
HUMANIORA – (8/7/2026) Keberhasilan sebuah perguruan tinggi tidak hanya diukur dari proses pembelajaran di dalam kelas, tetapi juga dari kiprah para alumninya di dunia kerja. Karena itu, Tracer Study menjadi instrumen strategis untuk memotret perjalanan lulusan sekaligus menjadi dasar dalam meningkatkan kualitas pendidikan yang relevan dengan kebutuhan zaman. Pesan tersebut
HUMANIORA – (8/7/2026) Keberhasilan menyelesaikan pendidikan tinggi bukan sekadar ditandai dengan kelulusan akademik, tetapi juga dengan kematangan karakter dan kesiapan menjalani kehidupan setelah kampus. Bagi lulusan Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, kesuksesan sejati tidak hanya diukur dari prestasi profesional yang akan diraih, melainkan juga dari kemampuan menjaga kualitas
HUMANIORA – (7/7/2026) Reputasi Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang di tingkat internasional kembali mendapat pengakuan. Melihat potensi akademik, kualitas pengembangan keilmuan bahasa dan sastra, serta kiprah Humaniora dalam membangun jejaring global, Zintan University Libya menyatakan ketertarikannya untuk menjalin kerja sama strategis dengan Fakultas Humaniora. Penjajakan kolaborasi tersebut diwujudkan
HUMANIORA – (7/7/2026) Komitmen Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dalam menghadirkan kurikulum yang adaptif terhadap kebutuhan dunia kerja terus diperkuat. Salah satunya melalui Koordinasi Mata Kuliah Profesi dan Keilmuan yang digelar pada Senin (6/7/2026) di Ruang Rapat Lantai 2 Fakultas Humaniora. Pertemuan ini menjadi bagian dari proses penyusunan
HUMANIORA – (6/7/2026) Menyambut kedatangan mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027, Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Pengenalan Budaya Akademik Kampus (PBAK). Salah satu langkah yang dilakukan adalah menggelar rapat koordinasi bersama jajaran organisasi mahasiswa intra fakultas pada Jumat (3/7/2026) di Ruang Rapat Lantai 2 Fakultas
HUMANIORA – (3/7/2026) Perubahan dunia kerja, pesatnya perkembangan teknologi digital, serta tuntutan mutu pendidikan tinggi mendorong perguruan tinggi untuk terus melakukan pembaruan kurikulum. Tidak lagi sekadar menyusun daftar mata kuliah, pengembangan kurikulum kini menjadi strategi penting dalam menyiapkan lulusan yang memiliki kompetensi akademik, keterampilan profesional, serta kemampuan beradaptasi terhadap tantangan
Oleh: Novia Fatma Azzahra Di tengah arus globalisasi yang semakin dinamis, pengalaman internasional bukan lagi sekadar nilai tambah bagi mahasiswa, melainkan kebutuhan untuk membangun kompetensi dan perspektif global. Kesempatan itulah yang saya peroleh melalui program International Student Mobility and Sharing (I-SMASH) Humaniora 2025, sebuah program yang membuka ruang bagi mahasiswa
HUMANIORA – (2/7/2026) Di tengah meningkatnya mobilitas warga negara lintas batas, diplomasi tidak lagi dipahami semata sebagai urusan meja perundingan antarnegara, melainkan juga sebagai instrumen perlindungan hak-hak warga negara di tingkat global. Bagi mahasiswa Humaniora yang akan terjun ke dunia kerja, pemahaman terhadap isu pekerja migran, tata kelola pelindungan warga
HUMANIORA – (1/7/2026) Transformasi pendidikan yang dipicu oleh pesatnya perkembangan Artificial Intelligence (AI) menghadirkan tantangan baru bagi dunia pendidikan. Menjawab tantangan tersebut, Fakultas Humaniora Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang membekali mahasiswa peserta Praktik Kerja Lapangan (PKL) bidang pengajaran melalui kelas kompetensi bertajuk “Guru di Era AI: Tetap Relevan,