MIU Login

Daftar Berita

Kuliah Tetap Jalan, Ibadah Maksimal: Strategi “Golden Hours”

HUMANIORA – (11/3/2026) Menghadapi jadwal perkuliahan yang padat di “Kampus di Atas Awan” sembari menjalankan ibadah puasa sering kali menjadi tantangan tersendiri bagi mahasiswa. Namun, bagi Sobat Humaniora, Ramadan bukanlah alasan untuk menurunkan standar akademik atau mengendurkan semangat berorganisasi. Kuncinya terletak pada pemanfaatan waktu yang strategis melalui skema “Golden Hours”.

Al-Qur’an: Bukan Beban, Tetapi Cahaya

Oleh: Arief Rahman Hakim* Ada satu ayat di awal Surah Taha yang pendek, tetapi terasa seperti kalimat penghibur dari langit. طه  مَا أَنزَلْنَا عَلَيْكَ الْقُرْآنَ لِتَشْقَىٰ  إِلَّا تَذْكِرَةً لِّمَن يَخْشَىٰ Kami tidak menurunkan Al-Qur’an kepadamu agar engkau menjadi susah, tetapi sebagai peringatan bagi orang yang takut kepada Allah (Q.S. Thaha

Kost-Friendly, Sahur Sehat dan Hemat Ala Sobat Humaniora

HUMANIORA — (10/3/2026) Menjalani Ramadan di perantauan bagi mahasiswa Fakultas Humaniora bukan sekadar ujian menahan lapar, melainkan seni mengelola keterbatasan. Di antara tumpukan buku dan tugas analisis literatur, Sobat Humaniora yang tinggal di kos dituntut kreatif dalam menyajikan menu sahur. Dengan keterbatasan alat dapur dan anggaran bulanan, mereka membuktikan bahwa

Perkuat Akuntabilitas, Fakultas Humaniora Bekali Pengurus Ormawa Tata Kelola Keuangan 2026

HUMANIORA – (10/3/2026) Integritas dan transparansi menjadi fondasi utama dalam menjalankan roda organisasi kemahasiswaan. Menyadari hal tersebut, Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar agenda strategis berupa Sosialisasi Tata Cara Pelaporan Keuangan Tahun 2026 sekaligus Sharing Session pendanaan kegiatan mahasiswa pada Jumat (6/3/2026). Baca juga: Bertempat di Meeting Room

Ramadhan dan Transformasi Waktu Sosial

Oleh: M. Faisol Ramadhan mengubah denyut kehidupan. Kota yang biasanya bising pada siang hari mendadak melambat, seakan ikut menahan diri bersama mereka yang berpuasa. Warung makan menutup tirai, lalu lintas terasa berbeda, dan percakapan di ruang-ruang publik menjadi lebih tertata. Sebaliknya, ketika matahari terbenam, kehidupan justru menemukan iramanya yang lain.

Muliakan Pejuang Al-Quran di Akar Rumput, IKAFAHUMA Salurkan Apresiasi untuk Guru Ngaji

HUMANIORA – (9/3/2026) Ikatan Alumni Fakultas Humaniora (IKAFAHUMA) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menorehkan jejak pengabdian nyata melalui program sosial bertajuk “Ramadan Berkah: IKAFAHUMA Berbagi”. Pada Jumat (6/3/2026), rombongan pengurus alumni melakukan perjalanan menyambangi RTQ Mambaul Karomah yang terletak di Desa Brongkal, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang. Baca juga: Kunjungan

Gerakan IKAFAHUMA Berbagi: Prototipe Model Pengabdian Berkelanjutan Alumni Humaniora

HUMANIORA – (9/3/2026) Kesuksesan program “Ramadan Berkah: IKAFAHUMA Berbagi” yang digelar di Desa Brongkal, Pagelaran (6/3/2026), menandai babak baru dalam pola pengabdian alumni di lingkungan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Kegiatan ini tidak lagi dipandang sebagai aksi karitatif atau bantuan sosial sesaat, melainkan diproyeksikan menjadi acuan (pilot project) dan model

Menjaga Lisan Saat Berpuasa dalam Perspektif Linguistik

Oleh: Agwin Degaf* Ramadan selalu dimaknai sebagai bulan pengendalian diri. Selama berpuasa, umat Islam tidak hanya diminta menahan lapar dan haus, tetapi juga menahan hawa nafsu dalam arti yang lebih luas, termasuk menjaga ucapan. Rasulullah SAW menegaskan hal ini dalam hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah. Ketika seseorang berpuasa, ia

Ramadhan, Ruh dan jejak-Jejaknya dalam puisi Indonesia

Oleh: M. Anwar Masadi* Bagi Umat Islam puasa memiliki nilai yang khusus. Puasa tidak hanya berhubungan dengan persoalan jasady (tubuh) dengan mampunya sesseorang menahan lapar saja,  tetapi juga persoalan ruhy atau pengelolaan diri (menahan jiwa).  Ketika kecil kita sudah diajarkan bagaimana Ramadhan itu begitu spesial, sehingga persiapannya juga begitu spesial.

Ramadhan dan Al-Mīzān

Oleh: Wildana Wargadinata* Secara bahasa Al-Mīzān berasal dari kata wazn, memiliki arti menimbang, mengukur, menentukan kadar sesuatu. Secara konseptual wazn adalah proses pengukuran atau tindakan menilai berat, nilai, atau kualitas sesuatu. Sedangkan secara filosofis wazn adalah aktifitas evaluatif, ia melambangkan fungsi akal dan keadilan, menimbang sebelum memutuskan. Dalam perspektif yang