MIU Login

Muliakan Pejuang Al-Quran di Akar Rumput, IKAFAHUMA Salurkan Apresiasi untuk Guru Ngaji

HUMANIORA – (9/3/2026) Ikatan Alumni Fakultas Humaniora (IKAFAHUMA) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menorehkan jejak pengabdian nyata melalui program sosial bertajuk “Ramadan Berkah: IKAFAHUMA Berbagi”. Pada Jumat (6/3/2026), rombongan pengurus alumni melakukan perjalanan menyambangi RTQ Mambaul Karomah yang terletak di Desa Brongkal, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang.

Baca juga:

Kunjungan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan sebuah misi untuk memberikan penghormatan kepada para guru ngaji yang selama ini menjadi “urat nadi” pendidikan Islam di pelosok desa. Sebanyak 21 guru ngaji yang penuh dedikasi hadir dalam pertemuan khidmat tersebut untuk menerima apresiasi atas ketulusan mereka membimbing generasi muda di tengah keterbatasan.

Kegiatan ini terasa semakin istimewa karena RTQ Mambaul Karomah dikelola oleh sosok yang akrab bagi keluarga besar Humaniora, yakni Aan Yuhaniz, alumni Program Studi Sastra Inggris angkatan 2003, bersama suaminya, Ustadz Afif Ma’mun. Momentum ini pun bertransformasi menjadi ajang “pulang kampung” bagi para pengurus IKAFAHUMA untuk merangkul kembali rekan sejawat yang telah berkhidmat langsung di tengah masyarakat.

Ketua IKAFAHUMA, Gus Helmi Nawali, dalam sambutannya menekankan bahwa guru ngaji adalah sosok pejuang yang sering kali luput dari pandangan publik di tengah gebyar syiar Ramadan yang serba formal.

“Kegiatan pembelajaran Al-Qur’an di mushola dan masjid kampung adalah pilar utama Islam. Para guru ngaji ini adalah pejuang yang mewakafkan dirinya tanpa mengharap panggung. Kehadiran IKAFAHUMA hari ini adalah bukti bahwa alumni Humaniora tidak pernah lupa pada pilar pendidikan keagamaan di tingkat paling bawah,” tegas Gus Helmi, yang juga pengasuh Pondok Pesantren Annur 2 Malang ini.

Dekan Fakultas Humaniora, Prof. Dr. M. Faisol, M.Ag., yang hadir langsung memberikan dukungan moril, menyampaikan kebanggaannya atas inisiatif alumni. Beliau menilai bahwa gerakan ini merupakan representasi dari nilai-nilai kemanusiaan dan keislaman yang selama ini diajarkan di bangku kuliah.

“Ini bukan sekadar bantuan sosial, melainkan investasi pahala jangka panjang dalam menguatkan fondasi pendidikan keagamaan. Saya sangat bangga melihat alumni kita saling bahu-membahu dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Ini memperkuat peran strategis IKAFAHUMA sebagai mitra fakultas dalam berbagai gerakan sosial di masa depan,” tutur Prof. Faisol.

Selaku tuan rumah, Ustadz Afif Ma’mun mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kepedulian IKAFAHUMA. Ia berharap silaturahmi ini tidak berhenti di sini, melainkan menjadi awal dari kolaborasi yang lebih luas antara praktisi pendidikan di desa dengan kalangan akademisi kampus.

“Terima kasih IKAFAHUMA telah hadir menyapa kami. Semoga dedikasi ini dibalas dengan kebaikan yang berlipat dan IKAFAHUMA dapat terus menjadi inspirasi bagi gerakan pengabdian lainnya,” harap Ustadz Afif.

Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Gus Helmi Nawali. Suasana syahdu menyelimuti ruangan saat doa dipanjatkan, mengiringi senyum para guru ngaji yang kini merasa lebih dihargai atas perjuangan “sunyi” mereka. Melalui program ini, IKAFAHUMA mengajak seluruh masyarakat untuk kembali menengok dan memuliakan para penjaga cahaya Al-Qur’an di lingkungan sekitar mereka. [al/Infopub]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait