MIU Login

Mahasiswa Humaniora Ukir Prestasi Nasional di Ajang Khitobah, Buktikan Seni Pidato Bahasa Arab Tetap Bergengsi

HUMANIORA – (13/5/2026) Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang di tingkat nasional. Nasruddin Rafai, mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Arab (BSA) semester 4, berhasil meraih Juara 1 cabang lomba Khitobah dalam ajang Sharabic National Competition yang diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Syariah dan Adab Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI) Bojonegoro.

Baca juga:

Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Humaniora tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga mampu menunjukkan kualitas dalam seni komunikasi dan pidato bahasa Arab di level nasional. Khitobah sebagai seni berbicara di depan publik dalam bahasa Arab dinilai tidak hanya membutuhkan kemampuan linguistik, tetapi juga penguasaan retorika, penghayatan pesan, dan kepercayaan diri yang kuat.

Ajang Sharabic National Competition sendiri merupakan kompetisi tahunan bergengsi yang mempertemukan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Selain cabang Khitobah, kompetisi ini juga melombakan Musabaqah Qiraatul Kutub dan Debat Hukum. Tahun ini, peserta berasal dari berbagai institusi ternama seperti IAI Miftahul Ulum Pamekasan, Institut Attanwir Bojonegoro, UIN Yogyakarta, UIN Jakarta, LIPIA Banda Aceh, hingga tuan rumah UNUGIRI Bojonegoro.

Rangkaian perlombaan dimulai pada 30 April hingga 5 Mei 2026 melalui tahap pengumpulan video secara daring, kemudian dilanjutkan dengan babak grand final yang digelar secara luring pada 2 Mei 2026, serta ditutup dengan awarding pada 3 Mei 2026.

Di tengah persaingan yang ketat, Nasruddin Rafai tampil memukau melalui kemampuan pidato bahasa Arab yang komunikatif, persuasif, dan penuh penghayatan. Penampilannya tidak hanya menunjukkan penguasaan bahasa Arab yang baik, tetapi juga kemampuan menyampaikan pesan secara inspiratif kepada audiens.

Menurut Nasruddin, pengalaman mengikuti kompetisi ini memberikan kesan yang sangat berharga, bukan hanya karena keberhasilan meraih juara, tetapi juga karena suasana kebersamaan yang ia rasakan selama kegiatan berlangsung.

“Saya merasa sangat diayomi oleh teman-teman panitia dan mereka sangat antusias dengan kedatangan saya. Jadi saya merasa enjoy dan semangatnya juga dapat. Dengan adanya trip walking dan podcast juga membuat saya merasa sangat berkesan,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan pesan reflektif yang ia peroleh dari kegiatan tersebut. Menurutnya, kompetisi bukan semata tentang kemenangan, melainkan tentang proses membangun pengalaman dan relasi yang bernilai jangka panjang.

“Saya mengutip salah satu sambutan saat penutupan kemarin, bahwa menang dalam perlombaan itu bonus, tetapi relasi dan pengalaman adalah investasi jangka panjang,” tuturnya.

Prestasi yang diraih Nasruddin Rafai menjadi representasi semangat mahasiswa Humaniora dalam mengembangkan potensi diri melalui berbagai ajang akademik dan kompetitif. Keberhasilan ini sekaligus memperlihatkan bahwa seni khitobah atau pidato bahasa Arab tetap memiliki daya tarik dan relevansi kuat di tengah perkembangan zaman.

Lebih dari sekadar perlombaan, khitobah juga dipandang sebagai media syiar dan penyebaran nilai-nilai Islam yang mengedepankan intelektualitas, etika komunikasi, serta kemampuan menyampaikan gagasan secara santun dan inspiratif kepada masyarakat.

Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang terus mendorong mahasiswa untuk aktif berpartisipasi dalam berbagai kompetisi nasional maupun internasional sebagai ruang aktualisasi diri, pengembangan kompetensi, serta penguatan mental akademik. Prestasi ini diharapkan mampu menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya, berprestasi, dan membawa nama baik institusi di berbagai bidang.

Melalui capaian ini, mahasiswa Humaniora kembali membuktikan bahwa kemampuan bahasa Arab tidak hanya hidup di ruang kelas, tetapi juga mampu hadir sebagai seni komunikasi yang berdaya saing, inspiratif, dan relevan dalam membangun generasi muda yang unggul secara intelektual maupun spiritual. [bila/Infopub]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait