
Setelah para mahasiswa menyelesaikan tugas akhir dan siap untuk diwisuda, bukan berarti sebuah institusi akan meninggalkan mahasiswanya begitu saja. Seperti halnya yang dilakukan di beberapa fakultas Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, khususnya Humaniora dan Budaya (Hudaya). Fakultas tiga jurusan ini membekali para mahasiswanya dengan beberapa kegiatan, mulai dari
Eksistensi beberapa jurusan di fakultas Humaniora dan Budaya (Hudaya) semakin dikagumi oleh beberapa universitas di luar Malang. Baru-baru ini jurusan Pendidikan Bahasa Arab yang menjadi objek studi banding universitas lain, yaitu Sekolah Tinggi Agama Islam Syaichona Kholil Bangkalan yang tertarik untuk melakukan studi komparatif dengan jurusan yang diketuai oleh Dra.
Sebagai unit yang memang bergerak dalam pengembangan kreatifitas mahasiswa, Self Acces Center (SAC) mempunyai tanggung jawab besar untuk mewadahi kreatifitas mahasiswa. Banyak kegiatan yang telah dilaksanakn oleh unit yang bertempat di lantai dua fakultas Humaniora dan Budaya (Hudaya) ini, dan yang terbaru adalah Training on Creative Writing Publication, serta pengumuman
Status akreditas unggul yang diusung jurusan Bahasa dan Sastra Inggris benar-benar diuji kemarin (28/4). Pasalnya, jurusan yang resmi dibuka sejak 16 April 2003 ini, harus melakukan visitasi kembali dari National Accreditation Assessment yang memakan waktu hampir 10 jam. Para assessor yang berjumlah dua orang ini langsung mengassess para petinggi fakultas
Eksistensi mahasiswa jurusan bahasa dan Sastra Arab (BSA) fakultas Humaniora dan Budaya (Hudaya) sebagai salah satu jurusan yang bergerak dalam pengembangan kebahasaan kembali menunjukkan kemampuannya, yang terbaru adalah Launching dan Bedah Buku terjamahan hasil buah karya mahasiswa profesi Tarjamah mahasiswa BSA berjudul “Rinai Cinta”, sebuah novel terkenal berbahasa Arab kemarin
Suatu ilmu akan lebih bermanfaat jika langsung bisa dipraktekkan. Kalimat tersebutlah yang diusung oleh team work acara Raker (Rapat Kerja) Organisasi Mahasiswa Intra Kampus (OMIK). Setelah sukses dengan acara Pelatihan Keorganisasian (20/4), tibalah waktunya untuk melaksanakan Raker dengan harapan program kerja mereka bisa bermanfaat bagi para mahasiswa, khususnya Humaniora dan
Setelah resmi dilantik oleh Dekan Fakultas Humaniora dan Budaya (Hudaya) kemarin (19/4), seluruh pengurus OMIK (Organisasi Mahasiswa Intra Kampus) yang terdiri dari Senat Mahasiswa Fakultas, Dewan Mahasiswa Fakultas, serta Himpunan Mahasiswa Jurusan kembali berlanjut. Perjuangan para aktifis Hudaya tersebut diawali dengan salah satu kegiatan yang bisa mendukung kemampuan para mahasiswa,
Pagi itu (16/4), perjuangan dimulai. Lomba debat ilmiah Bahasa Arab, kontingen UIN Maliki Malang 2 melawan UIN Syahid Jakarta 2, dengan tema “Kartu Tenaga Kerja Luar Negeri (KTKLN) member perlindungan bagi TKI”. Debat berlangsung seru. Para pendukung kedua belah pihak berjuang membela kelompoknya. UIN Maliki yang berada di pihak pro,
Setelah resmi menjadi ketua ataupun anggota dari OMIK (Organisasi Mahasiswa Intra Kampus), hal yang harus dipersiapkan oleh para mahasiswa yang berkecimpung dalam organisasi tersebut adalah pelantikan. Kemarin, (19/3) tiga Himpunan Mahasiswa Jurusan dari masing-masing jurusan di fakultas Humaniora dan Budaya (Hudaya) secara resmi dibaiat langsung oleh Dekan Fakultas Hudaya, Drs.
Setelah jurusan Bahasa dan Sastra Arab sukses menjuarai lomba debate Bahasa Arab di beberapa universitas lain, kini giliran jurusan Bahasa dan Sastra Inggris yang unjuk kebolehan. Dalam lomba debat bahasa Inggris skala nasional ini, fakultas Humaniora dan Budaya (Hudaya) diwakili oleh salah satu organisasinya, Advanced Debate Community yang meraih prestasi