HUMANIORA – (4/3/2026) Semangat literasi dan kolaborasi di bulan suci Ramadhan diwujudkan oleh mahasiswi Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Maulidya Marta Zalsabila, melalui penyelenggaraan Community Meetup & Iftar Gathering bersama komunitas yang ia bangun, Eithere You Community. Kegiatan ini berlangsung di AADK Coffee & Eatery, Sabtu, 28 Februari 2026 dan dihadiri lebih dari 50 peserta dari berbagai institusi pendidikan.
Baca juga:
- Puasa dan Rewiring Iman: Saatnya Menyetel Ulang “Mesin” Spiritual Kita
- Prodi BSA Masuki Fase Desain Kurikulum: Transformasi Paradigma Menuju Outcome-Based Education
Acara ini mengusung konsep Founder & Edu-Tech sharing session, networking, serta buka bersama. Tidak hanya diikuti oleh civitas akademika UIN Malang, kegiatan ini juga berhasil menjangkau mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi seperti Universitas Brawijaya, Universitas Muhammadiyah Malang, UIN Sunan Ampel Surabaya, Universitas Merdeka Malang, dan Universitas Negeri Malang, bahkan pelajar tingkat SMK.
Menurut Maulidya, momentum Ramadhan menjadi alasan utama terselenggaranya kegiatan ini. “Ramadhan bukan hanya tentang berbuka bersama, tetapi juga tentang membangun makna, relasi, dan refleksi diri. Saya ingin menghadirkan ruang literasi yang lebih ramah bagi generasi muda, khususnya Gen Z, agar mereka memiliki visi dan arah yang jelas dalam meraih passion dan masa depan,” ujar mahasiswi Prodi BSA tersebut.
Dalam sesi talkshow, panitia menghadirkan dua narasumber inspiratif. Pertama, Dina Fajar, kreator digital dan influencer asal Universitas Brawijaya yang memiliki lebih dari 30 ribu pengikut di media sosial. Kedua, Endin selaku founder komunitas Hacker Room Indonesia yang berasal dari Surabaya dan aktif membangun ekosistem teknologi dan literasi digital di kalangan anak muda.

Materi yang dibahas meliputi pengembangan personal branding, literasi finansial, pentingnya networking, serta kesiapan menghadapi peluang di era digital. Diskusi berlangsung interaktif dan memberikan banyak sudut pandang baru bagi para peserta.
Antusiasme terhadap kegiatan ini juga terlihat dari capaian publikasi digital. Informasi acara yang dibagikan melalui Instagram berhasil menjangkau lebih dari 70 ribu akun, menunjukkan besarnya minat generasi muda terhadap ruang diskusi yang produktif dan inspiratif.
Sebagai mahasiswi Fakultas Humaniora, Maulidya menilai bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam membangun budaya literasi yang aplikatif. Pendekatan humaniora yang mengedepankan komunikasi, empati, dan kepekaan sosial dipadukan dengan isu-isu edutech dan pengembangan diri menjadi inovasi yang relevan dengan kebutuhan generasi masa kini.
Ke depan, EithereYou Community diharapkan dapat terus menjadi wadah kolaboratif lintas kampus dan lintas disiplin yang menumbuhkan kesadaran akan pentingnya relasi, pertukaran gagasan, serta pembudayaan nilai-nilai positif dalam mempersiapkan masa depan. [dya-Infopub]





