MIU Login

Perkuat Kelembagaan dan Jejaring Akademik, Humaniora UIN Malang Aktif dalam ADIA International Conference 2026

HUMANIORA – (23/7/2026) Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat jejaring akademik nasional dan internasional melalui partisipasi aktif pada Forum Asosiasi Dosen Ilmu-ilmu Adab Indonesia (ADIA) dan International Conference 2026 yang diselenggarakan pada 22–24 Juli 2026 di Ballroom Hotel Luxton Cirebon. Forum ilmiah yang menghadirkan akademisi dari berbagai perguruan tinggi ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat kolaborasi kelembagaan, memperluas jaringan riset, sekaligus merumuskan arah pengembangan ilmu-ilmu adab dan humaniora di era transformasi digital.

Baca juga:

Foto:Dosen Fakultas Humaniora turut menghadiri pembukaan ADIA 2026

Delegasi Fakultas Humaniora dipimpin langsung oleh Dekan Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. M. Faisol, M.Ag., yang juga menjabat sebagai Presiden ADIA. Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Dr. Halimi, M.Pd., Dr. Galuh Nur Rohmah, M.Pd., M.Ed., Miftahul Huda, Ph.D., Dr. Meinarni Susilowati, M.Ed., Dr. Moh. Zawawi, M.Pd., Dr. Penny Respati Yurisa, M.Pd. serta Khafid Roziki, M.Pd.

Sebagai tuan rumah, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menyambut kehadiran delegasi dari 24 Fakultas Adab dan Humaniora di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia. Forum ini diikuti lebih dari 160 peserta, sementara lebih dari 70 artikel ilmiah dipresentasikan dalam konferensi internasional yang berlangsung selama tiga hari.

Foto dari kiri: Khafid Roziki, Moh. Zawawi, Halimi, M. Faisol, Meinarni Susilowati, Galuh Nur Rohmah, Penny Respati Yurisa, Fahmi Fahrur Rozi, Agwin Degaf

Selain seminar internasional, rangkaian kegiatan ADIA 2026 juga mencakup konferensi ilmiah, forum akademik, pameran budaya, hingga kompetisi nasional. Seluruh agenda tersebut dirancang sebagai ruang kolaborasi untuk memperkuat inovasi, publikasi ilmiah, serta pengembangan keilmuan adab dan humaniora yang responsif terhadap tantangan zaman.

Mengusung tema “Revitalizing Adab and Humanities Scholarship in the Cyber Era: Strengthening Ecotheology toward a Civilized Nation,” konferensi tahun ini menaruh perhatian besar pada upaya merevitalisasi kajian adab dan humaniora di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital. Forum ini menekankan pentingnya membangun ekoteologi sebagai landasan etis dalam merespons berbagai persoalan global, mulai dari krisis lingkungan, transformasi digital, hingga penguatan nilai-nilai kemanusiaan dalam masyarakat modern.

Foto : Seminar Internasional ADIA 2026 usai sesi Pembukaan

Sejumlah akademisi internasional dan nasional hadir sebagai pembicara utama, di antaranya Prof. Elsayed Mohammed Salem Elawadi, Deputy Chairman of the International League of Islamic Literature Malaysia (ILILM), Prof. Dr. Suryani, Dekan Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, serta Prof. Dr. Barsihannor, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Alauddin Makassar.

Dalam forum tersebut, Prof. Dr. M. Faisol bergabung bersama para dekan Fakultas Adab dan Humaniora serta anggota ADIA dari seluruh Indonesia untuk mendiskusikan berbagai isu strategis, mulai dari penguatan kurikulum, peningkatan kualitas riset dan publikasi internasional, pengembangan jejaring akademik, hingga strategi memperkuat relevansi ilmu-ilmu humaniora dalam menghadapi era kecerdasan buatan dan transformasi digital.

Menurut Prof. Faisol, ADIA tidak sekadar menjadi agenda tahunan, melainkan forum strategis yang mempertemukan para akademisi untuk merumuskan masa depan pengembangan ilmu-ilmu adab di Indonesia.

“Forum ADIA menjadi wadah penting untuk memperkuat sinergi antar Fakultas Adab dan Humaniora di Indonesia. Di tengah perubahan global yang sangat cepat, kolaborasi antar lembaga menjadi kunci untuk meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, publikasi ilmiah, serta kontribusi humaniora dalam menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa penguatan jejaring kelembagaan melalui ADIA membuka peluang yang semakin luas bagi Fakultas Humaniora UIN Malang untuk mengembangkan berbagai program kolaboratif, seperti penelitian bersama, pertukaran dosen, seminar internasional, hingga publikasi ilmiah bereputasi.

“Ke depan, kita ingin membangun ekosistem akademik yang semakin kolaboratif. Melalui ADIA, berbagai potensi kerja sama dapat dikembangkan sehingga mampu meningkatkan kualitas tridharma perguruan tinggi sekaligus memperkuat reputasi akademik Fakultas Humaniora di tingkat nasional maupun internasional,” jelasnya.

Sebagai organisasi profesi akademik, ADIA merupakan wadah nasional yang menghimpun dosen, peneliti, dan akademisi bidang adab, bahasa, sastra, sejarah, kebudayaan, serta peradaban Islam di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri di bawah Kementerian Agama Republik Indonesia.

Sejak berdiri pada tahun 2009, ADIA secara konsisten berperan dalam meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, publikasi ilmiah, serta pengabdian kepada masyarakat melalui berbagai forum akademik, seminar internasional, lokakarya, hingga pengembangan jejaring kolaborasi lintas perguruan tinggi.

Di era yang ditandai oleh percepatan perkembangan teknologi dan globalisasi, ADIA terus mendorong lahirnya kajian humaniora yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menghadirkan solusi atas berbagai persoalan sosial, budaya, dan keagamaan melalui pendekatan multidisipliner.

Partisipasi aktif Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dalam ADIA International Conference 2026 menjadi bagian dari strategi fakultas dalam memperkuat internasionalisasi, meningkatkan produktivitas riset, serta memperluas jejaring akademik yang berdampak bagi pengembangan ilmu pengetahuan. Melalui kolaborasi yang terus diperkuat, Fakultas Humaniora optimistis mampu melahirkan inovasi akademik yang relevan, memperkokoh reputasi institusi, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan peradaban melalui ilmu-ilmu adab dan humaniora. [al/Infopub]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait