HUMANIORA – (17/4/2025) Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang terus memperkuat transformasi layanan melalui pengembangan sistem berbasis digital. Komitmen ini diwujudkan melalui kegiatan sharing session bersama tenaga kependidikan yang digelar di ruang meeting lantai 1, dengan fokus pada optimalisasi pelayanan digital sekaligus persiapan migrasi ke Kampus 3 UIN Malang di Batu.
Read too:
- Perkuat Akuntabilitas dan Kualitas Tata Kelola, Humaniora Gelar Sharing Session IKU Bersama Tendik
- Prodi BSA UIN Malang Raih Skor Tertinggi SINTA 3Yr, Ungguli PTKIN dan PTN se-Indonesia
Kegiatan ini dihadiri oleh Dekan Fakultas Humaniora, Prof. Dr. M. Faisol, Wakil Dekan Bidang AUPK Miftahul Huda, Ph.D., Kepala Bagian Tata Usaha Triasih Esti Nugraheni, S.E., M.M., serta seluruh tenaga kependidikan di lingkungan fakultas. Forum ini menjadi ruang strategis untuk menyamakan persepsi sekaligus meningkatkan kapasitas dalam memberikan layanan administrasi yang efektif, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan mahasiswa.

Dalam arahannya, Dekan Fakultas Humaniora menegaskan bahwa kualitas pelayanan harus terus ditingkatkan karena mahasiswa merupakan “pelanggan utama” dalam ekosistem perguruan tinggi. Pelayanan prima, menurutnya, menjadi kunci dalam menciptakan pengalaman belajar yang nyaman, meningkatkan kepuasan mahasiswa, serta memperkuat reputasi institusi di tengah persaingan global.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya efisiensi dalam layanan akademik dan administrasi. Perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk memastikan seluruh kebutuhan mahasiswa—mulai dari pengurusan surat, pendaftaran ujian, hingga proses kelulusan—dapat diakses secara mudah, cepat, dan transparan melalui sistem yang terintegrasi.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, Fakultas Humaniora telah mengembangkan berbagai inovasi layanan digital, di antaranya SIAPA, SIUJI, e-Tamu, Silado, dan SiMantaps. Kehadiran platform ini menjadi langkah konkret dalam menciptakan sistem administrasi yang lebih tertata, terdokumentasi, dan mudah diakses oleh seluruh civitas akademika.

Untuk memperkuat implementasi teknis, kegiatan ini juga menghadirkan Abunawas, ahli pengembangan aplikasi dari Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (PTIPD) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang sekaligus pengembang aplikasi SIAPA. Dalam sesi pemaparannya, ia menjelaskan berbagai fitur utama SIAPA, mulai dari manajemen arsip digital, pencatatan persuratan otomatis, hingga sistem pelacakan dokumen yang memudahkan koordinasi antarunit.
Tidak hanya bersifat teoritis, sharing session ini juga diisi dengan praktik langsung melalui simulasi penggunaan sistem. Para tenaga kependidikan aktif berdiskusi dan mencoba fitur-fitur yang tersedia guna memastikan implementasi layanan digital dapat berjalan optimal dalam aktivitas administrasi sehari-hari.
Melalui kegiatan ini, Fakultas Humaniora menegaskan komitmennya dalam menghadirkan layanan berbasis digital yang profesional, adaptif, dan berkelanjutan, sebagai bagian dari upaya membangun tata kelola institusi yang modern dan berorientasi pada kebutuhan stakeholder. [al/Infopub]





