MIU Login

Resmi Terpilih! JakaRara Humaniora 2025 Siap Tebarkan Pesona Fakultas Lebih Luas

HUMANIORA – (9/12/2025) Puncak grand final Jaka Rara Fakultas Humaniora 2025 menjadi saksi lahirnya dua sosok inspiratif baru dari kalangan mahasiswa. Bertempat di Ruang Teater Fakultas Humaniora pada Minggu, 7 Desember 2025, Rasya Murdian Hafiz (Bahasa dan Sastra Arab, 2024) dan Aura Septi Hidayat (Sastra Inggris, 2024) resmi dinobatkan sebagai Jaka dan Rara Fakultas Humaniora 2025 setelah melalui proses seleksi panjang dan kompetitif.

Read too:

Dari total 40 pendaftar lintas program studi, tersaring 12 finalis terbaik yang kemudian tampil di puncak dengan kemampuan komunikasi, kepribadian, dan performa panggung yang memukau. Keduanya berhasil memenangkan hati para juri—Dr. Penny Respati Yurisa, M.Pd., Whida Rositama, M.Hum., dan Norma Hasanatul Maghfiroh, M.Psi.—melalui kecakapan public speaking, kecerdasan, serta karakter yang kuat sebagai representasi mahasiswa Humaniora.

Pemilihan Jaka Rara Humaniora bukan hanya ajang adu penampilan visual. Kompetisi ini merupakan program pengembangan kapasitas diri yang dirancang oleh Komunitas Pesona Humaniora—fokus pada pembinaan 48 skill yang terangkum dalam empat komponen utama: Beauty, kemampuan tampil menarik dan komunikatif; Brain, kecerdasan dan keluasan wawasan; Brave, keberanian menyampaikan gagasan secara elegan; dan Behaviour, etika, kepribadian, dan akhlak yang luhur.

Selama proses seleksi, para finalis telah melewati rangkaian tahapan ketat mulai dari wawancara, penilaian public speaking, bakat, hingga uji spontanitas menyampaikan argumen dalam bahasa Indonesia, Inggris, ataupun Arab. Tahun ini, kemampuan berbahasa asing menjadi keunggulan yang menonjol dari para peserta.

Rasya dan Aura mengaku sangat bersyukur atas pencapaian ini. Keduanya menilai tantangan terbesar terletak pada kualitas finalis lain yang sama-sama unggul, baik dalam public speaking maupun kemampuan bahasa.

Sebagai duta fakultas, mereka berharap dapat menjadi figur publik yang dapat memberikan kontribusi positif bagi fakultas dan motivasi bagi mahasiswa lain. “Berlatihlah public speaking dari sekarang. Kuasai juga bahasa asing, karena itu akan menjadi nilai tambah yang sangat besar,” ungkap keduanya saat diwawancara tim Infopub Humaniora .

Panggung grand final yang megah, dukungan sivitas akademika, serta atmosfer kompetisi yang hangat menegaskan kualitas ajang ini sebagai wadah aktualisasi diri mahasiswa. Para juri menilai bahwa kemampuan public speaking finalis tahun ini meningkat signifikan—tidak hanya cepat dan kritis, tetapi juga mampu disampaikan dengan bahasa Inggris dan Arab secara natural.

Dengan terpilihnya Rasya dan Aura sebagai Jaka Rara Humaniora 2025, Fakultas Humaniora menaruh harapan besar kepada keduanya untuk menjadi representasi mahasiswa yang kreatif, komunikatif, berkarakter, serta mampu membawa nama baik fakultas di level nasional maupun internasional. Ajang Jaka Rara tahun ini kembali membuktikan bahwa Fakultas Humaniora tidak hanya mencetak mahasiswa cerdas secara akademik, tetapi juga membangun generasi yang percaya diri, berbudaya, dan siap menjadi agen perubahan di masyarakat. [asf]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait