MIU Login

Dosen Humaniora Paparkan Arah Pengembangan Lembaga dalam FGD di UIN Ar-Raniry Aceh

HUMANIORA – (20/11/2025) Dosen Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Assoc. Prof. Dr. H. Sutaman, MA, menjadi narasumber dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan oleh Fakultas Humaniora Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh pada Senin, 17 November 2025. Diskusi ini berlangsung di ruang Executive Meeting Fakultas Humaniora dan diikuti oleh Dekan, jajaran pimpinan fakultas, serta seluruh dosen Program Studi Bahasa dan Sastra Arab (BSA). Kehadiran Sutaman menjadi bagian penting dari upaya memperkuat arah pengembangan akademik dan layanan pendidikan di lingkungan Prodi BSA.

Baca juga:

FGD dipimpin langsung oleh Dekan Fakultas Humaniora UIN Ar-Raniry, Dr. H. Syarifuddin, yang menegaskan bahwa forum ini diperlukan untuk menyamakan visi dan mengidentifikasi strategi pengembangan lembaga ke depan. Dalam kesempatan tersebut, Sutaman memaparkan arah pengembangan fakultas dari tiga aspek utama: akademik, kemahasiswaan, dan pengabdian kepada masyarakat.

Pada aspek akademik, ia menyoroti pentingnya penyelarasan kurikulum dengan kerangka KKNI–OBE, sehingga lebih relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan global. Ia menggarisbawahi perlunya integrasi keterampilan abad ke-21, seperti critical thinking, literasi digital, kemampuan menulis akademik, dan media literacy, ke dalam pembelajaran.

Dalam kesempatan yang sama, Sutaman juga menekankan urgensi memperluas jejaring akademik melalui berbagai bentuk kolaborasi nasional dan internasional, sebgaimana yang dilakukan Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Program seperti lecture mobility, guest lecture, hingga pembentukan konsorsium riset antar-prodi dinilai dapat meningkatkan produktivitas akademik dan publikasi ilmiah.

Tak hanya itu, dosen prodi BSA tersebut juga mendorong peningkatan internasionalisasi mahasiswa melalui program student mobility, magang luar negeri, dan student inbound. Untuk mendukung hal tersebut, ia menilai pentingnya pendampingan intensif dalam persiapan bahasa, proposal, hingga administrasi, sehingga mahasiswa siap bersaing dalam kesempatan global yang tersedia.

FGD ini berlangsung dinamis dengan banyak masukan dan diskusi dari para dosen. Kegiatan ini sekaligus mempertegas komitmen kemitraan antara Fakultas Humaniora UIN Malang dan UIN Ar-Raniry dalam membangun inovasi berkelanjutan berbasis keilmuan Humaniora. [unr]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait