MIU Login

Tiga Delegasi Humaniora Tampil di Nasyid Religi Dies Maulidiyah ke-65 UIN Malang, Solo dan Duet Raih Juara

HUMANIORA – (5/10/2026) Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali mengambil bagian aktif dalam menyemarakkan Dies Maulidiyah ke-65 dan Lustrum XIII UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Kali ini, Humaniora mengirimkan tiga delegasi untuk mewakili fakultas dalam Lomba Nasyid Religi yang digelar pada Kamis, 1 Oktober 2026, sebagai salah satu cabang seni dalam rangkaian perayaan hari lahir universitas.

Baca juga:

Partisipasi tersebut berbuah dua capaian. Delegasi duet yang diwakili Sri Muniroch, M.Hum. dan Qarina Vitri Aulia berhasil meraih Juara III, sementara Catrina Syachviendra Alziqmah yang tampil pada kategori solo memperoleh Juara Harapan I.

Selain keduanya, Humaniora juga mengirimkan delegasi vokal grup yang beranggotakan Abdul Muntaqim Al Anshory, dosen Fakultas Humaniora, bersama dua mahasiswa, Muhammad Rifqi Sultan dan Alfan Jamil Azis. Dengan demikian, tiga format penampilan—solo, duet, dan vokal grup—turut membawa nama Fakultas Humaniora dalam kompetisi nasyid tahun ini.

Foto: Delegasi duet yang diwakili Sri Muniroch, M.Hum. (Dosen) dan Qarina Vitri Aulia (Mahasiswa)

Koordinator delegasi Lomba Seni Fakultas Humaniora, Prof. Dr. Rohmani Nur Indah, M.Pd., mengapresiasi keterlibatan sivitas akademika yang bersedia membawa nama fakultas dalam kompetisi tersebut. Menurutnya, keikutsertaan dalam lomba nasyid tidak semata-mata diarahkan pada capaian juara, tetapi juga menjadi bagian dari kontribusi Humaniora dalam menyemarakkan Dies Maulidiyah ke-65.

“Alhamdulillah, dari tiga delegasi yang mewakili Humaniora, kategori duet dan solo berhasil memperoleh juara. Namun, yang tidak kalah penting adalah semangat dosen dan mahasiswa untuk tampil, berkolaborasi, dan bersama-sama membawa nama Humaniora dalam momentum Dies Maulidiyah ke-65,” ungkap Prof. Indah.

Keterlibatan tersebut menjadi bagian dari partisipasi Fakultas Humaniora dalam memeriahkan rangkaian Dies Maulidiyah ke-65. Tidak hanya hadir dalam agenda akademik maupun olahraga, sivitas akademika Fakultas Humaniora juga mengambil ruang dalam bidang seni sebagai salah satu ekspresi kreativitas dan kebersamaan di lingkungan universitas.

Cabang seni yang dipertandingkan dalam rangkaian Dies Maulidiyah tahun ini meliputi Nasyid Religi, Maliki Got Talent, Musik Band, dan Busana Daerah. Beragam cabang tersebut memberikan ruang bagi sivitas akademika untuk menunjukkan kemampuan di luar aktivitas akademik sekaligus membangun interaksi antarfakultas dalam suasana kompetisi yang sehat.

Foto: Delegasi vokal grup yang beranggotakan Abdul Muntaqim Al Anshory (Dosen), Muhammad Rifqi Sultan (Mahasiswa) dan Alfan Jamil Azis (Mahasiswa)

Pada Lomba Nasyid Religi, Humaniora memilih menghadirkan delegasi dengan komposisi yang beragam. Kehadiran dosen dan mahasiswa dalam satu kontingen menunjukkan bahwa partisipasi fakultas tidak bertumpu pada satu unsur sivitas saja. Ruang seni justru menjadi titik temu bagi keduanya untuk bersama-sama membawa identitas Humaniora di tingkat universitas.

Kolaborasi tersebut terlihat kuat pada delegasi vokal grup yang mempertemukan dosen dan mahasiswa dalam satu penampilan. Meski tidak seluruh delegasi membawa pulang gelar juara, keterlibatan ketiga kategori tetap memiliki arti penting sebagai representasi partisipasi aktif fakultas dalam perayaan universitas.

Sementara itu, capaian Sri Muniroch dan Qarina Vitri Aulia pada kategori duet serta Catrina Syachviendra Alziqmah pada kategori solo menjadi hasil konkret dari keterlibatan tersebut. Juara III dan Juara Harapan I menambah catatan prestasi Humaniora selama rangkaian Dies Maulidiyah ke-65 dan Lustrum XIII.

Prestasi ini juga melengkapi partisipasi Humaniora pada berbagai agenda Dies Maulidiyah. Sebelumnya, fakultas turut mengirimkan kontingen kolaboratif dari unsur dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa dalam sejumlah cabang olahraga. Kehadiran dalam cabang seni semakin memperlihatkan bahwa peringatan hari lahir universitas menjadi ruang bersama bagi sivitas Humaniora untuk berpartisipasi melalui beragam potensi.

Bagi Fakultas Humaniora, keterlibatan dalam kegiatan seni memiliki nilai yang lebih luas daripada hasil kompetisi. Seni menjadi ruang untuk mengembangkan kreativitas, keberanian tampil, kerja sama, dan apresiasi terhadap kemampuan sesama sivitas akademika. Dalam konteks kehidupan kampus, pengalaman semacam ini turut memperkaya dinamika akademik yang tidak hanya bertumpu pada aktivitas di ruang kelas.

Foto: Tim Nasyid bersama dengan Wakil Dekan III (Dr. Galuh Nur Rohmah, M.Pd.) dan Koordinator Seni Dies Maulidiyah (Prof. Dr. Rohmani Nur Indah, M.Pd.) Fakultas Humaniora di depan stand Expo Fakultas

Nasyid religi juga memiliki karakter tersendiri karena mempertemukan ekspresi musikal dengan pesan-pesan religius. Kehadirannya dalam rangkaian Dies Maulidiyah memberikan warna pada perayaan universitas yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga memberi ruang bagi ekspresi seni yang dekat dengan karakter institusi.

Partisipasi tiga delegasi Fakultas Humaniora sekaligus memperlihatkan semangat untuk hadir dan berkontribusi dalam momentum bersama universitas. Prestasi menjadi apresiasi atas proses yang telah dijalani, sementara kebersamaan dan keterlibatan sivitas menjadi nilai yang tetap dibawa setelah kompetisi selesai.

Melalui capaian Juara III kategori duet dan Juara Harapan I kategori solo, Fakultas Humaniora menambah warna prestasi dalam Dies Maulidiyah ke-65. Lebih dari itu, kehadiran tiga delegasi pada Lomba Nasyid Religi menjadi bagian dari semangat Humaniora untuk ikut merayakan 65 tahun perjalanan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang melalui kolaborasi, kreativitas, dan partisipasi aktif sivitas akademika. [unr/Infopub]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait