HUMANIORA – (6/5/2026) Program Studi Bahasa dan Sastra Arab (BSA) Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menegaskan tradisi akademiknya melalui penyelenggaraan Program Promosi Sarjana, sebuah panggung intelektual bagi mahasiswa yang telah berhasil menuntaskan studi melalui publikasi karya ilmiah di jurnal bereputasi. Kegiatan ini digelar pada Rabu (6/5/2026) di Ruang Teater Fakultas Humaniora dan dihadiri jajaran dekanat, dosen, serta ratusan mahasiswa lintas program studi.
Read too:
- Mahasiswa BSA Humaniora Sabet Juara 2 Munadzarah Ilmiah di Ajang MUNAYA
- Selaraskan Kurikulum Adaptif dan Berbasis Outcome, Humaniora Gelar FGD Konsorsium Rumpun Mata Kuliah
Sebanyak 73 mahasiswa tampil sebagai penulis muda yang berhasil menembus publikasi ilmiah, termasuk pada jurnal terindeks SINTA. Capaian ini menandai bahwa kelulusan tidak lagi sekadar administratif, melainkan menjadi proses akademik yang menuntut kontribusi nyata dalam pengembangan ilmu pengetahuan.

Suasana kegiatan berlangsung penuh antusiasme dan kebanggaan. Setiap presentasi ilmiah yang disampaikan menggambarkan proses panjang yang dilalui mahasiswa—mulai dari perumusan ide, pengumpulan dan analisis data, hingga keberanian untuk mempublikasikan hasil riset ke ruang akademik yang lebih luas. Karya-karya tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa tidak hanya belajar, tetapi juga menghasilkan pengetahuan.
Dekan Fakultas Humaniora, Dr. M. Faisol, memberikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, promosi sarjana berbasis publikasi ilmiah merupakan langkah progresif dalam membangun kualitas lulusan yang kompetitif.
“Ini kebijakan yang luar biasa. Saya sangat mendukung mahasiswa lulus dengan publikasi artikel ilmiah. Ini sangat keren karena karya kita bisa dibaca dan memberikan manfaat kepada masyarakat luas,” ujarnya.
Ia juga mendorong agar ke depan capaian mahasiswa semakin beragam, tidak hanya dalam bentuk artikel ilmiah, tetapi juga buku, inovasi, maupun bentuk karya akademik lain yang relevan dengan kebutuhan zaman.

Sementara itu, Ketua Program Studi BSA, Dr. Abdul Basid, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya sistematis dalam membangun budaya literasi akademik di kalangan mahasiswa. Publikasi ilmiah diposisikan tidak hanya sebagai syarat kelulusan, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter akademik yang kritis dan produktif.
“Melalui program ini, kami ingin membentuk mahasiswa yang mampu menghasilkan karya ilmiah berkualitas, peka terhadap isu kebahasaan dan sosial, serta siap berkontribusi dalam forum akademik yang lebih luas,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan pesan inspiratif kepada para lulusan bahwa keberhasilan publikasi merupakan bukti kelayakan mereka sebagai akademisi muda. “Mari kita semarakkan budaya literasi akademik melalui karya ilmiah. Karya kalian akan abadi dan memberi manfaat bagi banyak orang,” tambahnya.

Menariknya, kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh mahasiswa BSA, tetapi juga dihadiri mahasiswa dari berbagai program studi di lingkungan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, seperti Tadris Matematika, Pendidikan Bahasa Arab (PBA), Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT), hingga Fisika. Hal ini menunjukkan bahwa gaung program ini telah melampaui batas program studi dan menjadi inspirasi lintas disiplin.


Program Promosi Sarjana ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa BSA mampu menjawab tantangan dunia akademik global melalui karya yang kompetitif dan bernilai. Fakultas Humaniora pun menegaskan bahwa kelulusan bukan hanya tentang menyelesaikan studi, tetapi juga tentang meninggalkan jejak intelektual yang bermakna bagi masyarakat dan perkembangan ilmu pengetahuan. [al/Infopub]





