MIU Login

Dekan Humaniora Ajak Bangun Sinergi Internal untuk Optimalkan Layanan Akademik

HUMANIORA – (13/7/2026) Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang terus memperkuat kesiapan organisasi dalam menghadapi berbagai perubahan strategis yang akan berlangsung dalam waktu dekat. Komitmen tersebut tercermin dalam kegiatan Pengarahan Dekan tentang Sistem Kerja Baru Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang digelar pada Senin (13/7/2026) di Ruang Pertemuan Lantai 2 Gedung Y Ar-Rahim.

Read too:

Kegiatan yang dihadiri oleh pimpinan fakultas, ketua dan sekretaris program studi, tenaga kependidikan, serta unsur pendukung lainnya ini menjadi forum penting untuk menyamakan persepsi mengenai arah pengembangan fakultas sekaligus membangun kesiapan bersama menghadapi berbagai agenda transformasi kelembagaan.

Dalam arahannya, Dekan Fakultas Humaniora, Prof. Dr. M. Faisol, M.Ag., menekankan pentingnya kemampuan beradaptasi dan berkolaborasi dalam menghadapi dinamika organisasi yang terus berkembang. Menurutnya, keberagaman kompetensi, pengalaman, dan karakter yang dimiliki oleh setiap individu di lingkungan fakultas merupakan modal penting yang harus dikelola melalui kerja sama yang baik.

“Kita beragam kompetensi dan watak sehingga memiliki konsekuensi lain yaitu harus berkolaborasi khususnya dalam menjalankan amanah di organisasi,” tegas Prof. Faisol.

Ia menjelaskan bahwa perubahan sistem kerja yang semakin dinamis menuntut setiap unsur organisasi untuk tidak bekerja secara individual. Sebaliknya, seluruh sivitas akademika perlu membangun komunikasi yang efektif, memperkuat koordinasi lintas unit, serta menciptakan budaya kerja yang saling mendukung demi tercapainya tujuan bersama.

Selain menekankan pentingnya kolaborasi, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkenalkan sejumlah tenaga kependidikan baru yang akan bergabung di lingkungan Fakultas Humaniora. Kehadiran mereka diharapkan dapat memperkuat kualitas layanan administrasi dan mendukung berbagai program strategis fakultas yang terus berkembang.

Menurut Prof. Faisol, proses adaptasi menjadi kunci penting bagi seluruh sumber daya manusia di lingkungan fakultas. Tidak hanya bagi tenaga kependidikan yang baru bergabung, tetapi juga bagi seluruh unsur organisasi yang akan menghadapi perubahan sistem kerja dan budaya kerja yang semakin berorientasi pada kolaborasi serta profesionalisme.

Lebih lanjut, Dekan Humaniora mengungkapkan bahwa penguatan kompetensi sumber daya manusia menjadi salah satu fokus utama fakultas dalam menghadapi tantangan era digital. Untuk mendukung hal tersebut, Fakultas Humaniora akan menyelenggarakan berbagai pelatihan internal yang ditujukan khusus bagi tenaga kependidikan guna meningkatkan keterampilan digital dan kemampuan teknis yang relevan dengan kebutuhan organisasi masa kini.

Program tersebut dirancang agar tenaga kependidikan memiliki kemampuan yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi dan sistem layanan modern. Dengan kompetensi digital yang semakin baik, kualitas pelayanan akademik maupun administrasi diharapkan dapat meningkat secara signifikan dan memberikan pengalaman layanan yang lebih efektif bagi seluruh sivitas akademika.

Dalam kesempatan yang sama, Prof. Faisol juga mengajak seluruh keluarga besar Fakultas Humaniora untuk mempersiapkan diri menghadapi agenda penting lainnya, yakni perpindahan aktivitas fakultas ke lokasi kampus yang baru. Menurutnya, perpindahan tersebut bukan sekadar perubahan fisik atau lokasi kerja, melainkan bagian dari proses transformasi kelembagaan yang lebih besar.

Perpindahan ke lingkungan baru dipandang sebagai peluang untuk menghadirkan semangat baru dalam membangun budaya kerja yang lebih profesional, produktif, dan inovatif. Dengan fasilitas yang semakin representatif dan lingkungan kerja yang mendukung, fakultas memiliki peluang yang lebih besar untuk meningkatkan kualitas layanan, memperkuat kinerja organisasi, dan mengembangkan berbagai program unggulan di masa depan.

Ia menegaskan bahwa kesiapan menghadapi perubahan tidak hanya ditentukan oleh infrastruktur yang memadai, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang mampu beradaptasi dengan cepat terhadap perkembangan zaman. Karena itu, penguatan kompetensi, budaya kolaborasi, dan semangat belajar berkelanjutan menjadi fondasi penting yang terus dibangun di lingkungan Fakultas Humaniora.

Kegiatan pengarahan ini menjadi refleksi bahwa transformasi kelembagaan tidak dapat berjalan tanpa keterlibatan seluruh unsur organisasi. Melalui sinergi yang kuat, berbagai potensi yang dimiliki setiap individu dan unit kerja dapat saling melengkapi untuk menghasilkan inovasi yang berdampak bagi pengembangan fakultas.

Sebagai fakultas yang terus bergerak menuju penguatan mutu dan tata kelola modern, Humaniora memandang setiap perubahan sebagai peluang untuk tumbuh dan berkembang. Penguatan kompetensi digital, penyambutan tenaga kependidikan baru, serta persiapan menuju kampus baru menjadi bagian dari langkah strategis fakultas dalam membangun organisasi yang lebih adaptif, unggul, dan responsif terhadap kebutuhan masa depan.

Melalui komitmen tersebut, Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang terus menegaskan posisinya sebagai fakultas yang progresif dan berorientasi pada pengembangan sumber daya manusia berkualitas. Dengan dukungan budaya kolaboratif dan semangat transformasi yang kuat, Humaniora optimistis dapat menghadirkan layanan yang semakin baik sekaligus memperkuat reputasinya sebagai institusi pendidikan tinggi yang unggul dan berdampak. [unr/Infopub]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait