MIU Login

Tembus Jurnal Scopus Q2, Skripsi Mahasiswa BSA UIN Malang Rekam Jejak Subaltern dalam Sastra Arab

HUMANIORA – (1/4/2026) Sebuah prestasi membanggakan kembali diukir oleh civitas akademika Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Produk skripsi mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Arab (BSA) resmi menembus publikasi internasional padaJurnal Dirasat: Human and Social Sciences. Jurnal tersebut merupakan jurnal bereputasi yang terindeks Scopus Q2 dengan nilai SCImago Journal Rank (SJR) sebesar 0.133.

Baca juga:

Artikel yang berangkat dari riset tugas akhir ini berjudul “Subalternization in Arabic Novel: A Case Study of Indian Tribes in Samih Masoed’s Hoshalaja”. Karya ini ditulis oleh Nushrotun Nida bersama Dr. Abdul Basid, dengan kolaborasi lintas institusi yang melibatkan Rahmat Mulya Nugraha, Mohammad Ridwan, Nurohman, dan Yulianti dari STIABI Riyadul ‘Ulum, Tasikmalaya.

Secara substansi, riset ini melakukan pembedahan mendalam terhadap novel Hoshelaja karya Samih Masoed melalui kacamata teori poskolonial Gayatri Spivak. Penelitian ini berfokus pada fenomena subalternization atau proses peminggiran yang dialami oleh suku Indian sebagai kelompok marginal di Amerika yang digambarkan dalam narasi sastra Arab.

Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, Nushrotun Nida dan tim menganalisis karakter, dialog, dan narasi untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk penindasan sistemik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa marginalisasi terhadap suku Indian tidak hanya terjadi melalui penindasan fisik, tetapi bermanifestasi dalam tiga bentuk utama: Diskriminasi: Munculnya praktik seksisme dan rasisme, Transformasi: Terjadinya kolonialisme budaya dan akuisisi perdagangan yang merugikan, dan Distribusi: Ketimpangan dalam pengelolaan sumber daya manusia.

Studi ini menyimpulkan bahwa sistem politik, perdagangan, pendidikan, dan budaya merupakan instrumen efektif dalam membungkam suara kelompok subaltern. Temuan ini memberikan wawasan baru bahwa mekanisme marginalisasi yang dialami suku Indian di Amerika memiliki dinamika paralel yang relevan untuk dieksplorasi lebih jauh dalam konteks karya sastra Arab lainnya.

Keberhasilan ini disambut syukur oleh Ketua Program Studi BSA, Dr. Abdul Basid, S.S., M.Pd. Ia menekankan bahwa pencapaian ini merupakan buah dari ketekunan dan kesabaran akademik yang luar biasa, mengingat ketatnya proses seleksi di jurnal internasional bereputasi.

“Alhamdulillah, karya mahasiswa BSA bisa tembus jurnal Scopus Q2. Prosesnya membutuhkan waktu yang sangat lama, mulai dari review hingga publikasi. Setelah dinyatakan diterima (accepted), kami masih harus menunggu waktu sekitar 15 bulan hingga benar-benar terbit. Secara total, butuh waktu hampir 2 tahun sejak proses submit pertama kali,” ungkap Dr. Abdul Basid.

Pencapaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan personal bagi penulis, tetapi juga menjadi bukti nyata kualitas riset mahasiswa Fakultas Humaniora yang mampu bersaing di level global. Keberhasilan Nushrotun Nida diharapkan menjadi pemantik semangat bagi mahasiswa lain untuk mengonversi skripsi mereka menjadi produk ilmiah berkualitas yang diakui secara internasional. [al/Infopub]

Artikel bisa diakses melalui tautan berikut: https://dsr.ju.edu.jo/djournals/index.php/Hum/article/view/9722

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait