MIU Login

Perkuat Landasan Strategis, Humaniora Matangkan SOP Visi Misi dan Kurikulum Berbasis OBE

HUMANIORA – (6/3/2026) Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga mutu dan relevansi akademik. Pada Kamis (5/3/2026), jajaran pimpinan dan tim kurikulum fakultas menggelar rapat koordinasi intensif di Ruang Dekanat untuk membahas finalisasi Standard Operating Procedure (SOP) Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran (VMTS) serta kurikulum.

Read too:

Rapat ini dihadiri langsung oleh Dekan Fakultas Humaniora, Prof. Dr. M. Faisol, M.Ag., beserta segenap tim kurikulum fakultas. Fokus utama pertemuan ini adalah menyusun panduan baku yang akan menjamin konsistensi, legalitas, serta relevansi kurikulum fakultas dengan kebutuhan zaman.

Dalam diskusi tersebut, ditekankan bahwa SOP VMTS dan kurikulum bukan sekadar kelengkapan administratif, melainkan instrumen vital untuk memastikan arah strategis fakultas dan program studi tetap selaras. Dengan adanya panduan baku, proses perumusan visi-misi dapat dilakukan secara sistematis, meminimalisir risiko operasional, serta meningkatkan efisiensi dalam mencapai tujuan lembaga.

“SOP ini menjadi panduan agar penyusunan kurikulum di tingkat prodi tetap berpijak pada Standar Nasional Pendidikan dan KKNI. Ini untuk menjamin legalitas dan dokumentasi akademik, terutama dalam menghadapi tantangan akreditasi,” tegas Prof. Faisol.

Salah satu poin krusial yang dibahas dalam rapat koordinasi ini adalah mekanisme pelibatan pemangku kepentingan (stakeholders). Fakultas Humaniora berkomitmen untuk tidak menyusun kurikulum di “menara gading”, melainkan melalui proses kolaboratif yang melibatkan mitra industri dan pengguna lulusan, profesional dan ahli, dosen, serta mahasiswa dan alumni melalui tracer study untuk perbaikan metode pembelajaran.

Melibatkan berbagai pihak secara aktif memastikan bahwa kurikulum yang dihasilkan merupakan kompromi fungsional antara tuntutan akademik yang mendalam dan kebutuhan praktis dunia kerja atau industri.

Selain perumusan awal, SOP ini juga mengatur mekanisme peninjauan kurikulum secara berkala dalam kurun waktu 4-5 tahun sekali. Langkah ini diambil agar materi ajar tetap relevan dengan dinamika ilmu pengetahuan yang terus berkembang pesat, termasuk integrasi pembelajaran berbasis Outcome-Based Education (OBE).

Secara keseluruhan, pemantapan SOP Visi, Misi, dan Kurikulum ini menjadi langkah awal yang solid bagi Fakultas Humaniora untuk mencetak lulusan yang tidak hanya mumpuni secara keilmuan, tetapi juga memiliki kompetensi yang dibutuhkan secara global. [al/Infopub]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait