MIU Login

Tunjukkan Kreativitas di Bidang Broadcasting, Mahasiswa Humaniora Raih Juara 2 Voice Over Nasional

HUMANIORA – (9/6/2026) Kembali lagi, mahasiswa Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menunjukkan kreativitas dan daya saingnya di bidang broadcasting dan industri kreatif. Kali ini, prestasi membanggakan diraih oleh M. Mufti Akmal, mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Arab semester 6, yang berhasil meraih Juara 2 dalam ajang Online Voice Over Competition tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Radio MAS FM Kota Malang.

Baca juga:

Kompetisi tersebut diikuti sekitar 90 peserta dari berbagai daerah di Indonesia dan berlangsung sejak 17 Maret hingga 28 April 2026. Sementara itu, pengumuman pemenang dilaksanakan pada 30 April 2026. Ajang ini menjadi wadah bagi peserta untuk menunjukkan kemampuan olah vokal, penghayatan suara, hingga kreativitas dalam membangun karakter audio pada berbagai kebutuhan broadcasting seperti podcast, narasi, hingga dubbing.

Keberhasilan Mufti Akmal menjadi bukti bahwa mahasiswa Humaniora tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan kebahasaan, tetapi juga mampu berkembang di sektor industri kreatif yang menuntut kemampuan komunikasi, ekspresi, dan kreativitas tinggi. Dalam dunia voice over, kemampuan pengolahan suara, pelafalan, intonasi, serta penghayatan emosi menjadi aspek penting yang menentukan kualitas penyampaian pesan kepada audiens.

Mufti mengaku tidak menyangka dapat meraih posisi juara di tengah banyaknya peserta profesional yang turut berkompetisi dalam kategori umum. Meski sempat merasa minder, pengalaman tersebut justru menjadi ruang pembelajaran yang memperkuat rasa percaya dirinya.

“Alhamdulillah, masih nggak nyangka bisa jadi Juara 2 karena pesertanya banyak dan beberapa sudah profesional di bidang voice over. Tapi dari lomba ini saya belajar bahwa hal kecil yang kita tekuni dengan serius ternyata bisa membawa hasil yang tidak disangka-sangka,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan bahwa kemenangan dalam sebuah kompetisi bukan semata tentang trofi atau gelar juara, melainkan keberanian untuk mencoba, berkembang, dan terus meningkatkan kemampuan diri. Menurutnya, pengalaman selama mengikuti lomba telah memberinya banyak pelajaran baru sekaligus memperluas relasi di dunia broadcasting dan voice over.

“Menang bukan cuma soal piala, tapi tentang berani mencoba dan terus berkembang. Saya bersyukur masih diberi kesempatan untuk belajar, berkarya, dan bertemu banyak orang hebat di dunia voice over,” tambahnya.

Bagi mahasiswa Bahasa dan Sastra Arab, kemampuan voice over juga memiliki keterkaitan erat dengan keterampilan kebahasaan. Proses pengolahan suara dalam voice over membantu melatih pelafalan, pengaturan intonasi, artikulasi, hingga penghayatan makna bahasa agar pesan dapat tersampaikan secara efektif kepada pendengar. Selain itu, bidang ini juga menjadi ruang pengembangan soft skill dan kreativitas mahasiswa di era industri digital dan media kreatif yang terus berkembang.

Prestasi yang diraih M. Mufti Akmal sekaligus memperlihatkan bahwa mahasiswa Humaniora mampu beradaptasi dengan perkembangan industri kreatif modern tanpa meninggalkan kekuatan akademik dan kebahasaan yang dimiliki. Fakultas Humaniora pun terus mendorong mahasiswanya untuk aktif mengembangkan potensi diri melalui berbagai kompetisi, karya kreatif, dan ruang aktualisasi di tingkat nasional maupun internasional. [bila/Infopub]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait