HUMANIORA – (19/5/2026) Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Arab (BSA) Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Endang Mutia Hilma Yeni, mahasiswa semester 4, berhasil meraih Juara 2 cabang lomba Khitobah tingkat nasional dalam ajang Mahrojan Arabi XX 2026 yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Departemen Sastra Arab Universitas Negeri Malang.
Read too:
- Menjelang Idul Adha: Saat Dunia Mengajarkan Memiliki, Islam Mengajarkan Memberi
- Tingkatkan Kolaborasi Antar Kampus, HMPS BSA UIN Malang Gelar Sharing Session bersama HMD SA UM
Ajang tahunan bergengsi tersebut merupakan kompetisi tingkat nasional dan internasional yang mempertemukan peserta dari kalangan mahasiswa maupun masyarakat umum untuk berkompetisi dalam berbagai cabang lomba kebahasaan dan keilmuan Arab. Untuk cabang Khitobah Arabiyyah, perlombaan dilaksanakan pada Rabu (6/5/2026) di Aula Gedung D15 Fakultas Sastra lantai 3 Universitas Negeri Malang.
Keberhasilan Endang menjadi bukti bahwa mahasiswa Humaniora tidak hanya unggul dalam penguasaan bahasa Arab secara akademik, tetapi juga mampu menunjukkan kemampuan public speaking yang komunikatif, inspiratif, dan kompetitif di tingkat nasional.
Lomba khitobah sendiri diselenggarakan dengan tujuan mengembangkan kemampuan berbicara di depan umum (public speaking), melatih rasa percaya diri, serta meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam menyampaikan pesan-pesan dakwah dan keislaman secara edukatif dan persuasif. Selain itu, kompetisi ini juga menjadi wadah pengembangan potensi, kreativitas, dan daya saing positif di kalangan generasi muda.

Dalam keterangannya, Endang mengungkapkan rasa syukur atas capaian yang diraihnya. Menurutnya, pengalaman mengikuti lomba khitobah memberikan banyak pelajaran penting, terutama tentang keberanian dan proses pengembangan diri.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa meraih Juara 2 dalam lomba khitobah ini. Pengalaman ini menjadi momen yang sangat berkesan karena saya belajar banyak tentang keberanian, kepercayaan diri, dan pentingnya usaha serta doa dalam setiap proses,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan bahwa kompetisi bukan semata-mata soal kemenangan, tetapi tentang proses belajar dan keberanian untuk menunjukkan kemampuan terbaik.
“Lomba ini bukan hanya tentang menang, tetapi juga tentang bagaimana saya terus berkembang dan berani menunjukkan kemampuan terbaik. Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan mendoakan. Semoga pencapaian ini menjadi langkah awal untuk terus belajar dan meraih prestasi yang lebih baik lagi ke depannya,” tambahnya.
Prestasi ini sekaligus memperkuat tradisi akademik dan kompetitif mahasiswa Fakultas Humaniora dalam bidang kebahasaan, retorika, dan dakwah berbasis bahasa Arab. Keikutsertaan mahasiswa dalam ajang seperti Mahrojan Arabi juga menjadi bagian penting dalam membangun karakter mahasiswa yang percaya diri, komunikatif, dan mampu membawa nilai-nilai keislaman secara moderat dan inspiratif di ruang publik.
Melalui capaian ini, Fakultas Humaniora kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan potensi mahasiswa, baik di bidang akademik maupun nonakademik. Prestasi Endang diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengasah kemampuan, berani berkompetisi, dan menghadirkan kontribusi positif melalui bahasa dan dakwah yang mencerahkan. [bila/Infopub]





