MIU Login

Teknologi Pembelajaran Bahasa Arab Harus Dimanfaatkan Secara Optimal di Era Digital

HUMANIORA – (17/10/2025) Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran bahasa Arab menjadi kebutuhan yang tidak dapat ditawar. Teknologi pembelajaran kini tidak sekadar alat bantu, tetapi telah menjadi driving force yang mampu memperkaya proses belajar dan meningkatkan efektivitas pembelajaran bahasa asing di era industri 4.0.

Baca juga:

Hal tersebut disampaikan oleh dosen Bahasa dan Sastra Arab Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Khafid Roziki, M.Pd., dalam kegiatan Workshop Peningkatan Profesionalisme Guru Bahasa Arab, Rabu, 15 Oktober 2025, di Aula MAN 1 Jember. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Program Studi Bahasa dan Sastra Arab Fakultas Humaniora dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Arab se-Kabupaten Jember.

Dalam paparannya, Khafid menegaskan bahwa teknologi pembelajaran harus didesain dan dimanfaatkan secara optimal serta tepat guna, agar benar-benar mendukung tercapainya tujuan pembelajaran bahasa Arab.

“Teknologi hadir untuk menjawab tantangan belajar manusia. Inovasi dalam pembelajaran bahasa asing tidak hanya berarti menggunakan perangkat mutakhir, tetapi bagaimana mengelola sumber daya yang ada secara kreatif untuk menghasilkan pengalaman belajar yang lebih efektif,” ujarnya.

Lebih lanjut, Khafid menjelaskan bahwa inovasi pembelajaran tidak selalu harus berorientasi pada kemajuan teknologi tinggi. Kreativitas guru dalam menyajikan pembelajaran yang menarik dapat menjadi bentuk inovasi yang berdampak besar bagi siswa.

“Inovasi bisa berupa ide, metode, atau media pembelajaran yang baru dan kontekstual. Misalnya, memanfaatkan flash cards, multimedia linier, atau media interaktif yang membuat siswa lebih mudah memahami dan menikmati proses belajar bahasa Arab,” tambahnya.

Dalam sesi praktik, Khafid juga menunjukkan berbagai contoh model media pembelajaran yang dapat diterapkan di kelas-kelas bahasa asing. Ia menekankan bahwa media berperan penting sebagai pemantik motivasi belajar siswa, yang pada akhirnya meningkatkan hasil belajar.

“Dengan motivasi tinggi dan pembelajaran yang berpusat pada keaktifan siswa, tujuan pembelajaran bahasa asing akan lebih mudah dicapai,” tegasnya.

Workshop yang digelar secara luring ini dihadiri oleh puluhan guru bahasa Arab dari berbagai madrasah di Kabupaten Jember, mulai tingkat ibtidaiyah hingga aliyah. Para peserta antusias mengikuti kegiatan yang memberikan wawasan baru tentang strategi pengajaran modern dan pemanfaatan media berbasis teknologi.

Ketua MGMP Bahasa Arab Jawa Timur, Jamanhuri, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini.

“Kegiatan seperti ini sangat kami harapkan. Sinergi antara dosen Fakultas Humaniora UIN Malang dan para guru madrasah menjadi langkah nyata peningkatan profesionalisme. Kami berharap ke depan ada pelatihan khusus yang lebih aplikatif, terutama tentang pembuatan media pembelajaran bahasa Arab,” ungkapnya.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata implementasi Tridharma Perguruan Tinggi, di mana dosen Fakultas Humaniora turut mengabdikan ilmu pengetahuan dan teknologi kepada masyarakat. Melalui kegiatan pengabdian seperti ini, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang terus memperkuat perannya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan bahasa Arab di Indonesia. (unr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait