rita Anggraini, S.AB., M.AB., CRA, CFS, CHt, seorang HR Consultant Indonesia. Materi ini memberikan wawasan mengenai pentingnya pengembangan karakter, kemampuan komunikasi, etika profesional, serta kesiapan menghadapi perubahan dunia kerja yang semakin kompleks.


Mahasiswa juga memperoleh pemahaman mengenai peran dan posisi Praktik Kerja Lapangan dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Melalui sesi ini, peserta diajak memahami bahwa PKL bukan sekadar pemenuhan kewajiban akademik, tetapi juga sarana untuk mengembangkan kompetensi, memperluas pengalaman profesional, dan membangun kontribusi nyata bagi masyarakat.
Yang menarik, setelah sesi pleno, mahasiswa mengikuti kelas-kelas kompetensi sesuai bidang minat dan keilmuan masing-masing. Fakultas Humaniora menghadirkan praktisi profesional dari berbagai sektor untuk memberikan wawasan langsung mengenai kebutuhan industri dan perkembangan profesi saat ini.
Pada bidang jurnalistik, mahasiswa memperoleh pembekalan dari Dediek Achmad Hidayat, SH., Humas Perhutani sekaligus wartawan Indonesia, yang membahas kompetensi dasar jurnalistik serta tantangan industri media di era digital. Sementara itu, bidang pengajaran menghadirkan Ahmad Zain Fuad, S.Si., S.Pd., M.Pd. yang memberikan penguatan mengenai kompetensi pendidik profesional di tengah transformasi pendidikan.
Mahasiswa yang tertarik pada bidang penerjemahan mendapatkan materi dari Putuh Akbar Duta Hutama, S.S., yang membagikan pengalaman serta perkembangan profesi penerjemah di era global. Adapun bidang pariwisata menghadirkan Muallif dari Bromo Holiday Malang yang memberikan wawasan mengenai industri pariwisata, pelayanan wisata, dan peluang karier yang berkembang pesat di sektor tersebut.
Tidak hanya itu, mahasiswa juga dapat mengikuti kelas kompetensi bidang sinema bersama Novin Farid Styo Wibowo, S.Sos., M.Si., CEO Raya Media Creative dan Direktur LSP Desain Digital Singhasari Malang. Dalam sesi ini, peserta memperoleh gambaran mengenai industri kreatif, produksi konten digital, serta peluang profesi yang semakin relevan di era ekonomi kreatif. Sementara pada bidang diplomasi, mahasiswa mendapatkan wawasan langsung dari perwakilan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Jawa Timur mengenai peran diplomasi, hubungan internasional, dan isu-isu global yang berkaitan dengan mobilitas masyarakat lintas negara.

Beragam kelas kompetensi tersebut menunjukkan keseriusan Fakultas Humaniora dalam memfasilitasi mahasiswa untuk mengenali berbagai peluang karier sesuai bidang keilmuan yang mereka tekuni. Pembekalan tidak hanya berorientasi pada keberhasilan PKL, tetapi juga menjadi ruang eksplorasi bagi mahasiswa untuk memahami kebutuhan dunia kerja dan mengembangkan kompetensi yang relevan dengan perkembangan zaman.
Melalui program ini, mahasiswa didorong untuk menjadi individu yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik yang kuat, tetapi juga mampu beradaptasi, berkolaborasi, berpikir kritis, serta memberikan kontribusi positif di lingkungan tempat mereka belajar dan bekerja. Pengalaman yang diperoleh selama PKL diharapkan menjadi bekal berharga dalam membangun profesionalisme sekaligus memperkuat kesiapan memasuki dunia kerja setelah lulus.

Penyelenggaraan Stadium Generale dan Pembekalan PKL ini juga mencerminkan peran Fakultas Humaniora sebagai rumah tumbuh mahasiswa yang secara konsisten menghadirkan program-program pengembangan diri yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan tantangan global. Melalui sinergi antara akademisi dan praktisi, fakultas terus berupaya menciptakan ekosistem pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga pembentukan karakter, kepemimpinan, dan kemampuan beradaptasi di tengah perubahan yang berlangsung cepat.
Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berkomitmen terus untuk memperkuat berbagai program pengembangan kompetensi mahasiswa sebagai bagian dari komitmen mencetak lulusan yang unggul, profesional, berdaya saing, dan siap menjadi agen perubahan yang memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan peradaban global. [unr/Infopub]





