MIU Login

Jadi Rujukan Transformasi Digital, Infopub Humaniora Latih Pengelolaan Informasi di Madrasah

HUMANIORA – (28/1/2026) Pengelolaan informasi digital Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang terus menjadi sorotan lembaga mitra. Akurasi dan keaktualan informasi yang disajikan menjadikan MTs Almaarif 01 Singosari, Malang, secara khusus mengundang Tim Informasi dan Publikasi (Infopub) Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang untuk berbagi ilmu dalam Workshop Peningkatan Kualitas Pengelolaan Website dan Publikasi Kegiatan Madrasah, Jumat (23/1/2026).

Read too:

Kepala MTs Almaarif 01 Singosari, Dwi Retno Palupi, M.Pd., dalam sambutannya menyatakan ketertarikannya pada manajemen informasi di Fakultas Humaniora yang dinilai sudah sangat mapan (settle). Menurutnya, performa informasi yang disajikan fakultas tersebut sangat transparan, akuntabel, dan konsisten.

“Kami sangat mengapresiasi Fakultas Humaniora dan bermaksud menimba ilmu tentang pengelolaan informasi digital. Kegiatan hari ini sudah lama kami harapkan untuk mendapatkan perspektif langsung dari Infopub Humaniora mengenai bagaimana mengelola data secara profesional,” ungkap Palupi.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Unit Infopub Fakultas Humaniora, Khafid Roziki, M.Pd., menekankan bahwa infrastruktur digital bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan pusat syaraf informasi sebuah institusi. Di era banjir informasi, website resmi harus diposisikan sebagai Single Source of Truth atau rujukan utama yang valid bagi masyarakat.

“Website bukan lagi sekadar platform pajangan, melainkan sebuah aset intelektual yang menentukan eksistensi institusi. Jika setiap denyut kegiatan akademik, prestasi mahasiswa, hingga rekognisi internasional civitas akademika tidak diarsipkan secara digital, maka seluruh jejak intelektual tersebut terancam hilang dari ingatan publik dan luput dari radar pemeringkatan global,” paparnya.

Lebih lanjut, Khafid menegaskan bahwa kunci utama transformasi bukanlah pada alat, melainkan perubahan pola pikir (growth mindset). Ia menganalogikan madrasah tanpa website yang optimal ibarat perpustakaan besar di tengah hutan tanpa akses “jalan tol”—berharga namun tidak dapat dijangkau dunia.

Menyambung aspek fundamental tersebut, pakar IT Infopub Humaniora, Ulya Nuzulir Rohmah, S.Kom., membedah strategi operasional pengelolaan Content Management System (CMS). Fokusnya adalah menciptakan sistem yang bertenaga sekaligus aman dari ancaman siber.

Ulya menjelaskan bahwa performa website sangat bergantung pada struktur situs (sitemap) yang logis dan optimasi SEO (Search Engine Optimization) on-page. Hal ini krusial agar konten madrasah mudah ditemukan di mesin pencari. Selain itu, aspek kecepatan akses menjadi perhatian utama.

“Audiens di tahun 2026 cenderung meninggalkan situs yang pemuatannya lambat. Oleh karena itu, teknik kompresi gambar dan penggunaan caching adalah keharusan agar website tetap ringan diakses, terlepas dari kualitas koneksi internet pengguna,” jelas Ulya.

Dalam aspek usabilitas, Ulya mendorong desain yang responsif (mobile-friendly) dan navigasi yang intuitif. Informasi publik seperti laporan sekolah dan layanan administrasi harus disusun dalam kategori yang jelas agar mudah ditemukan oleh masyarakat umum.

“Website yang optimal bukan hanya soal estetika yang bagus, tetapi bagaimana ia mampu menghubungkan informasi kepada pengguna dengan cara yang paling mudah, cepat, dan aman,” pungkasnya.

Langkah ini sejalan dengan strategi Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (PTIPD) UIN Malang yang telah melakukan langkah preventif masif untuk melindungi aset digital kampus. Melalui migrasi seluruh website fakultas ke template dan server baru, PTIPD berhasil membasmi ancaman siber yang meresahkan. Sistem keamanan baru ini terbukti efektif menghentikan insiden injeksi judi online dan malware pada platform WordPress di lingkungan universitas.

Melalui pendampingan ini, Fakultas Humaniora UIN Malang menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra strategis bagi lembaga pendidikan dalam membangun ekosistem digital yang kuat, mandiri, dan berdaya saing global tanpa meninggalkan nilai-nilai lokal. [unr/Infopub]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait