MIU Login

Humaniora UIN Malang Tingkatkan Daya Saing Global melalui Kerja Sama dengan ILILM

HUMANIORA – (31/7/2026) Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali mempertegas komitmennya dalam memperluas jejaring akademik internasional. Langkah strategis tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan International League of Islamic Literature Malaysia (ILILM) yang berlangsung di Singapore Room, Hotel Luxton Cirebon, Kamis (23/7/2026). Kesepakatan ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat internasionalisasi fakultas melalui kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, publikasi ilmiah, serta pertukaran akademik lintas negara.

Baca Juga:

Penandatanganan kerja sama dilakukan langsung oleh Dekan Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. M. Faisol, didampingi Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama, Dr. Galuh Nur Rohmah, M.Pd., M.Ed. Sementara dari pihak ILILM diwakili oleh Assoc. Prof. Dr. Elsayed Mohamed Salem Salem Elawadi, selaku Deputy Chairman.

Foto : Penandatanganan MoU Fakultas Humaniora bersama International League of Islamic Literature Malaysia

Kerja sama tersebut dilaksanakan di sela-sela penyelenggaraan ADIA International Conference 2026, yang mempertemukan akademisi dan pemimpin fakultas humaniora dari berbagai perguruan tinggi. Momentum ini dimanfaatkan Fakultas Humaniora untuk memperluas jaringan kemitraan internasional sekaligus membuka peluang kolaborasi akademik yang lebih luas.

Dekan Fakultas Humaniora, Prof. Dr. M. Faisol, menilai bahwa internasionalisasi merupakan salah satu strategi penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi. Menurutnya, tantangan pengembangan ilmu bahasa, sastra, dan humaniora di era transformasi digital tidak dapat dijawab secara individual, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas negara yang saling memperkaya perspektif keilmuan.

Melalui kemitraan ini, Fakultas Humaniora berharap dapat membangun ekosistem akademik yang lebih terbuka terhadap pertukaran gagasan, inovasi penelitian, dan pengembangan kurikulum yang relevan dengan perkembangan global. Kolaborasi internasional juga diharapkan mampu memperkuat posisi Fakultas Humaniora sebagai pusat pengembangan ilmu bahasa, sastra, budaya, dan humaniora yang memiliki daya saing di tingkat internasional.

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Dr. Galuh Nur Rohmah, menegaskan bahwa kerja sama internasional merupakan investasi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas institusi sekaligus memperluas kesempatan dosen dan mahasiswa untuk berkiprah di forum global.

“Kerja sama ini bukan sekadar penandatanganan dokumen, tetapi merupakan komitmen bersama untuk membangun kolaborasi yang berkelanjutan. Kami berharap berbagai program yang telah disepakati dapat segera diwujudkan dalam bentuk kegiatan nyata yang memberikan manfaat bagi kedua institusi,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa penguatan jejaring internasional menjadi salah satu prioritas Fakultas Humaniora dalam mendukung visi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang sebagai perguruan tinggi bereputasi internasional. Oleh karena itu, fakultas terus memperluas kemitraan dengan berbagai institusi luar negeri yang memiliki kesamaan visi dalam pengembangan ilmu humaniora dan peradaban Islam.

Senada dengan itu, Wakil Dekan Bidang Akademik, Dr. Halimi, M.Pd., menyampaikan bahwa kemitraan dengan ILILM akan memberikan nilai tambah bagi pengembangan kualitas akademik di Fakultas Humaniora.

Menurutnya, kolaborasi internasional tidak hanya berdampak pada peningkatan reputasi institusi, tetapi juga membuka akses yang lebih luas bagi dosen dan mahasiswa untuk terlibat dalam kegiatan akademik berskala global.

“Melalui kerja sama ini, kami berharap semakin banyak dosen dan mahasiswa Humaniora yang dapat berpartisipasi dalam penelitian bersama, seminar internasional, publikasi ilmiah bereputasi, hingga program pertukaran akademik. Pengalaman internasional seperti ini sangat penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus memperkuat daya saing lulusan,” ungkapnya.

Adapun ruang lingkup kerja sama yang disepakati meliputi penyelenggaraan seminar dan konferensi internasional, penelitian kolaboratif, publikasi ilmiah bersama, pertukaran dosen dan mahasiswa, pengembangan kurikulum, serta berbagai program akademik lain yang mendukung peningkatan kapasitas kelembagaan kedua institusi.

Bagi Fakultas Humaniora, kemitraan dengan ILILM juga menjadi peluang untuk memperkuat kajian bahasa, sastra, dan kebudayaan Islam melalui jejaring akademik internasional. Pertukaran pengalaman dan keahlian diharapkan mampu menghasilkan berbagai inovasi yang relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan serta kebutuhan masyarakat global.

Kerja sama ini sekaligus melengkapi berbagai langkah internasionalisasi yang selama ini dikembangkan Fakultas Humaniora, seperti program International Student Mobility and Academic Sharing (I-SMASH), International Youth-Enhancing Study (I-YES), penguatan publikasi internasional, hingga peningkatan kolaborasi riset dengan berbagai mitra luar negeri.

Melalui penguatan jejaring global tersebut, Fakultas Humaniora terus membangun ekosistem akademik yang terbuka, kolaboratif, dan inovatif. Internasionalisasi tidak lagi dipandang sekadar sebagai peningkatan jumlah kerja sama luar negeri, tetapi sebagai upaya strategis untuk menghadirkan pendidikan berkualitas yang mampu menghasilkan lulusan berwawasan global, memiliki kompetensi lintas budaya, serta siap berkontribusi dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan peradaban dunia. [al/Infopub]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait