Oleh: Ashif Azril
Peringatan Hari Kartini 21 April 2026 menjadi momen yang pas untuk kita mengingat lagi perjuangan Kartini dahulu kala. jika zaman dulu Kartini menyampaikan pemikirannya lewat surat, sekarang perempuan punya cara yang jauh lebih mudah dan cepat, yaitu lewat media sosial. Bisa dibilang, media sosial sekarang menjadi “tempat curhat sekaligus tempat bersuara” bagi banyak perempuan.
Read too:
- Humaniora UIN Malang Raih Apresiasi Internasional dari YOU-I Japan
- Disparbud Datangi Fakultas Humaniora, Perkuat Kerja Sama Pelestarian Manuskrip Nusantara
Sekarang banyak perempuan yang berani speak up tentang berbagai hal, mulai dari pendidikan, kesetaraan, sampai pengalaman pribadi mereka. Lewat postingan, video, atau thread, mereka kerap berbagi cerita dan sambil mengajak orang lain untuk lebih peduli. Hal-hal kecil yang diunggah ternyata bisa berdampak besar, apalagi jika sampai viral.
Tapi di balik itu semua, ternyata masih ada juga tantangannya. Tidak sedikit perempuan yang masih mendapat komentar negatif atau bahkan direndahkan di media sosial. Jadi, pada intinya semangat Kartini di zaman sekarang bukan hanya tentang berani bicara, tetapi juga bagaimana kita bisa saling mensupport dan menghidupkan lingkungan digital yang lebih aman dan nyaman.
Lewat peringatan Hari Kartini tahun ini, semoga kita semua, khususnya generasi muda, bisa terus melanjutkan semangat Kartini dengan cara kita sendiri. Dari yang dulu lewat surat, sekarang lewat media sosial, yang terpenting pesannya tetap sama: berani bersuara dan membawa perubahan bagi bangsa dan negara.





