MIU Login

Perkuat Daya Saing Lulusan Bidang Penerjemahan, Mahasiswa Humaniora Ikuti Uji Kompetensi BNSP

HUMANIORA – (21/1/2026) Mahasiswa Fakultas Humaniora Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kompetensi profesional. Zakia Luthfia Masneno, mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Arab, berhasil mengikuti Uji Kompetensi Skema Penerjemah Teks Umum yang diselenggarakan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) P1 UIN Maliki Malang, Sabtu (17/1/2026).

Read too:

Uji kompetensi yang digelar di Tempat Uji Kompetensi (TUK) Lab 2 Fakultas Humaniora ini menjadi ujian kompetensi perdana di lingkungan UIN Maliki Malang untuk skema penerjemah teks umum. Pelaksanaannya turut disaksikan langsung oleh perwakilan BNSP Pusat, sebagai bentuk penjaminan mutu dan kesesuaian dengan standar sertifikasi nasional.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya strategis fakultas dan universitas dalam menyiapkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki pengakuan kompetensi profesional berstandar nasional, khususnya di bidang penerjemahan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

Ujian dilaksanakan dalam bentuk tes tertulis dan praktik penerjemahan, dengan pengawasan langsung dari Direktur LSP P1 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang sekaligus dosen Sastra Inggris Fakultas Humaniora, Dr. Ahmad Ghozi, M.A., serta dosen Bahasa dan Sastra Arab Fakultas Humaniora sekaligus Asesor Kompetensi Bersertifikat BNSP, Dien Nur Chotimah, M.Pd. Dalam proses pengujian, peserta diuji kemampuan menerjemahkan teks umum dari bahasa Arab ke bahasa Indonesia dan sebaliknya, berdasarkan rubrik penilaian resmi BNSP.

Perwakilan BNSP Pusat, Muhammad Nur Hayyid dan Evi Listiyani, turut hadir menyaksikan jalannya uji kompetensi sekaligus memberikan masukan profesional terkait standar penyelenggaraan sertifikasi di lingkungan perguruan tinggi.

“Uji kompetensi ini bukan hanya mengukur ketepatan hasil terjemahan, tetapi juga kemampuan memahami konteks kultural, ketepatan makna, dan gaya bahasa sumber,” ujar Dien Nur Chotimah saat menutup sesi pengujian.

Bagi Zakia, keikutsertaan dalam uji kompetensi ini menjadi pengalaman akademik dan profesional yang sangat berharga. Ia mengaku memperoleh kepercayaan diri lebih besar setelah mengikuti proses uji yang dinilai langsung oleh asesor berkompeten dan disaksikan perwakilan BNSP Pusat. “Pengalaman ini membuat saya lebih siap menghadapi tantangan dunia kerja,” ungkapnya.

Penyelenggaraan uji kompetensi ini sejalan dengan visi Fakultas Humaniora untuk melahirkan sumber daya manusia profesional di bidang bahasa dan budaya, sekaligus memperkuat posisi fakultas sebagai pusat pengembangan kompetensi kebahasaan yang adaptif terhadap kebutuhan industri.

Melalui uji kompetensi perdana ini, Fakultas Humaniora berharap dapat membuka lebih luas akses sertifikasi profesi bagi mahasiswa, memperkuat jejaring dengan lembaga eksternal, serta menjadi model pelaksanaan uji kompetensi berkelanjutan di lingkungan perguruan tinggi. [unr/Infopub]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait