HUMANIORA – (22/1/2026) Mekanisme penyelesaian studi melalui penulisan artikel jurnal ilmiah sebagai alternatif pengganti skripsi kini menjadi hal yang strategis sekaligus menantang bagi mahasiswa yang ingin meningkatkan portofolio akademik mereka di level internasional. Skema ini bukan sekadar jalur administratif biasa, melainkan sebuah transformasi budaya riset yang menuntut integritas dan kualitas intelektual yang tinggi.
Read too:
- Prodi Sastra Inggris Gelar Sosialisasi Publikasi Jurnal sebagai Tugas Akhir Pengganti Skripsi
- Perkuat Daya Saing Lulusan Bidang Penerjemahan, Mahasiswa Humaniora Ikuti Uji Kompetensi BNSP
Hal itu disampaikan oleh Ketua Program Studi Sastra Inggris (Sasing) Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Dr. Agwin Degaf, M.A., dalam kegiatan Sosialisasi Tugas Akhir Pengganti Skripsi yang digelar secara daring pada Rabu (21/1/2026).
Dalam penjelasannya, Dr. Agwin menegaskan bahwa jalur artikel jurnal dirancang khusus untuk mendorong mahasiswa terlibat aktif dalam ekosistem publikasi ilmiah global. Mahasiswa ditantang untuk menghasilkan karya yang tidak hanya tuntas secara akademik, tetapi juga layak konsumsi publikasi nasional dan internasional.
“Jalur ini adalah strategi akademik untuk membekali mahasiswa dengan pengalaman riset yang terstruktur dan kompetitif. Kita ingin lulusan Sasing tidak hanya mahir berbahasa, tetapi juga diakui sebagai peneliti muda di tingkat nasional maupun internasional,” ungkap Dr. Agwin.
Mengingat statusnya sebagai jalur “Level Up”, Program Studi menetapkan standar yang cukup ketat. Mahasiswa yang dapat mendaftar minimal berada di semester VI dengan IPK minimal 3,00 dan telah menempuh 80 SKS. Selain itu, mereka harus sudah lulus mata kuliah Metodologi Penelitian tanpa ada nilai D atau E.
Ada beberapa poin krusial yang harus dipatuhi dalam skema ini, pertama, Anti-AI Generatif: Mahasiswa dilarang keras menggunakan AI generatif dalam penulisan substansi artikel demi menjaga orisinalitas pemikiran. Kedua, Objek Kajian: Artikel wajib menggunakan bahasa Inggris akademik dengan fokus pada lingkup linguistik, sastra, atau kajian budaya. Ketuga, Standar Jurnal: Target publikasi minimal adalah jurnal terakreditasi SINTA 2 atau SINTA 3, hingga jurnal internasional bereputasi seperti Scopus.
Bagi mahasiswa yang tertarik, pendaftaran telah dibuka mulai hari ini, 21 Januari hingga 20 Februari 2026. Proses seleksi akan diawali dengan review proposal oleh tim ahli. Jika dinyatakan lolos, mahasiswa akan mendapatkan pendampingan intensif dari dosen pembimbing dengan kewajiban bimbingan minimal tujuh kali.
Mahasiswa akan diposisikan sebagai penulis pertama, yang memberikan mereka kredit penuh atas karya riset tersebut. Proses pengerjaan ini ditargetkan selesai hingga Desember 2026, mencakup batas akhir pengiriman (submission) ke jurnal tujuan.
Melalui kebijakan ini, Program Studi Sastra Inggris UIN Malang berkomitmen menciptakan lulusan yang memiliki daya tawar tinggi di dunia profesional maupun akademik, sekaligus memperkuat posisi fakultas dalam kancah publikasi ilmiah global. [unr/Infopub]





