HUMANIORA — (16/12/2025) Mahasiswa Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menunjukkan kompetensi wirausaha yang kuat dan berdaya saing nasional melalui capaian prestasi membanggakan pada ajang Kompetisi Wirausaha Tingkat Nasional 2025. Mochamad Muzaky Abdurrahman, mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Arab (BSA) berhasil meraih Juara II dalam kompetisi yang diselenggarakan oleh Pesantren Wirausaha Kalasuba Indonesia pada 13–14 Desember 2025.
Baca juga:
- Jaga Mutu Evaluasi Pembelajaran, Dosen Sastra Inggris Review Soal UAS Bahasa Inggris 2
- Humaniora Gelar Pemutakhiran Kurikulum, Prodi BSA dan Sastra Inggris Fokus pada Kompetensi Abad 21 dan Kebutuhan Industri
Dalam even tersebut, Abdul berkolaborasi dengan M. Faqri Rizqi Ma’arup. Keduanya tampil meyakinkan melalui perencanaan usaha yang matang, terstruktur, dan visioner, sehingga mampu bersaing secara kompetitif dengan peserta dari berbagai perguruan tinggi ternama, seperti Universitas Brawijaya, IPB University Bogor, Universitas Negeri Surabaya (Unesa), serta UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

Kompetisi Wirausaha Nasional ini dirancang sebagai wadah strategis untuk menghimpun calon wirausahawan muda dari berbagai kampus di Indonesia. Selain menjadi ajang kompetisi ide bisnis, kegiatan ini juga memberikan dukungan dan pendampingan bagi peserta dalam mengembangkan rencana usaha yang berkelanjutan. Para peserta diuji tidak hanya dalam kemampuan mempresentasikan gagasan, tetapi juga dalam ketajaman analisis, kesiapan mental, serta daya tahan menghadapi tantangan dunia usaha.
Tim mahasiswa UIN Malang berhasil menarik perhatian dewan juri yang terdiri dari para praktisi dan pengusaha sukses. Salah satu juri, Heri, selaku Founder Pesantren Wirausaha Kalasuba Indonesia, menyampaikan pesan inspiratif kepada para peserta. Ia menegaskan bahwa seorang pengusaha harus memiliki mental yang kuat serta perencanaan usaha yang sangat matang agar mampu bertahan dan berkembang di tengah persaingan.
Mochamad Muzaky Abdurrahman mengungkapkan rasa bangga atas capaian yang diraih. Menurutnya, keberhasilan ini menjadi bukti bahwa perencanaan usaha yang disusun secara serius dan terukur dapat diterima serta diapresiasi oleh para juri yang berpengalaman. Ia juga menyampaikan kesan mendalam selama mengikuti kompetisi, terutama kesempatan untuk bertemu dan bersaing secara sehat dengan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi.
“Kami dari tim UIN Malang bangga dengan rencana usaha kami bisa diterima baik oleh mereka yakni para juri yang juga milyader, bapak heri selaku juri sekaligus founder pesantren wirausaha kalasuba Indonesia”, ujar mahasiswa asal kota Tulungagung tersebut.
Apresiasi turut disampaikan oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Fakultas Humaniora, Dr. Galuh Nur Rohmah, M.Pd. Ia menyampaikan ucapan selamat atas prestasi yang diraih mahasiswa Humaniora tersebut. Menurutnya, capaian ini mencerminkan keberhasilan pembinaan mahasiswa yang tidak hanya berorientasi pada akademik, tetapi juga pada penguatan soft skills dan jiwa kewirausahaan. Ia berharap prestasi ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa Humaniora lainnya untuk berani berinovasi, berkompetisi, dan mengembangkan potensi diri di berbagai bidang.
Prestasi ini menegaskan bahwa mahasiswa Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang tidak hanya unggul dalam kajian akademik dan keilmuan humaniora, tetapi juga memiliki kompetensi kewirausahaan yang kuat dan relevan dengan tantangan zaman. [unr]





