
HUMANIORA – (2/9/2026) Ada perjalanan yang tidak pernah direncanakan secara matang, tetapi justru menjadi salah satu pengalaman paling berharga dalam hidup. Bagi saya, perjalanan ke Thailand melalui program I-SMASH Humaniora adalah salah satunya. Perjalanan ini bukan sekadar perpindahan dari satu negara ke negara lain, melainkan sebuah proses belajar yang mempertemukan
HUMANIORA – (1/9/2026) Keramahan menjadi bagian penting dalam pelayanan, tetapi dunia profesional menuntut lebih dari sekadar senyum dan tutur kata yang baik. Kemampuan berkomunikasi, memahami kebutuhan pelanggan, menangani keluhan, menyelesaikan konflik, hingga menjaga etika profesi merupakan kompetensi yang harus dapat dibuktikan. Tahap inilah yang dijalani mahasiswa Fakultas Humaniora UIN Maulana
HUMANIORA – (1/9/2026) Manuskrip pesantren tidak sekadar menjadi peninggalan masa lalu, tetapi merupakan rekaman kehidupan intelektual, tradisi keilmuan, dan proses pembentukan jati diri Islam Nusantara. Perspektif tersebut disampaikan Prof. Dr. M. Faisol Fatawi, M. Ag. dalam Seminar Turots Internasional bertajuk “Khidmah Turots & Keberlangsungan Estafet Keilmuan Ulama Nusantara” yang berlangsung
Ketika mendengar kata laboratorium, sebagian besar orang langsung membayangkan ruangan penuh tabung reaksi, mikroskop, atau berbagai peralatan sains. Gambaran tersebut memang tidak salah, tetapi laboratorium tidak selalu identik dengan ilmu-ilmu eksakta. Baca juga: Di Fakultas Humaniora, laboratorium memiliki wajah yang berbeda. Ia bukan sekadar ruang yang dipenuhi perangkat belajar, melainkan
HUMANIORA – (31/8/2026) Setelah mendapatkan pembekalan tentang strategi pemasaran digital, 11 mahasiswa Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang memasuki tahap berikutnya membuktikan kompetensi yang telah mereka pelajari melalui uji kompetensi Digital Marketing, Kamis (27/8/2026). Pada tahap asesmen ini, Khusnul Chotimah bertindak sebagai asesor yang menilai kemampuan peserta berdasarkan standar
Memilih program studi adalah salah satu keputusan penting yang akan menentukan arah perjalanan seseorang di masa depan. Di tengah derasnya perkembangan teknologi, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), dan perubahan dunia kerja yang berlangsung begitu cepat, banyak calon mahasiswa mulai bertanya: apakah ilmu bahasa dan humaniora masih relevan? Jawabannya bukan hanya relevan,
HUMANIORA – (28/8/2026) Kemampuan digital saat ini tidak lagi cukup diukur dari kecakapan membuat konten atau mengoperasikan media sosial. Di balik sebuah kampanye digital yang efektif terdapat kemampuan membaca pasar, menentukan target audiens, membangun posisi produk, menciptakan nilai, hingga memilih strategi pemasaran yang tepat. Kompetensi inilah yang diperkuat Fakultas Humaniora
HUMANIORA – (27/8/2026) Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang terus memperkuat kesiapan mahasiswa menghadapi dunia kerja melalui pengembangan kompetensi profesional yang melengkapi kemampuan akademik. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui pelatihan Service Excellence atau Pelayanan Prima yang diikuti 11 mahasiswa Fakultas Humaniora secara daring melalui Zoom Meeting, Rabu (26/8/2026).
Tidak banyak teknologi yang mampu mengubah kehidupan manusia secepat kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Dalam beberapa tahun terakhir, AI telah masuk ke hampir setiap aspek kehidupan. Kita menggunakannya untuk mencari informasi, menerjemahkan bahasa, membuat presentasi, menulis laporan, mengedit gambar, bahkan membantu mengambil keputusan dalam dunia bisnis. Baca juga: Perubahan