MIU Login

Sastra Inggris Humaniora Hadirkan Praktisi dan Akademisi, Perkuat Kompetensi Karier Mahasiswa melalui Sosialisasi Mata Kuliah Profesi

HUMANIORA – (22/7/2026) Program Studi Sastra Inggris Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang terus memperkuat upaya menyiapkan mahasiswa yang adaptif, kompetitif, dan siap menghadapi dunia kerja. Salah satu langkah yang dilakukan adalah melalui Sosialisasi Mata Kuliah Profesi bagi Mahasiswa Semester Lima yang diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Selasa (21/7/2026).

Read too:

Kegiatan yang diikuti mahasiswa calon peserta semester lima tersebut menjadi forum penting untuk memberikan pemahaman mengenai berbagai pilihan jalur profesi yang dapat ditempuh selama masa studi. Selain berkaitan dengan pengambilan mata kuliah profesi, pemilihan jalur tersebut juga menjadi dasar dalam pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan (PKL) yang akan dijalani mahasiswa pada semester berikutnya.

Foto: Kaprodi Sastra Inggris Humaniora Sosialisasi Mata Kuliah Profesi

Acara dibuka oleh Ketua English Literature Study Program, Dr. Agwin Degaf, M.A., dan dipandu oleh Sekretaris English Literature Study Program, Habiba Al Umami, M.Hum. Dalam sambutannya, Dr. Agwin menegaskan bahwa pemilihan jalur profesi merupakan keputusan penting yang akan memengaruhi proses pembelajaran, pengembangan kompetensi, hingga arah karier mahasiswa setelah lulus.

“Mahasiswa harus mempertimbangkan pilihannya dengan matang karena jalur profesi yang dipilih akan berkaitan langsung dengan pembelajaran, pengembangan kompetensi, dan pelaksanaan PKL,” jelasnya.

Foto: Mahasiswa Sastra Inggris Humaniora ikuti sosialisasi mata kuliah profesi

Menurutnya, skema mata kuliah profesi dirancang untuk menjembatani pembelajaran akademik dengan kebutuhan dunia kerja. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya memperoleh penguasaan teori kebahasaan dan kesastraan, tetapi juga pengalaman belajar yang lebih aplikatif sesuai bidang profesi yang diminati.

Pada kesempatan tersebut, Program Studi Sastra Inggris memperkenalkan enam jalur profesi yang dapat dipilih mahasiswa, yaitu Profesi Pengajar Bahasa Inggris ( Teaching English as a Foreign Language / TEFL), Penerjemah, Pemandu Wisata, Jurnalis, Praktisi Film, dan Diplomat. Setiap jalur dirancang dengan struktur mata kuliah yang berorientasi pada pengembangan kompetensi profesional dan kebutuhan industri.

Mahasiswa akan menempuh total 16 SKS mata kuliah profesi, dengan rincian 12 SKS sebelum pelaksanaan PKL dan 4 SKS setelah menyelesaikan PKL pada semester tujuh. Kurikulum tersebut dirancang agar mahasiswa memperoleh bekal pengetahuan dan keterampilan yang memadai sebelum terjun langsung ke dunia kerja melalui program praktik lapangan.

Untuk memberikan gambaran yang lebih komprehensif, sosialisasi menghadirkan sejumlah dosen dan praktisi yang memiliki pengalaman akademik maupun profesional pada bidang masing-masing.

Foto: M. Naufal Ardiansyah, S.S., M.Li., alumni Sasing, Pemimpin Redaksi media daring Ketik.com.

Jalur jurnalisme disampaikan oleh M. Naufal Ardiansyah, S.S., M.Li., alumni English Literature Study Program yang saat ini menjabat sebagai Pemimpin Redaksi media daring Ketik.com. Dalam paparannya, ia menjelaskan dinamika industri media digital, proses produksi berita, pengelolaan konten, hingga berbagai peluang karier yang dapat ditempuh lulusan English Literature di bidang jurnalistik dan komunikasi.

Sementara itu, bidang penerjemahan dipaparkan oleh Habiba Al Umami, M.Hum. yang juga memiliki pengalaman sebagai penerjemah profesional. Ia menekankan bahwa profesi penerjemah membutuhkan kombinasi kemampuan bahasa, pemahaman budaya, ketelitian, serta penguasaan teknologi penerjemahan yang semakin berkembang.

Untuk jalur diplomat, mahasiswa memperoleh wawasan dari Miftahul Huda, Ph.D. yang membagikan pengalaman akademik dan aktivitasnya ketika menempuh studi doktoral di Belgia. Pengalaman tersebut memberikan gambaran nyata mengenai pentingnya komunikasi lintas budaya, hubungan internasional, dan kemampuan diplomasi dalam lingkungan global.

Pada bidang pengajaran Bahasa Inggris (TEFL), materi disampaikan oleh Mira Shartika, M.A. Ia menjelaskan berbagai kompetensi yang perlu dimiliki calon pendidik profesional, mulai dari perencanaan pembelajaran, pengembangan bahan ajar, pemanfaatan teknologi pendidikan, hingga evaluasi pembelajaran yang efektif.

Adapun jalur praktisi film diperkenalkan oleh Moh. Mahrush Ali, M.Sn. yang mengulas proses kreatif dalam industri perfilman, mulai dari penulisan naskah, penyutradaraan, desain produksi, sinematografi, hingga penyuntingan video. Bidang ini menjadi salah satu alternatif profesi yang semakin relevan di tengah berkembangnya industri kreatif dan media digital.

Foto: Mahasiswa Sastra Inggris Humaniora ikuti sosialisasi mata kuliah profesi 2

Sementara itu, jalur pemandu wisata disampaikan oleh Whida Rositama, M.Hum. yang menjelaskan berbagai peluang karier di sektor pariwisata, perhotelan, serta pengembangan destinasi wisata. Menurutnya, kemampuan berbahasa Inggris yang didukung keterampilan komunikasi dan pemahaman lintas budaya menjadi modal penting untuk bersaing di industri pariwisata global.

Antusiasme mahasiswa terlihat dalam sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung aktif. Berbagai pertanyaan diajukan terkait mekanisme pemilihan jalur profesi, persyaratan mata kuliah, pelaksanaan PKL, hingga prospek kerja setelah lulus. Hal tersebut menunjukkan tingginya kesadaran mahasiswa untuk mempersiapkan masa depan karier secara lebih terarah sejak dini.

Bagi English Literature Study Program, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pada kesiapan profesional mahasiswa. Melalui integrasi kurikulum, pembelajaran berbasis profesi, dan pengalaman praktik lapangan, mahasiswa didorong untuk mengembangkan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja.

Melalui sosialisasi ini, Fakultas Humaniora kembali menegaskan komitmennya sebagai rumah tumbuh mahasiswa yang mendukung pengembangan potensi, kompetensi, dan daya saing lulusan. Dengan beragam jalur profesi yang ditawarkan, mahasiswa English Literature diharapkan mampu merancang masa depan secara lebih matang sekaligus menjadi lulusan yang adaptif, profesional, dan siap berkontribusi di tingkat nasional maupun global. [unr/Infopub]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait