MIU Login

Dosen Humaniora Presentasikan Artikel di Konferensi Internasional di Rusia

HUMANIORA – (4/11/2025) Zainur Rofiq, M.A., dosen Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, memperoleh penghargaan internasional dengan mempresentasikan makalah ilmiahnya dalam International Conference ke-5 bertemakan “The Heritage of Muslim Theologians: the Role in Strengthening the Spiritual and Moral Values and Civil Identity”. Konferensi ini berlangsung pada 28–31 Oktober 2025 di Makhachkala, Republik Dagestan, Rusia.

Baca juga:

Mengusung tema yang sangat relevan dengan tantangan global saat ini, konferensi ini menjadi ajang penting bagi para pemikir dan peneliti untuk membahas peran teolog Muslim dalam memperkuat nilai-nilai spiritual, moral, dan membentuk identitas kewarganegaraan yang harmonis di dunia yang semakin plural. Forum ini juga mengangkat diskusi tentang bagaimana warisan teologi Islam berkontribusi dalam menyikapi dinamika sosial dan budaya global.

Zainur Rofiq, sebagai salah satu pembicara terundang, menyampaikan makalah berjudul “Framing (In)Tolerance in the Diversity of Indonesia: A Linguistic Perspective”. Dalam makalah ini, Zainur mengkaji bagaimana bahasa berperan dalam membingkai konsep toleransi dan intoleransi di Indonesia, sebuah negara dengan keberagaman etnis dan agama yang sangat kaya. Ia memaparkan bagaimana dinamika kebahasaan dapat mempengaruhi interaksi sosial dan sikap terhadap keragaman budaya dan agama, serta bagaimana pendekatan linguistik dapat memperkuat pesan-pesan toleransi dalam masyarakat Indonesia.

Konferensi ini dihadiri oleh lebih dari 300 peserta yang terdiri dari profesor, para Mufti, dosen, peneliti, dan mahasiswa dari Republik Dagestan serta republik-republik lainnya di Rusia. Acara ini diselenggarakan oleh Ministry of National Policy and Religious Affairs of the Republic of Dagestan dan menghadirkan berbagai pembicara terkemuka dari berbagai negara.

Beberapa pembicara terundang yang turut hadir antara lain: seorang profesor dari Libya, dua peneliti/dosen dari Indonesia (termasuk Zainur Rofiq, M.A.), dua peneliti/profesor dari Ethiopia, seorang profesor sekaligus Imam Besar dari Montenegro, serta tim peneliti dari Maturidi Research Center Uzbekistan. Kehadiran para pemikir ini semakin memperkaya perspektif diskusi yang terjadi dalam konferensi ini, menjadikannya forum ilmiah multikultural yang menggali berbagai wawasan dan kontribusi teologi Islam dari berbagai penjuru dunia.

Partisipasi aktif Zainur Rofiq dalam konferensi ini menunjukkan komitmen Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dalam berperan serta dalam riset internasional yang menghubungkan kajian kebahasaan, toleransi, dan identitas di tingkat global. Ini juga mempertegas posisi UIN Malang dalam membangun jejaring akademik yang luas, tidak hanya di dunia Islam, tetapi juga di kalangan akademisi global.

Dengan semangat untuk terus mengembangkan riset berkualitas dan memperkuat kolaborasi internasional, Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berkomitmen untuk mendukung para dosen dalam membawa kontribusi akademik mereka ke forum-forum ilmiah internasional. Kehadiran Zainur di konferensi ini menjadi bukti nyata bahwa UIN Malang siap untuk terus memperkuat posisi globalnya melalui penelitian yang relevan dengan isu-isu sosial, budaya, dan agama. (hz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait