MIU Login

Daftar Bahasa dan Sastra Arab

Kalau Bukan Sekarang, Kapan Lagi?

Oleh: Ustaz Tamim Mulloh, S.S., M.Pd. Setiap tahun Ramadhan datang dengan suasana yang hampir sama: masjid penuh, tilawah meningkat, linimasa media sosial dipenuhi ayat dan hadis. Namun ada satu pertanyaan yang menurut saya jarang kita jawab dengan jujur: apakah Ramadhan benar-benar mengubah kita? Baca juga: Bagi saya, Ramadhan bukan sekadar

SK Hasil Ujian Komprehensif Tahap 1 Genap 2025/2026

download di sini.

Jadwal Ujian Seminar Proposal Tahap 2 – Bahasa dan Sastra Arab

download di sini.

Tingkatkan Daya Saing Lulusan, Prodi BSA Pertajam Kurikulum Berbasis OBE dan MBKM

HUMANIORA – (20/2/2026) Program Studi Bahasa dan Sastra Arab (BSA) Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang terus memacu akselerasi mutu akademiknya. Sebagai langkah konkret dalam proses pemutakhiran kurikulum, Prodi BSA menggelar sesi sharing pengembangan kurikulum bersama Dr. Djamaluddin Perawironegoro S.Th.I., M.Pd.I. dari Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta, Kamis (19/2/2026). Baca

Menjadikan Ramadhan Sebagai Ruang Rekonsiliasi Diri

Oleh: Ustaz H. M. Faisol Fatawi Seperti pada umumnya, Ramadhan menjadi bulan yang selalu dinanti oleh umat Islam. Kehadirannya sungguh sangat didambakan. Bukan saja karena Ramadhan menjadi momentum dari salah satu bulan yang dimuliakan dalam agama Islam, tetapi secara kultural telah melahirkan praktik budaya penyambutan yang beragam di tengah masyarakat.

Humaniora dan Makna Ramadhan: Menemukan Kembali Manusia di Tengah Ibadah

HUMANIORA – (18/2/2026) Ramadhan sering dipahami sebagai bulan ibadah dalam pengertian ritual: puasa, tarawih, tilawah, dan zakat. Namun, bila dilihat melalui lensa humaniora, Ramadhan bukan sekadar momentum spiritual individual, melainkan peristiwa kebudayaan, etika, dan kemanusiaan yang menghadirkan transformasi sosial. Humaniora—yang mencakup kajian tentang manusia, makna, nilai, bahasa, sejarah, dan budaya—mengajak

Dari Kemanusiaan hingga Krisis Global, Humaniora Tetap Relevan

HUMANIORA – (18/2/2026) Di tengah meningkatnya konflik global, krisis kemanusiaan, dan ketegangan geopolitik di berbagai belahan dunia, peran ilmu-ilmu humaniora kembali menemukan relevansinya. Ketika perang, kekerasan, dan ketidakadilan sosial menjadi berita harian, pendekatan kemanusiaan—yang berakar pada nilai, etika, bahasa, budaya, dan sejarah—menjadi kunci untuk memahami sekaligus merespons realitas global secara

Tarhib Ramadan 2026: Momentum Transformasi Spiritual dan Etos Kerja di Fakultas Humaniora

HUMANIORA – (13/2/2026) Menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1447 H, Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menyelenggarakan kegiatan Tarhib Ramadan pada Jumat (13/2/2026). Bertempat di Lobi Lantai 1 Fakultas Humaniora, acara ini diisi dengan rangkaian Khotmil Qur’an dan pengajian bersama yang diikuti oleh segenap pimpinan, dosen, serta tenaga kependidikan.

Pelantikan Ormawa Fakultas Humaniora 2026: Usung Semangat Kolaboratif dan Integritas

HUMANIORA – (13/2/2026) Atmosfer kepemimpinan baru menyelimuti Auditorium Gedung Ar-Rahim, Kampus 3 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Pada Jumat (13/2/2026), Organisasi Mahasiswa Intra Kampus (OMIK) Fakultas Humaniora resmi dilantik. Mengusung tema besar “Menghidupkan Kembali Jiwa Organisasi: Meneguhkan Peran yang Relevan dan Bermakna bagi Mahasiswa”, momentum ini menjadi garis start bagi

Targetkan Hasil Maksimal, Jurnal Afshaha Matangkan Persiapan Akreditasi

HUMANIORA – (12/2/2026) Unit Penerbitan Jurnal (UPJ) Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang bergerak cepat dalam memperkuat ekosistem publikasi ilmiahnya. Melalui rapat koordinasi yang digelar pada Kamis (12/2/2026), Jurnal Afshaha menjadi fokus utama dalam upaya pemenuhan standar kualitas internasional sekaligus pemantapan strategi menjelang penilaian akreditasi nasional yang dijadwalkan pada