HUMANIORA – (5/10/2026) Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berpartisipasi aktif dalam memeriahkan Dies Maulidiyah ke-65 dan Lustrum XIII UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dengan mengirimkan kontingen kolaboratif pada enam cabang olahraga. Sekitar ratusan peserta dari unsur dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa terlibat membawa nama Humaniora dalam rangkaian kompetisi, sekaligus menunjukkan kebersamaan sivitas akademika dalam merayakan perjalanan 65 tahun universitas.
Read too:
Lima cabang olahraga yang diikuti Fakultas Humaniora meliputi futsal, bola voli, bola basket, bulu tangkis dan tenis meja. Keterlibatan dalam berbagai cabang tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi Humaniora dalam menyemarakkan Dies Maulidiyah, tidak hanya melalui kehadiran, tetapi juga partisipasi langsung sivitas akademika dalam agenda universitas.

Menariknya, kontingen Humaniora dibangun melalui kolaborasi lintas unsur. Dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa yang sehari-hari menjalankan peran berbeda di lingkungan fakultas bertemu dalam satu semangat untuk membawa identitas Humaniora di arena kompetisi.
Partisipasi sekitar ratusan peserta menjadi gambaran kuat keterlibatan kolektif tersebut. Sebagian turun langsung sebagai atlet, sementara yang lain hadir mendampingi dan memberikan dukungan kepada kontingen. Suasana pertandingan pun menjadi ruang perjumpaan yang berbeda dari rutinitas perkuliahan, pelayanan akademik, maupun aktivitas kelembagaan sehari-hari.

Di tengah rangkaian kompetisi, kontingen Humaniora juga berhasil mencatatkan capaian. Tim futsal Fakultas Humaniora meraih Juara III, sedangkan tim bola voli berhasil memperoleh Juara Harapan I. Kedua capaian tersebut menjadi hasil dari kerja sama dan perjuangan tim sepanjang pertandingan.
Meski demikian, prestasi bukan satu-satunya nilai yang dibawa dari partisipasi tahun ini. Keikutsertaan pada basket, bulu tangkis dan tenis meja tetap menjadi bagian penting dari kehadiran Humaniora dalam perayaan Dies Maulidiyah. Setiap cabang menghadirkan ruang bagi sivitas akademika untuk berkompetisi secara sehat sekaligus membangun interaksi dengan komunitas universitas yang lebih luas.


Bagi Faculty of Humanities, keterlibatan lintas unsur semacam ini memiliki nilai strategis dalam membangun kultur kelembagaan. Lingkungan akademik tidak hanya tumbuh melalui proses pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan layanan administrasi. Kebersamaan, solidaritas, kesehatan, serta interaksi antarsivitas juga menjadi bagian dari ekosistem yang mendukung kehidupan akademik.
Olahraga menjadi salah satu ruang yang memungkinkan nilai tersebut tumbuh secara alami. Dalam pertandingan beregu seperti futsal, bola voli, dan basket, peserta dituntut untuk berkomunikasi, memahami peran, membangun strategi, dan mempercayai rekan satu tim. Sementara dalam cabang individual, dukungan dari sesama anggota kontingen menghadirkan rasa kebersamaan yang sama kuatnya.
Keterlibatan dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa juga membuat relasi yang biasanya berlangsung dalam konteks formal menjadi lebih cair. Dosen dan mahasiswa yang biasanya bertemu dalam proses pembelajaran dapat berdiri dalam satu tim atau memberikan dukungan dari sisi lapangan. Demikian pula tenaga kependidikan yang dalam keseharian berperan dalam layanan fakultas turut menjadi bagian dari semangat kolektif tersebut.
Kondisi ini menjadikan Dies Maulidiyah tidak hanya sebagai perayaan usia institusi, tetapi juga momentum memperkuat rasa memiliki terhadap universitas. Partisipasi aktif sivitas dalam berbagai agenda memungkinkan hari lahir universitas dirayakan sebagai pengalaman bersama, bukan sekadar kegiatan seremonial.
Semangat tersebut sejalan dengan karakter Faculty of Humanities yang menempatkan manusia dan relasi antarmanusia sebagai bagian penting dari kehidupan akademik. Sebuah fakultas tidak hanya dibangun oleh capaian akademik, tetapi juga oleh orang-orang yang mampu bekerja, berinteraksi, dan tumbuh bersama di dalamnya.
Karena itu, Juara III futsal dan Juara Harapan I bola voli menjadi catatan prestasi yang melengkapi makna partisipasi Humaniora dalam Dies Maulidiyah tahun ini. Di balik hasil pertandingan tersebut terdapat keterlibatan yang lebih luas dari sekitar 100 peserta yang bersama-sama membawa nama fakultas dalam enam cabang olahraga.
Melalui kontingen kolaboratif tersebut, Faculty of Humanities turut mengambil bagian dalam menyemarakkan 65 tahun perjalanan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Dari futsal hingga Tenis Meja, dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa hadir dalam satu identitas dan satu semangat: berpartisipasi, berkompetisi secara sportif, dan merayakan Dies Maulidiyah sebagai bagian dari keluarga besar UIN Malang. [unr-sof/Infopub]





