HUMANIORA – (8/7/2026) Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti Ruang Aula Lantai 3 Gedung Huruf Ya’ (ي) Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang pada Rabu (8/7/2026). Sebanyak 322 mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Arab serta Sastra Inggris resmi mengikuti Yudisium dan Pelepasan Mahasiswa Fakultas Humaniora Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026, menandai berakhirnya perjalanan akademik mereka sekaligus awal langkah baru sebagai bagian dari alumni Humaniora.
Baca juga:
- Tracer Study Jadi Kunci Peningkatan Mutu dan Reputasi, WD III Humaniora Ajak Alumni Terus Terhubung dengan Almamater
- Dekan Humaniora: Rasa Syukur Menjadi Fondasi Kesuksesan dan Kesejahteraan Batin Lulusan
Dari total peserta yang mengikuti yudisium, sebanyak 183 mahasiswa berasal dari Program Studi Bahasa dan Sastra Arab, sementara 139 mahasiswa berasal dari Program Studi Sastra Inggris. Momentum ini menjadi salah satu tahapan penting sebelum para lulusan melanjutkan perjalanan menuju dunia profesional, studi lanjut, maupun berbagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan proses registrasi peserta dan validasi data alumni sebagai bagian dari penguatan basis data lulusan Fakultas Humaniora. Acara kemudian dibuka secara resmi melalui pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Raihanus Sofie, dilanjutkan dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars Humaniora yang menghadirkan suasana khidmat sekaligus penuh semangat kebersamaan.

Prosesi inti yudisium ditandai dengan pembacaan Surat Keputusan Yudisium oleh perwakilan mahasiswa dari masing-masing program studi. Dari Program Studi Sastra Inggris, pembacaan SK dilakukan oleh Amelia Resti dan Fibra Aura, sedangkan dari Program Studi Bahasa dan Sastra Arab dibacakan oleh Ismi Mauidlatul Hasanah dan Khozinatul Asror. Momen tersebut menjadi penanda resmi bahwa para peserta telah menyelesaikan seluruh proses akademik yang dipersyaratkan oleh fakultas.
Sebagai bagian dari penguatan ikatan alumni, para peserta juga mengikuti pembacaan ikrar alumni yang mencerminkan komitmen untuk menjaga nama baik almamater serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Selain itu, sesi tracer study yang disampaikan oleh Wakil Dekan Bidang Kerja Sama dan Kemahasiswaan, Dr. Galuh Nur Rohmah, M.Ed. menjadi pengingat pentingnya peran alumni dalam mendukung pengembangan institusi melalui data dan jejaring yang berkelanjutan.

Yudisium kali ini juga menjadi ajang apresiasi bagi mahasiswa yang menunjukkan capaian akademik terbaik selama masa studi. Pengumuman mahasiswa yudisium terbaik dan penyerahan cinderamata kepada mahasiswa berprestasi disampaikan oleh Wakil Dekan Bidang Akademik, Dr. Halimi, M.Pd. sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi, kerja keras, dan konsistensi akademik yang telah ditunjukkan selama menempuh pendidikan di Fakultas Humaniora.
Suasana semakin berkesan saat perwakilan peserta yudisium menyampaikan sambutan yang mewakili perjalanan, pengalaman, dan kenangan selama menjadi bagian dari keluarga besar Humaniora. Berbagai cerita tentang perjuangan akademik, dinamika organisasi, hingga persahabatan yang terjalin selama masa studi menjadi refleksi bahwa pendidikan tinggi tidak hanya membentuk kompetensi intelektual, tetapi juga karakter dan kematangan diri.
Momen nostalgia turut hadir melalui pemutaran video kaleidoskop yang menampilkan perjalanan mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Arab serta Sastra Inggris selama menempuh pendidikan di Fakultas Humaniora. Tayangan tersebut menghadirkan kembali berbagai kenangan, pencapaian, dan aktivitas yang telah menjadi bagian penting dari perjalanan akademik para peserta yudisium.
Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Humaniora Prof. Dr. M. Faisol, M.Ag. menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yudisium atas capaian yang telah diraih. Ia menegaskan bahwa keberhasilan menyelesaikan studi merupakan hasil dari proses panjang yang membutuhkan ketekunan, kedisiplinan, dan semangat belajar yang tinggi.

Lebih lanjut, ia berharap para lulusan Humaniora mampu menjadi duta almamater yang membawa nilai-nilai keilmuan, integritas, dan kemanusiaan di tengah masyarakat. Dengan bekal kompetensi bahasa, sastra, budaya, dan berbagai pengalaman selama masa studi, para alumni diharapkan dapat berkontribusi secara nyata dalam berbagai bidang profesi maupun ruang pengabdian sosial.
Rangkaian acara semakin semarak dengan penampilan mahasiswa yang menunjukkan kreativitas dan bakat seni sebagai bagian dari kekayaan budaya akademik Humaniora. Kegiatan kemudian ditutup dengan istighasah dan doa bersama yang dipimpin oleh Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AUPK), Miftahul Huda, M.Pd, Ph.D., memohon keberkahan dan kesuksesan bagi seluruh lulusan dalam menapaki fase kehidupan selanjutnya.
Yudisium dan Pelepasan Mahasiswa Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 menjadi momentum penting yang menegaskan peran Fakultas Humaniora sebagai rumah tumbuh mahasiswa. Melalui proses pendidikan yang mengintegrasikan penguatan akademik, karakter, dan kompetensi profesional, Humaniora terus berkomitmen melahirkan lulusan yang unggul, adaptif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, serta komunitas global. [unr/Infopub]





