HUMANIORA – (12/5/2026) Mahasiswa Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menunjukkan kapasitasnya tidak hanya di bidang akademik dan bahasa, tetapi juga dalam dunia karier dan bisnis kreatif. Dua mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Arab (BSA), Muchammad Mufti Akmal dan Mochamad Muzaky Abdur Rohman, berhasil meraih Juara 3 dalam ajang Business Plan Fest pada rangkaian Career and Business Fest 2026 yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Departemen Hukum dan Kewarganegaraan Universitas Negeri Malang.
Baca juga:
- Dosen dan Mahasiswa Humaniora ikuti Sertifikasi Manajemen Perhotelan
- Perkuat Relevansi Kurikulum dengan Kebutuhan Dunia Kerja, Humaniora Gelar FGD Bersama Pengguna Lulusan dan Alumni
Kompetisi bergengsi tingkat nasional ini berlangsung pada 26 April hingga 3 Mei 2026 di Universitas Negeri Malang dan diikuti peserta dari berbagai perguruan tinggi ternama di Indonesia, seperti Universitas Gadjah Mada, Universitas Airlangga, Institut Pertanian Bogor, Universitas Siliwangi, serta tuan rumah Universitas Negeri Malang.
Ajang Business Plan Fest 2026 diselenggarakan sebagai wadah pengembangan kompetensi generasi muda dalam menghadapi tantangan industri digital dan dunia usaha masa kini. Kompetisi ini berfokus pada penguatan inovasi bisnis, pengembangan personal branding, peningkatan keterampilan teknologi digital, serta penguatan jiwa kewirausahaan yang kreatif dan adaptif.
Keberhasilan mahasiswa BSA Humaniora dalam kompetisi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa humaniora mampu bersaing di bidang bisnis dan inovasi. Dengan latar belakang keilmuan bahasa dan sastra, keduanya berhasil menghadirkan gagasan bisnis yang kompetitif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Muchammad Mufti Akmal mengungkapkan rasa syukurnya atas capaian tersebut. “Rasanya bangga karena saya pertama kali ikut lomba ini, dan Alhamdulillah bisa menang melawan kompetitor dari kampus-kampus besar. Harapannya semoga bisa berdampak positif bagi sekitar,” ujarnya.
Senada dengan itu, Mochamad Muzaky Abdur Rohman menyampaikan bahwa pengalaman mengikuti kompetisi ini membuka wawasan baru dalam dunia bisnis dan inovasi. “Alhamdulillah senang banget bisa menjuarai kompetisi bisnis plan di UM. Banyak menemukan ide dan inovasi baru untuk dunia bisnis. Harapannya semoga ide bisnis ini benar-benar bisa diimplementasikan di dunia nyata,” ungkapnya.

Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa Humaniora tidak hanya unggul dalam penguasaan akademik dan literasi bahasa, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir strategis, kreatif, dan inovatif dalam bidang kewirausahaan. Kompetisi semacam ini sekaligus menjadi ruang penting bagi mahasiswa untuk membangun jejaring, mengasah kemampuan presentasi, serta melatih kemampuan problem solving berbasis kebutuhan industri.
Keberhasilan Mufti dan Muzaky diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri di berbagai bidang, termasuk bisnis dan inovasi digital. Fakultas Humaniora pun terus mendorong mahasiswa untuk aktif berkompetisi dan berkontribusi secara nyata di tengah perkembangan dunia kerja yang semakin dinamis dan kompetitif. [dee/Infopub]





