MIU Login

Humaniora dan PTIPD Perkuat Sinergi, Bangun Website sebagai Pusat Reputasi Digital Institusi

HUMANIORA – (7/8/2026) Di era transformasi digital, website perguruan tinggi tidak lagi sekadar menjadi ruang publikasi berita, melainkan telah berkembang menjadi wajah institusi yang merepresentasikan kualitas akademik, tata kelola, rekam jejak ilmiah, hingga reputasi di mata publik global. Berangkat dari kesadaran tersebut, Unit Media dan Informasi Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar Sharing Session bersama Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (PTIPD), Kamis (6/8/2026), sebagai langkah strategis memperkuat pengelolaan website fakultas menuju ekosistem digital yang lebih terintegrasi, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan pengguna.

Read too:

Kegiatan yang berlangsung di Meeting Room Lantai 1 Faculty of Humanities, Kampus III UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, menghadirkan Ketua PTIPD Abid Yusron, S.Kom., CAHRM., MCE., didampingi Muhammad Aufa Sidiq, S.Kom. dari Divisi Software dan Dimas Aditya, S.Kom. dari Divisi Network. Dari Faculty of Humanities hadir Ketua Unit Media dan Informasi Khafid Roziki, M.Pd., bersama Taaib Maghfur, M.Pd., Sofan Effendy, M.M., serta tim Infopub yang melibatkan mahasiswa sebagai bagian dari penguatan kapasitas media digital fakultas.

Foto : Ketua PTIPD Abid Yusron, S.Kom., CAHRM., MCE., menegaskan bahwa website fakultas merupakan bagian penting dari ekosistem digital universitas

Berbeda dengan forum koordinasi yang bersifat teknis, pertemuan ini dikemas sebagai ruang dialog terbuka untuk mempertemukan perspektif pengelola teknologi informasi dengan pengelola konten. Diskusi berkembang mulai dari infrastruktur digital, keamanan sistem, integrasi layanan, hingga strategi menghadirkan website yang mampu menjadi pusat informasi resmi sekaligus instrumen penguatan reputasi akademik Faculty of Humanities.

Ketua PTIPD UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Abid Yusron, menegaskan bahwa website fakultas merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari ekosistem digital universitas. Karena itu, pengembangannya harus memperhatikan keseimbangan antara teknologi, kualitas informasi, keamanan sistem, dan pengalaman pengguna.

“Website fakultas merupakan bagian penting dari ekosistem digital universitas. Pengembangannya bukan hanya memperhatikan tampilan, tetapi juga harus didukung oleh sistem yang stabil, aman, mudah diakses, serta terintegrasi dengan berbagai layanan digital universitas,” ujarnya.

Foto : Ketua Unit Media dan Informasi Humaniora, Khafid Roziki, M.Pd., menegaskan bahwa pengelolaan website harus dilakukan secara serius, terarah, dan berkelanjutan

Menurut Abid, website bukan sekadar etalase informasi, tetapi menjadi representasi kualitas tata kelola sebuah institusi. Kepercayaan publik terhadap perguruan tinggi dibangun melalui informasi yang akurat, mutakhir, mudah diakses, dan tersaji secara profesional. Oleh karena itu, penguatan website membutuhkan sinergi yang erat antara pengelola konten di tingkat fakultas dengan PTIPD sebagai pengembang infrastruktur teknologi universitas.

Ia mengapresiasi komitmen Faculty of Humanities yang terus berupaya mengembangkan website sebagai etalase digital yang menampilkan dinamika akademik, prestasi sivitas, publikasi ilmiah, hingga berbagai inovasi kelembagaan.
“Kami menyambut baik komitmen Fakultas Humaniora dalam mengoptimalkan website sebagai etalase digital institusi. Melalui koordinasi seperti ini, kebutuhan teknis dapat dipetakan secara lebih tepat, sementara PTIPD dapat memberikan pendampingan sesuai arah pengembangan teknologi universitas,” jelasnya.

Abid menambahkan bahwa komunikasi yang intensif antara PTIPD dan pengelola website fakultas menjadi kunci dalam membangun sistem digital yang mampu berkembang secara berkelanjutan. Menurutnya, penguatan website harus dipandang sebagai investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas layanan sekaligus memperkuat identitas digital universitas.

Foto : Tim Infopub Humaniora, Taaib Maghfur, M.Pd. dan Sofan Effendy, M.M., dalam forum diskusi bersama PTIPD

Sementara itu, Ketua Unit Media dan Informasi Fakultas Humaniora, Khafid Roziki, M.Pd., menilai bahwa pengelolaan website telah menjadi bagian penting dari strategi komunikasi kelembagaan. Website bukan hanya ruang penyimpanan informasi, tetapi juga pusat dokumentasi seluruh capaian akademik yang dimiliki fakultas.

“Kami ingin membangun kesamaan pandangan bahwa website merupakan pusat informasi resmi sekaligus wajah digital Faculty of Humanities. Karena itu, pengelolaannya harus dilakukan secara serius, terarah, dan berkelanjutan agar mampu merepresentasikan kualitas institusi secara utuh,” kata Khafid.

Menurutnya, website Faculty of Humanities melayani beragam pemangku kepentingan, mulai dari mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, calon mahasiswa, orang tua, alumni, mitra kerja sama, hingga masyarakat luas. Seluruh kelompok tersebut membutuhkan informasi yang mudah ditemukan, terpercaya, dan selalu diperbarui.

Foto : Tim Infopub mahasiswa juga menjadi bagian dari penguatan kapasitas tim media di Humaniora

Khafid menambahkan bahwa website juga memiliki fungsi strategis sebagai repositori rekam jejak institusi. Berbagai informasi mengenai kurikulum, profil program studi, publikasi ilmiah, prestasi mahasiswa, penelitian dosen, pengabdian kepada masyarakat, kerja sama internasional, hingga kiprah alumni perlu disajikan secara sistematis agar mudah diakses oleh publik.

“Banyak aktivitas akademik, hasil penelitian, prestasi mahasiswa, dan kontribusi sosial yang dihasilkan sivitas akademika. Tantangannya adalah bagaimana seluruh capaian tersebut terdokumentasi dengan baik, dikemas sesuai standar jurnalistik, dan mudah ditemukan masyarakat. Di situlah website memiliki peran yang sangat strategis,” tuturnya.

Diskusi kemudian berkembang pada penguatan ekosistem digital universitas. Salah satu pembahasan penting adalah integrasi berbagai layanan digital seperti SIAPA, SIUJI, Silado, SiMantaps, hingga e-Tamu ke dalam pengembangan Maliki Integrated University (MIU). Melalui konsep MIU Gate, seluruh layanan diarahkan terhubung dalam satu gerbang berbasis Single Sign-On, sehingga sivitas akademika dapat mengakses berbagai layanan secara lebih mudah, cepat, dan aman.

Selain aspek integrasi, keamanan digital juga menjadi perhatian utama. PTIPD menekankan pentingnya penerapan standar keamanan sistem, pengelolaan akun administrator yang lebih baik, serta peningkatan kesadaran terhadap ancaman siber seperti penyalahgunaan akun, malware, pencurian data, hingga peretasan tampilan website. Penguatan keamanan dipandang sebagai prasyarat untuk menjaga kredibilitas institusi di ruang digital.

Bagi Faculty of Humanities, hasil diskusi ini menjadi pijakan dalam menyusun langkah-langkah pengembangan website secara lebih komprehensif. Evaluasi tidak hanya diarahkan pada peningkatan jumlah publikasi, tetapi juga pada kualitas konten, konsistensi identitas visual, kemudahan navigasi, optimasi mesin pencari (SEO), aksesibilitas informasi, serta pengalaman pengguna.

Lebih dari itu, pelibatan mahasiswa dalam Unit Media dan Informasi menunjukkan bahwa transformasi digital di Faculty of Humanities tidak hanya berorientasi pada pengembangan teknologi, tetapi juga pembangunan sumber daya manusia. Mahasiswa diberikan ruang untuk belajar praktik jurnalistik, pengelolaan media digital, keamanan informasi, hingga komunikasi kelembagaan sebagai bekal menghadapi dunia kerja yang semakin terdigitalisasi.

Melalui sinergi antara Faculty of Humanities dan PTIPD, pengembangan website diharapkan tidak hanya menghasilkan platform informasi yang lebih modern, tetapi juga memperkuat tata kelola digital universitas secara menyeluruh. Kolaborasi ini menjadi bagian dari langkah strategis UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dalam membangun Smart Islamic University yang inovatif, berbasis data, dan bereputasi global, dengan website sebagai salah satu wajah utama yang merepresentasikan kualitas akademik, budaya ilmiah, serta kontribusi nyata institusi kepada masyarakat. [sof/Infopub]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait