HUMANIORA — (7/4/2026) Fakultas Humaniora Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar kegiatan Sinkronisasi Program Kerja dan Optimalisasi Anggaran 2026 pada Senin (6/4/2026) bertempat di Ruang Dekanat lantai 1. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memastikan perencanaan program kerja berjalan selaras dengan arah kebijakan fakultas serta penggunaan anggaran yang efektif dan akuntabel.
Read too:
- Pengalaman yang Menjadi Kenangan
- Perkuat Jejaring dan Sinergi Alumni, IKAFAHUMA Gelar Kunjungan Kerja ke Pulau Garam
Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber, Imam Bani Mustolik, M.Pd. dari Bagian Perencanaan, serta Prof. Dr. M. Faisol, M.Ag. selaku Dekan Fakultas Humaniora. Keduanya memberikan pemaparan terkait pentingnya sinkronisasi perencanaan program dan pengelolaan anggaran berbasis kinerja.

Secara umum, kegiatan ini bertujuan untuk menyelaraskan program kerja setiap unit di lingkungan Fakultas Humaniora dengan rencana strategis fakultas, sekaligus memastikan bahwa alokasi anggaran tahun 2026 dapat dimanfaatkan secara optimal, tepat sasaran, dan berdampak nyata terhadap peningkatan kualitas layanan akademik maupun non-akademik.
Dalam pemaparannya, Imam Bani Mustolik menekankan pentingnya perencanaan yang terintegrasi dan berbasis data. Menurutnya, setiap program kerja harus dirancang secara terukur dengan indikator kinerja yang jelas, sehingga memudahkan proses evaluasi dan pengendalian anggaran.
Sementara itu, Prof. Dr. M. Faisol, M.Ag., menegaskan bahwa sinkronisasi program kerja dan optimalisasi anggaran merupakan kunci dalam mewujudkan tata kelola fakultas yang profesional dan berdaya saing.
“Setiap program yang dirancang harus memiliki arah yang jelas dan selaras dengan visi fakultas. Anggaran bukan sekadar untuk dibelanjakan, tetapi harus mampu menghasilkan dampak nyata, baik dalam peningkatan kualitas akademik, layanan, maupun kontribusi kepada masyarakat,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa efektivitas penggunaan anggaran sangat bergantung pada komitmen seluruh unit dalam merancang program yang prioritas, relevan, dan berorientasi hasil. Dengan demikian, setiap rupiah yang digunakan dapat memberikan nilai tambah bagi pengembangan institusi.
Kegiatan ini berlangsung dengan diskusi interaktif antara pimpinan fakultas dan para pengelola program, yang membahas berbagai strategi peningkatan efisiensi dan efektivitas pelaksanaan program kerja ke depan.
Melalui kegiatan ini, Fakultas Humaniora berharap dapat memperkuat sinergi antarunit, meningkatkan kualitas perencanaan, serta memastikan bahwa anggaran tahun 2026 benar-benar menjadi instrumen strategis dalam mendorong kemajuan fakultas secara berkelanjutan. [al/Infopub]





