
Sekali lagi, mahasiswa Jurusan Bahasa dan Sastra Arab membuktikan kemampuannya dalam bidang bahasa Arab. Kali ini, mereka sukses menerjemahkan sebuah buku berjudul “Badai Musim Semi”. Novel berbahasa Arab berjudul “Rabi’ Al-‘Ashif” tersebut berhasil diterjemahkan oleh mahasiswa profesi tarjamah angkatan 2009. Sebagai bentuk apresiasi, mereka melaunching buku karya Naguib Al-Kailani itu,
Rasa haru dirasakan oleh para calon wisudawan Fakultas Humaniora dan Budaya. Bagaimana tidak, hanya dalam hitungan hari mereka akan meninggalkan guru dan dosen mereka, khususnya yang ada di Fakultas tiga jurusan ini. Dalam Yudisium dan Pelepasan mahasiswa Rabu (8/5) lalu, Drs. KH. Chamzawi, M.HI. selaku Dekan Fakultas Hudaya, berpesan kepada
Sebanyak 100 calon wisudawan, masing-masing dari jurusan Bahasa dan Sastra Inggris, Pendidikan Bahasa Arab, serta Bahasa dan Sastra Arab mengikuti rangkaian kegiatan Yudisium dan Pelepasan Mahasiswa Semester Genap Tahun Akademik 2012/2013, Sabtu (8/5). Dalam kegiatan ini, para calon wisudawan mendapatkan motivasi, laporan akademik, serta hadiah bagi para mahasiswa yang berprestasi.
Sebelum diwisuda, pihak fakultas menggelar Yudisium dan Pelepasan Mahasiswa untuk calon wisudawan. Calon wisudawan dari tiga jurusan, mengikuti beberapa kegiatan, mulai dari silaturrahim dengan para dosen, hingga pembekalan dalam bentuk training motivasi yang dikemas dalam kegiatan Yudisium dan Pelepasan Mahasiswa, Rabu 8 Mei 2013.
Sebelum calon wisudawan mengikuti acara pembekalan dan yudisium, Kamis (2/5) lalu mereka mendapatkan pengarahan langsung dari pembantu dekan bidang akademik. Dr. H. Wildana Wargadinata, Lc., M.Ag.. Meski acara yang diadakan di Home Theater berlangsung singkat tapi pengumuman yang disampaikan sangat penting. Hal ini dikarenakan, pengumuman yang disampaikan merupakan hal penting
Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris akan mengutus mahasiswanya dalam pelaksanaan Pionir (Pekan Ilmiah Olahraga Seni Riset) VI tahun 2013 yang akan dilaksanakan di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten bulan depan. Dua mahasiswanya akan berpartisipasi untuk kategori debat bahasa Inggris. Sebagai persiapan, tim penyeleksi yang diwakili oleh
Salah satu yang harus ditempuh oleh para mahasiswa Fakultas Humaniora dan Budaya untuk bisa menyelesaikan studinya adalah harus lulus ujian Komprehensif. Ujian yang dilaksanakan Jumat hingga Senin (26-29/4) tersebut berlangsung tegang, pasalnya para mahasiswa harus bisa menguasai hampir semua mata kuliah yang telah ditempuhnya selama kurang lebih tujuh semester.
Hudaya – Untuk menjadi peneliti linguistik, salah astu hal yang harus dilakukan adalah mendalami pengetahuan tentang Discourse. Hal tersebut sebagaimana diungkapkan oleh Prof. Djatmika dalam Seminar Linguistik bertajuk “Kompetisi Wacana bagi Pembelajar/Pengkaji Bahasa” bahwa discourse merupakan hal terpenting yang harus dipahami oleh peneliti untuk melakukan penelitian linguistik.
Hudaya – Kegiatan Praktek Kerja Lapangan Integratif (PKLI) memang tidak bisa dipisahkan dengan Pengabdian Masyarakat (PM). Hal ini dikarenakan keduanya merupakan kegiatan wajib yang dilaksanakan secara bersamaa dan harus ditempuh oleh setiap mahasiswa, tidak terkecuali mahasiswa Humaniora dan Budaya (Hudaya). Akan tetapi, para dekanat fakultas bermaksud untuk memisahkan dua program
Hudaya – Para pengurus Organisasi Mahasiswa Intra Kampus (OMIK) telah resmi menjalankan tanggung jawab mereka sebagai aktivis di Fakultas Humaniora dan Budaya (Hudaya), para mahasiswa dari Dewan Mahasiswa, Himpunan Mahasiswa Jurusan dari Bahasa dan Sastra Arab, Bahasa dan Sastra Inggris, serta Pendidikan Bahasa Arab telah resmi pasca dibaiat oleh Dekan