MIU Login

Keren! Mahasiswa Humaniora Gagas Diskusi Lintas Sektor tentang Personal Branding dan Neuroscience

HUMANIORA – (5/5/2026) Mahasiswa Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menunjukkan kiprah progresifnya melalui inisiatif diskusi lintas sektor bertajuk “Digital Marketing: What Do People Say When You’re Not In The Room”. Kegiatan ini digagas oleh Maulidya Marta Zalsabila, mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Arab semester 6, yang juga merupakan pendiri komunitas Eithereyou Community.

Baca juga:

Acara yang digelar pada Minggu (3/5/2026) di Atlantis Laundry & Caffe Malang ini menghadirkan ruang diskusi yang tidak hanya diikuti mahasiswa, tetapi juga melibatkan pelaku UMKM, pengusaha, hingga profesional dari berbagai bidang. Kehadiran peserta lintas sektor ini mencerminkan bahwa gagasan yang diinisiasi mahasiswa Humaniora mampu menjangkau kebutuhan nyata di tengah masyarakat.

Mengangkat isu personal branding dalam perspektif digital marketing, forum ini menghadirkan pemateri Erica Adriana, S.E., M.M., seorang dosen sekaligus praktisi brand consultant. Dalam pemaparannya, ia menekankan bahwa personal branding bukan sekadar strategi promosi, melainkan proses membangun persepsi yang tertanam kuat dalam ingatan audiens.

Diskusi berkembang ke arah yang lebih mendalam dengan mengaitkan strategi pemasaran digital dengan pendekatan neuroscience. Peserta diajak memahami bagaimana asosiasi terhadap sebuah brand terbentuk melalui konsistensi pesan, pengalaman, serta keterlibatan emosional yang berulang. Pendekatan ini membuka wawasan baru bahwa keberhasilan branding tidak hanya ditentukan oleh visual atau konten, tetapi juga oleh cara kerja kognitif manusia dalam memproses informasi.

Selain paparan teoritis, kegiatan ini juga menghadirkan diskusi interaktif yang membahas strategi praktis dalam membangun identitas diri di ruang digital. Mulai dari mengenali target audiens, menentukan nilai autentik, hingga membangun komunikasi yang konsisten menjadi poin penting yang diserap peserta.

Keberhasilan kegiatan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Humaniora tidak hanya aktif dalam ruang akademik, tetapi juga mampu mengambil peran sebagai penggerak wacana strategis di tengah masyarakat. Inisiatif ini sekaligus menunjukkan bahwa kajian humaniora memiliki relevansi kuat dengan perkembangan dunia industri kreatif dan digital.

Melalui kegiatan ini, semangat kolaborasi dan inovasi mahasiswa semakin terlihat nyata. Diskusi yang terbangun tidak hanya memperkaya wawasan peserta, tetapi juga membuka peluang jejaring yang lebih luas antara dunia akademik dan dunia profesional.

Ke depan, inisiatif semacam ini diharapkan terus berkembang sebagai ruang produktif bagi mahasiswa untuk berkontribusi secara nyata, sekaligus memperkuat posisi Fakultas Humaniora sebagai pusat pengembangan gagasan yang adaptif dan relevan dengan tantangan zaman. [cha/Infobub]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait