HUMANIORA – (10/8/2026) Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Fakultas Humaniora Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang. Tim mahasiswa berhasil meraih Juara pada ajang Business Plan Competition BIGIFEST 2026 yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Bisnis Digital UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan. Capaian tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa Humaniora tidak hanya unggul dalam bidang bahasa dan budaya, tetapi juga mampu menghadirkan gagasan inovatif yang kompetitif dalam pengembangan bisnis berbasis teknologi digital.
Baca juga:
Kompetisi yang mengusung tema “Digital Growth Movement” ini berlangsung pada 2 Agustus 2026 di UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan. Kegiatan tersebut bertujuan mendorong kemajuan, perkembangan, dan adopsi teknologi digital, khususnya dalam mendukung transformasi bisnis dan pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu berkembang secara berkelanjutan.

Tim Fakultas Humaniora terdiri atas Mochammad Muzaky Abdur Rohman (Prodi BSA Semester 6) asal Tulungagung, Muhammad Salman (Prodi BSA Semester 2) asal Pasuruan, dan Zahrotul Ilmi Sholihah (Prodi Sasing Semester 4) asal Gresik. Kolaborasi mahasiswa lintas Prodi Studi tersebut menjadi kekuatan tersendiri dalam menyusun gagasan bisnis yang inovatif sekaligus menunjukkan budaya akademik yang saling mendukung di lingkungan Fakultas Humaniora.
Keberhasilan meraih Juara tersebut menjadi capaian yang semakin bermakna mengingat kompetisi diikuti oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi ternama di Indonesia, antara lain Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Bandung, Universitas Diponegoro, Universitas Padjadjaran, Universitas Jenderal Soedirman, BINUS University, Universitas Muhammadiyah Makassar, Universitas Pendidikan Indonesia, Universitas Sriwijaya, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Universitas Pembangunan Jaya, Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta, Institut Teknologi Sains Bandung, Institut Perbanas Jakarta, Universitas Negeri Malang, serta sejumlah perguruan tinggi lainnya. Persaingan yang ketat tersebut menunjukkan bahwa prestasi yang diraih mahasiswa Fakultas Humaniora merupakan hasil dari kompetensi, kreativitas, dan kemampuan berkolaborasi yang mampu bersaing di tingkat nasional.

Lebih dari sekadar meraih penghargaan, keberhasilan ini mencerminkan semakin luasnya ruang aktualisasi mahasiswa Humaniora. Kompetensi yang dibangun di lingkungan Fakultas Humaniora tidak hanya berorientasi pada penguasaan disiplin ilmu bahasa dan sastra, tetapi juga mendorong lahirnya kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, komunikasi, kolaborasi, serta inovasi yang relevan dengan perkembangan masyarakat digital.
Kompetisi Business Plan sendiri menjadi salah satu wahana strategis bagi mahasiswa untuk mengintegrasikan pengetahuan akademik dengan kemampuan menyusun solusi bisnis yang aplikatif. Melalui penyusunan proposal bisnis, peserta ditantang untuk mengidentifikasi persoalan nyata, merancang model usaha yang berkelanjutan, serta menawarkan inovasi yang mampu memberikan manfaat ekonomi maupun sosial.

Mochammad Muzaky Abdur Rohman mengungkapkan rasa syukur atas capaian yang berhasil diraih timnya. Menurutnya, kompetisi ini memberikan pengalaman yang sangat berharga, tidak hanya dalam mengembangkan ide bisnis, tetapi juga dalam membangun kerja sama lintas angkatan.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dapat meraih Juara III Business Plan Competition di Pekalongan. Kompetisi ini memberikan banyak pengalaman, pelajaran, dan kesempatan untuk berkembang. Saya juga senang bisa berkolaborasi dengan adik tingkat karena kerja sama dan saling belajar menjadi kunci keberhasilan kami. Pesan saya, jangan pernah takut mencoba mengikuti kompetisi. Jadikan setiap proses sebagai kesempatan untuk belajar, berkembang, dan memberikan yang terbaik,” ungkap Muzaky.
Bagi Zahrotul Ilmi Sholihah, pengalaman mengikuti kompetisi ini menjadi pengalaman pertama yang penuh tantangan sekaligus memberikan pembelajaran yang tidak terlupakan.
“Karena ini pertama kali saya mengikuti Business Plan Competition, saya benar-benar merasakan bagaimana prosesnya yang membingungkan sekaligus menantang. Namun, alhamdulillah saya memiliki teman-teman satu tim yang selalu siap membantu. Pengalaman ini akan menjadi bekal yang sangat berharga bagi saya untuk terus berkembang,” tuturnya.
Senada dengan itu, Muhammad Salman menilai kompetisi tersebut menjadi ruang pembelajaran yang mampu memperluas wawasan sekaligus mendorong lahirnya inovasi dari generasi muda.
“Mengikuti lomba Business Plan ini menjadi pengalaman yang sangat berharga. Selain menambah wawasan dan mengasah kemampuan, saya berharap kegiatan seperti ini terus menjadi wadah bagi lahirnya ide-ide inovatif dari generasi muda,” ujarnya.
Prestasi ini menjadi cerminan ekosistem akademik Fakultas Humaniora yang terus mendorong mahasiswa untuk aktif berkompetisi, berkolaborasi, dan mengembangkan potensi lintas disiplin ilmu. Di tengah perkembangan ekonomi digital yang semakin pesat, kemampuan mengintegrasikan perspektif humaniora dengan inovasi bisnis menjadi nilai tambah yang penting dalam membangun solusi yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Keikutsertaan mahasiswa dalam kompetisi nasional seperti BIGIFEST 2026 juga memperlihatkan bahwa lulusan Humaniora memiliki kapasitas untuk beradaptasi dengan berbagai bidang, termasuk kewirausahaan dan ekonomi kreatif berbasis digital. Hal ini sejalan dengan komitmen Fakultas Humaniora dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga mampu menjadi inovator, kolaborator, dan agen perubahan di tengah masyarakat.
Melalui berbagai prestasi yang terus diraih mahasiswanya, Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang semakin menegaskan posisinya sebagai fakultas yang membangun budaya akademik unggul, mendorong inovasi, dan mempersiapkan generasi yang adaptif serta berdaya saing tinggi di tingkat nasional maupun internasional. Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya, berani berkompetisi, dan menghadirkan solusi inovatif bagi kemajuan masyarakat di era transformasi digital. [sof/Infopub]





