HUMANIORA – (6/5/2026) Prestasi membanggakan ditorehkan oleh mahasiswa Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Tiga mahasiswa semester 2 Program Studi Bahasa dan Sastra Arab (BSA), Muhammad Salman Al-Farisi, Gusti Ainul Yaqin, dan Mutawakkil Alallah Sulaiman, berhasil meraih Juara 2 dalam cabang lomba Munadzarah Ilmiah pada ajang MUNAYA (Musabaqah Sanawiyah Li Markazil Arabiyah) yang diselenggarakan oleh Markaz Arabiyah, Pare, Jawa Timur.
Baca juga:
- Selaraskan Kurikulum Adaptif dan Berbasis Outcome, Humaniora Gelar FGD Konsorsium Rumpun Mata Kuliah
- Keren! Mahasiswa Humaniora Gagas Diskusi Lintas Sektor tentang Personal Branding dan Neuroscience
Kompetisi ini merupakan bagian dari peringatan Dies Miladis ke-8 Markaz Arabiyah yang rutin digelar setiap tahun sebagai wadah pengembangan kemampuan bahasa Arab bagi masyarakat umum dan mahasiswa. Babak penyisihan berlangsung pada 22–25 April, sementara babak final digelar pada 3 Mei 2025.
Dalam ajang tersebut, para peserta ditantang untuk menunjukkan kemampuan argumentasi, ketajaman analisis, serta kefasihan berbahasa Arab dalam format debat ilmiah (munadzarah). Kompetisi ini diikuti oleh peserta dari berbagai daerah di Indonesia, dengan latar belakang mahasiswa maupun masyarakat umum yang memiliki minat dalam pengembangan bahasa Arab.
Keberhasilan tim mahasiswa BSA ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Humaniora mampu bersaing di level nasional, bahkan sejak semester awal. Prestasi ini juga menunjukkan kuatnya fondasi akademik dan pembinaan kemampuan berbahasa Arab yang diterapkan di lingkungan Fakultas Humaniora.
Salman, salah satu peserta mengungkapkan kesan positifnya selama mengikuti lomba. “Kesan aku dalam mengikuti perlombaan ini, aku ngerasa bahagia dan bangga karena sudah bisa sampai di titik ini. Pesannya, teruslah berusaha selagi kamu masih bisa,” ujarnya.
Ajang Munadzarah Ilmiah tidak hanya menjadi ruang kompetisi, tetapi juga sarana pengembangan diri dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis, komunikasi, serta kepercayaan diri dalam berbahasa Arab. Melalui pengalaman ini, mahasiswa tidak hanya mengasah kemampuan akademik, tetapi juga memperluas jejaring dan wawasan keilmuan.
Prestasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus aktif berpartisipasi dalam berbagai kompetisi akademik. Fakultas Humaniora pun terus mendorong mahasiswa untuk mengembangkan potensi diri, sehingga mampu berkontribusi dan berprestasi di tingkat nasional maupun internasional. [bila/Infopub]





