MIU Login

Daftar Berita

Ramadhan dan Transformasi Waktu Sosial

Oleh: M. Faisol Ramadhan mengubah denyut kehidupan. Kota yang biasanya bising pada siang hari mendadak melambat, seakan ikut menahan diri bersama mereka yang berpuasa. Warung makan menutup tirai, lalu lintas terasa berbeda, dan percakapan di ruang-ruang publik menjadi lebih tertata. Sebaliknya, ketika matahari terbenam, kehidupan justru menemukan iramanya yang lain.

Muliakan Pejuang Al-Quran di Akar Rumput, IKAFAHUMA Salurkan Apresiasi untuk Guru Ngaji

HUMANIORA – (9/3/2026) Ikatan Alumni Fakultas Humaniora (IKAFAHUMA) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menorehkan jejak pengabdian nyata melalui program sosial bertajuk “Ramadan Berkah: IKAFAHUMA Berbagi”. Pada Jumat (6/3/2026), rombongan pengurus alumni melakukan perjalanan menyambangi RTQ Mambaul Karomah yang terletak di Desa Brongkal, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang. Baca juga: Kunjungan

Gerakan IKAFAHUMA Berbagi: Prototipe Model Pengabdian Berkelanjutan Alumni Humaniora

HUMANIORA – (9/3/2026) Kesuksesan program “Ramadan Berkah: IKAFAHUMA Berbagi” yang digelar di Desa Brongkal, Pagelaran (6/3/2026), menandai babak baru dalam pola pengabdian alumni di lingkungan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Kegiatan ini tidak lagi dipandang sebagai aksi karitatif atau bantuan sosial sesaat, melainkan diproyeksikan menjadi acuan (pilot project) dan model

Menjaga Lisan Saat Berpuasa dalam Perspektif Linguistik

Oleh: Agwin Degaf* Ramadan selalu dimaknai sebagai bulan pengendalian diri. Selama berpuasa, umat Islam tidak hanya diminta menahan lapar dan haus, tetapi juga menahan hawa nafsu dalam arti yang lebih luas, termasuk menjaga ucapan. Rasulullah SAW menegaskan hal ini dalam hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah. Ketika seseorang berpuasa, ia

Ramadhan, Ruh dan jejak-Jejaknya dalam puisi Indonesia

Oleh: M. Anwar Masadi* Bagi Umat Islam puasa memiliki nilai yang khusus. Puasa tidak hanya berhubungan dengan persoalan jasady (tubuh) dengan mampunya sesseorang menahan lapar saja,  tetapi juga persoalan ruhy atau pengelolaan diri (menahan jiwa).  Ketika kecil kita sudah diajarkan bagaimana Ramadhan itu begitu spesial, sehingga persiapannya juga begitu spesial.

Ramadhan dan Al-Mīzān

Oleh: Wildana Wargadinata* Secara bahasa Al-Mīzān berasal dari kata wazn, memiliki arti menimbang, mengukur, menentukan kadar sesuatu. Secara konseptual wazn adalah proses pengukuran atau tindakan menilai berat, nilai, atau kualitas sesuatu. Sedangkan secara filosofis wazn adalah aktifitas evaluatif, ia melambangkan fungsi akal dan keadilan, menimbang sebelum memutuskan. Dalam perspektif yang

Perkuat Komitmen Zona Integritas, Fakultas Humaniora Bagikan Pengalaman PMP ZI Pada FKIK UIN Malang

HUMANIORA – (6/3/2026) Fakultas Humaniora mendapat kunjungan dari Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang pada Jumat, 6 Maret 2026. Kunjungan ini bertujuan untuk belajar pengalaman terkait pelaksanaan Penilaian Mandiri Pembangunan Zona Integritas (PMPZI) yang sebelumnya telah diikuti oleh Fakultas Humaniora. Baca juga: Rombongan FKIK UIN

Perkuat Landasan Strategis, Humaniora Matangkan SOP Visi Misi dan Kurikulum Berbasis OBE

HUMANIORA – (6/3/2026) Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga mutu dan relevansi akademik. Pada Kamis (5/3/2026), jajaran pimpinan dan tim kurikulum fakultas menggelar rapat koordinasi intensif di Ruang Dekanat untuk membahas finalisasi Standard Operating Procedure (SOP) Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran (VMTS) serta kurikulum.

Rahasia Bahasa & Hikmah di Balik Kata “Aku” dalam Rangkaian Ayat-ayat Puasa

Oleh: Muhammad Hasyim* Di dalam rangkaian ayat-ayat puasa, tepatnya di dalam surah Al-Baqarah ayat 186, Allah berfirman: وَاِذَا سَاَلَكَ عِبَادِيْ عَنِّيْ فَاِنِّيْ قَرِيْبٌ ۗ اُجِيْبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ اِذَا دَعَانِۙ فَلْيَسْتَجِيْبُوْا لِيْ وَلْيُؤْمِنُوْا بِيْ لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُوْنَ 186.  Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku Kabulkan

Resiliensi Intelektual: Rahasia Tetap Progresif Tulis Skripsi di Tengah Puasa

HUMANIORA – (5/3/2026) Bagi mahasiswa tingkat akhir, Ramadan bukan sekadar bulan penyucian jiwa, melainkan juga medan pembuktian konsistensi akademik. Di tengah perubahan ritme biologis dan pola aktivitas harian, para pejuang skripsi di Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang justru menemukan formula unik untuk tetap produktif menuntaskan tugas akhir mereka.