HUMANIORA – (27/2/2026) Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang resmi memulai langkah inovatif dalam menyemarakkan syiar Ramadan melalui pendidikan. Pada Kamis (26/2/2026), program “Online English Course Special Ramadan” sukses digelar perdana secara virtual melalui platform Massive Open Online Course (MOOC) bertajuk Humanities ELearning Oasis (HELO).
Read too:
- Ramadhan: Bulan ‘Pembakaran’ Dosa-dosa
- Mahasiswi Humaniora Nahkodai BI Corner UIN Malang: Siap Perkuat Literasi Finansial Berbasis Digital
Program kursus bahasa Inggris gratis ini diikuti oleh ratusan yang terbagi ke dalam 12 kelas intensif. Pembagian kelas dilakukan berdasarkan jenjang usia, mulai dari level SD Kelas 1-3, SD Kelas 4-6, hingga kategori Teens untuk siswa SLTP dan SLTA, guna memastikan materi yang disampaikan tepat sasaran dan interaktif.

Penggunaan platform HELO menjadi daya tarik utama dalam program ini. Sebagai pusat pembelajaran daring milik fakultas, HELO memungkinkan peserta mengakses materi secara mandiri, berdiskusi secara asinkron, namun tetap mendapatkan pendampingan langsung dari para instruktur profesional hasil kolaborasi dengan Lingua Institute.
Manajer Program, Finda Muftihatun Najihah, M.Ed., mengungkapkan kepuasannya atas kelancaran sesi perdana tersebut. Menurutnya, adaptasi peserta terhadap platform MOOC ini sangat luar biasa.

“Pelaksanaan kelas pertama hari ini terbilang cukup sukses. Para peserta tampak sangat antusias, bukan hanya dalam menyimak materi, tetapi juga aktif berinteraksi di ruang virtual. Meskipun dilaksanakan saat berpuasa, semangat mereka untuk mengasah kemampuan bahasa Inggris tidak luntur sedikit pun,” ungkap Finda usai pelaksanaan program.
Program yang direncanakan berlangsung selama dua bulan (Februari hingga Maret 2026) ini mendapatkan apresiasi tinggi dari pimpinan fakultas. Dekan Fakultas Humaniora, Prof. Dr. M. Faisol, M.Ag., menyatakan bahwa program ini adalah wujud nyata pengabdian fakultas kepada masyarakat dengan memanfaatkan teknologi terkini.

“Program ini merupakan ikhtiar kami untuk menjadikan Ramadan sebagai bulan yang produktif bagi generasi muda. Melalui platform HELO, kami ingin meruntuhkan sekat ruang dan waktu dalam belajar. Ini adalah bentuk syiar ilmu yang relevan dengan perkembangan zaman, di mana penguasaan bahasa internasional menjadi kunci bagi masa depan mereka,” tutur Prof. Faisol.
Selama dua bulan ke depan, para peserta akan dipandu melalui rangkaian modul pembelajaran yang komprehensif. Selain mendapatkan ilmu bahasa Inggris yang praktis dan menyenangkan, penggunaan platform MOOC HELO juga memberikan pengalaman belajar digital yang sistematis bagi anak-anak dan remaja.

Dengan dimulainya sesi perdana ini, Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali membuktikan komitmennya sebagai institusi yang adaptif dan inovatif dalam menebar manfaat bagi masyarakat luas di tengah suasana religius Ramadan. [unr/Infopub]





